MAGICAL DOCTOR(Cintanya Dizaman Kuno)

MAGICAL DOCTOR(Cintanya Dizaman Kuno)
KLAN MIN


__ADS_3

BRAKKKKK


"Apa kau tidak apa apa Meimei." Teriak pemuda itu yang tiba tiba menendang pintu dengan kasar .


"Aduh,Gege bagaimana dengan pintu kediamanku .Setiap hari harus menggantinya dengan yang baru." Keluh Suwan yang memang jengah dengan kelakuan Gege satunya itu.


"Paman ji,bolehkah anda meninggalkan kami berdua karena kami ingin membicarakan sesuatu rahasia antara saudara " Ucap Bailu dengan sedikit meminta Kasim Ji keluar.


"Ya ,tuan muda silahkan.Hamba undur diri ." Ucap Kasim Ji dan pergi dari sana dengan perasaan yang lega karena tak jadi menjawab pertanyaan pertanyaan Suwan.


Setelah melihat Kasim Ji sudah menjauh, tinggallah mereka berdua yang berada diruangan itu.


"Wan'er,apa kau sedih atas kematian ibu Li yan ."Tanya Bailu dengan sedikit pelan.


"Ya,sedih ada.Tapi tak tau hati ini merasa tenang dan penasaran.Akan rahasia kedua orang tua kita." Ucap suwan dengan menerawang jauh memandang diluar jendela.


"Kasihan ibunda selama ini.Menahan kesedihan itu." Ucap Bailu dengan ikut melihat diluar jendela kamar suwan.


"Ge,apa kau tak merasa bahwa semua ini seperti sangat menganjal." Tanya suwan menambah penasaran Bailu.


"Bagaimana ,semuabitu butuh proses untuk mencari kebenaran itu." Jawab Bailu dan diangguki oleh suwan.


"Semoga anda berhasil kak." Ucap suwan menyemangati sang Gege.


"Semoga saja ,ya sudah Gege akan kembali menyelidiki semua yang terkait tentang kebohongan itu." Ucap Bailu dan akan pergi dari sana dengan pelan Suwan menarik lengan hanfu gegenya.


"Hati hati.  " Ucap suwan dan melepas tangannya dari hanfu gegenya.


"ya,istirahatlah." Ucap Bailu mengelus Surai hitam adiknya dan pergi dari sana begitu saja.


Tanpa mereka sadari seorang gadis kecil berusia 19 THN mendengar dan melihat apa yang menjadi rahasia kedua saudari dan saudaranya.

__ADS_1


"Jadi jiejie ialah saudara kandung mia.Jadi jiejie putri kandung ibu juga." Batin Miamian dan tersenyum bahagia akan mengetahui rahasia itu.


"Tapi miamia harus tutup mulut agar tak terjadi kekacauan sebelum Gege Bailu mendapatkan bukti itu." Gumamnya dan pergi dari bawah pohon sakura itu yang dimana badan pendeknya tak terlihat disemak semak.


BRUKKKKK


"Ahh,maaf nona bungsu hamba tidak tau bahwa anda sedang berjalan disini." Ucap pelayan itu yang sudah sangat ketakutan.


"Ohh,dasar pelayan bodoh.Tak lihat sebesar ini kau menabrakku." Teriak miamian yang memang terlalu kejam kepada bawahan karena ia tak ingin di injak injak pelayan karena terlalu baik.


"Pengawal hukum pelayan tak tau diri ini dengan 30x cambukan." Ucap lantang miamian dan para prajurit menyeret pelayan itu untuk mendapatkan hukuman .


Sedangkan pelayan lain sudah meringis bergidik nyeri karena kekejaman nona bungsu kediaan Song yang terkenal kejam dan tanpa ampun di sebagian masyarakat.


"Kasihan sekali nasibnya ya ,berpapasan dengan nona bungsu Song " Ucap salah satu pelayan disana.


"Entahlah ia seperti nona bungsu anak istri sah kediaman Song saja." Ucap pelayan satunya.


"Suuuttttt,jaga ucapan anda teman.kalau tak ingin kehilangan kepala anda." Ucap pelayan satunya.


"Hebat hebat, inilah yang dinamakan nona bungsu kediaman song itu, yang kejam dan tak berperasaan itu." Ucap seorang bocah laki laki yang tiba tiba ada di taman kediaman song.


"Hehhh,benalu" .ucap mia .mian dengan kejamnya mencibir bocah laki laki .an pergi dari sana tanpa menoleh.


"Sial ,awas saja kau .Kelak dewasa kau akan bertekuk lutut dibawah kakiku." Batin bocah laki laki itu ,dan pergi dari sana menuju kereta kuda keluarganya ia, tak ingin berniat jalan jalan kembali apalagi menemui kakak cantik idolanya.


"Tuan muda,ada apa anda tak jadi berjalan jalan." Ucap sang kusir kepada anak majikannya.


"Sedang tak enak hati paman." Jawab bocah laki laki itu dan istirahat dikereta ,serta tertidur sampai kedua orang tuanya kembali kekereta kuda mereka dengan perasaan yang sedikit senang serta mereka pulang dengan perasaan puas.Untuk kedua orang tua bocah laki laki itu.


"Tuan,tak kusangka pengajuan pinjaman kita langsung di setujui.Setelah dua hari kita akan mengambil koin emas itu di bank Song cabang kedua." Ucap nyonya muda itu.

__ADS_1


"Benar istriku.Memang tuan Song sangat lah murah hati.Bunganya pun hanya 1% saja." Tambah sang suami membenarkan perkataan istrinya.


Mereka akan membangun kembali bisnis mereka, dan membuat rakyat mereka tak akan kelaparan kembali.


Kedua orang itu ialah pemimpin klan Min yang telah lama menghilang karena keluarga atau klan mereka tak memiliki dana dan modal untuk memperkuat klannya kembali.Makannya mereka hanya sembunyi di suatu tempat yang dimana klan Song berkuasa dari segi pemerintahan maupun materi .


"Andai saja nona bungsu klan Song tak kejam dan tak berhati mungkin hamba ingin menjodohkan putra hamba dengan nona bungsu itu." Ucap sang istri dengan antusias.


"Jangan coba coba ,karena klan Song tak akan menyetujui usulanmu.Apa tak mendengar desas desus bahwa klan Ji ditolak mentah mentah oleh keluarga besar klan Song .Dan malah harus membayar hutangnya hari itu juga.Apa kau ingin seperti itu.Kalau hamba sih tak ingin istriku" .Ucap tuan klan min yang memang tak ingin memiliki masalah dengan pemberi dana itu.Yang dimana teman dekatnya saja pada menjauh dan lari.Sedabgkan orang yang tak pernah mereka kenal malah meminjamkan dana yang begitu besar yaitu satu peti emas .Alias 1000 koin emas.Untuk modal usaha mereka.Dan membangun kediaman klan min kembali.


"Benar juga,apalagi kita meminjam Satu peti emas setara berisi 1000 koin emas ya." Ucap nyonya klan min itu sendiri.


Sedangkan bocah laki laki itu tak tidur dan diam diam mendengarkan percakapan kedua orang tuanya.


"Apa mungkin itu hanya kedok belaka para nona dan tuan muda klan Song." Batin bocah laki laki itu.


"Sepertinya itu sudah ciri khas klan Song dengan orang luar ." Ucap tuan klan min dengan menerawang jauh bagaimana watak para tetua tetua klan Song dulu.


"Benar kata anda tuan.Seperti nenek moyang klan Song sendiri sangat kejam, dan tak berperasaan karena jendral Wanita paling ditakuti di seluruh klan maupun kerajaan lain." Ucap nyonya min yang sampai sekarang mengagumi jendral wanita itu yang sudah berabad abad telah wafat dimedan perang.


"Sudahlah kalau membicarakan klan Song tak ada habisnya klau denganmu.Karena kau pengemar mendiang jendral wanita song Aida" Ucap tuan klan min dengan mengakhiri obrolan mereka ,takut membangunkan putra semata wayangnya .


"Nona bungsu klan Song.Hamba berjanji akan membuat anda mencintaiku kelak saat kita dewasa." Batin bocah laki laki itu dengan tekatnya yang begitu teguh untuk membuat nona bungsu klan Song bertekuk lutut memohon cintanya kelak dewasa .


PLAK


PLAK


HIAKK


HIAKK

__ADS_1


Suara kusir yang mencambuk kuda agar melaju sedikit cepat ,dan sampai di kediaman klan Min untuk memberi kabar bahagia yang mereka bertiga bawah dari kediaman klan Song.


__ADS_2