MAGICAL DOCTOR(Cintanya Dizaman Kuno)

MAGICAL DOCTOR(Cintanya Dizaman Kuno)
Pesta ulang tahun ibu suri.


__ADS_3

Tak lama hari silih berganti.


Dan pesta ulang tahun ibu suri tinggal sehari lagi dan akan di adakan Besok lusa .Karena Lusa tamu undangan dari berbagai negara akan sampai di istanah kekaisaran sebentar lagi.


Sehari sebelum pesta ulang tahun ibu suri dan kedatangan rombongan jendral Hu dari perbatasan dengan 4 kreta mewah menuju kediaman jendral Hu.


Di kediaman klan In.


"Hormat tuan in.rombongan Ayah mertua ,serta adik ipar anda telah memasuki gerbang kota." Hormat seseorang pengawal bayangan kediaman tersebut di ruangan kerja kepala keluarga .


"Kapan ?" Tanya pria sedikit berumur itu dengan tenang karena menghitung pendapatan dan pemasukan seluruh klannya.


"Hari ini tuan" Jawab pengawal bayangan tersebut.


Tanpa kata ,pria itu melambailan tangan bertanda dia menyuruh pengawalnya pergi.


Setelah kepergian pengawalnya.Pria itu berdiri dari duduknya dan membereskan pekerjaan serta menyimpannya di tempat yang aman.


Berjalan keluar ruangan kerjanya menuju paviliun bugenfil.


Di paviliun Bugenfil.


"Ibu,saya dengar Kakek akan pulang dari perbatasan." Ucap nona muda In dengan semyum gembira.


"Apa kau segembira itu akan bertemu mereka".Tanya sang ibu dengan sedikit tersenyum.Jujur saja dia juga sangat merindukan keluarganya yang telah membesarkannya dan melahirkannya.


Dia Anak pertama kediaman jendral Hu.Hu yaya serta adik laki lakinya Hu Feng Yang menikahi kekasihnya .Yang tak lain Nona pertama kediaman Hong.Wanita tiga bersaudara itu.Dan memiliki putri semata wayang Hu Fala yang dikenal dengan nona wei fala.


Kembali


"Ibu,apa kita akan kekediaman kakek untuk menyambut kedatangannya?".Tanya nona muda in.


" Fei'er,ibu tidak tahu dan tidak bisa memutuskan semua itu.Karena semua keputusan berada di tangan ayahmu nak." Ucap nyonya In dengan sedikit murung.


Dan tanpa mereka berdua sadari Tuan Lei in telah sampai di pintu ruangan pribadi istrinya yang tak tertutup.


"Bersiaplah.Kita akan berangkat kekedaman ayah mertua ." Kata tuan lei in .Tanpa basa basi dan setelah memberitahu itu dia kembali bergegas keluar ruangan itu dan pergi untuk berganti pakaian .


"Bagus lah.Ayah mengajak kita kekediamab kakek." Sorak senang fei dengan sedikit melompat lompat.


"Pergilah ke kamarmu dan bersiap siaplah." Ucap nyonya in dengan menghela nafas.


"Huh,semoga ayah tak kembali lagi diperbatasan" Batin nyonya in dengan sedikit nada sedihnya.


Setelah nyonya tua atau ibu mertuanya meninggal dunia.Suaminya tak seperti dulu lagi.Sibuk dengan pekerjaannya dan berusaha membangkitkan klan in kembali.Untuk balas dendam kepada orang orang yang menginjak injaknya saat dia bangkrut.


"Semoga ayah tak pernah tahu akan masalah keluarga ku ini" Batin nyonya in.


Berapa jam kemudian . Dan keluarga In sudah berada di kediaman jendral Hu.

__ADS_1


Rombongan kedua jendral telah sampai di alun alun kota.untuk menyambut jendral sayap timur kekaisaran yang baru saja masuk gerbang ibu kota.


Jendral song dang dari sayap utara kekaisaran,jendral Na dari sayap barat kekaisaran.Sedangkan Jendral muda song Bailu dari sayap selatan kekaisaran belum sampai karena masih di perbatasan selatan dan akan kembali ke ibu kota saat sore hari ulangtahun ibu suri.


Kibaran bendera kerajaan dan bendera kediaman jendral sayap timur berkibar dengan sangat agung beserta rombongan prajuritnya yang berjumlah ribuan memasuki ibukota.membuat jalanan seperti medan perang karena mereka masih memakai atribut perang.


Selama 16 thn lamanya Perang diperbatasan timur baru saja selesai dan dimenangkan oleh kelompok yang dipimpin jendral tua Hu dan jendral hu.dengan dibsntu oleh seorang tabib militer yaitu nyonya tua Hu.


Para rakyat yang keluar hari ini.Semua melihat kedatangan rombongan pasukan itu bergedik ngeri.Setelah sampai dsn memasuki ibu kota perlahan rombongan itu menyusut sedikit demi sedikit tinggal menyisakan 14 tentara dan 3 majikan saja menuju alun alun kota.Karena disana mereka akan bertemu sesama pejuang perang.


Sesampainya di alun alun mereka melakukan hormat kepada kedua orang yang sudah menunggu dengan bersamaan.Setelah berbincang sedikit.Kelompok jendral Hu kembali melakukan perjalan menuju kediaman timur dengan sedikit rasa lelah dan letih.


Sesampai dikediaman keluarga Hu.


Jendral Hu tua beserta istrinya terdiam seketika melihat siapa yang berdiri didepan kediaman menunggu mereka.


Sesampai didepan pintu gerbang mereka semua memberi salam.


"Salam Pedana mentri lei in" Ucap jendral Hu feng dengan sedikit mengangguk.


"Selamat datang jendral besar hu."Ucap Lei in dengan hormat dan diangguki mertuanya.


Setelah melakukan salam salam mereka masuk kedalam ruangan.


Dan jangan lupa pemandangan yang sangat menyenangkan masuk dipenglihatan mereka.


Kedua cucu perempuannya ada disana serta putri semata wayangnya.Sedangkan jendral Hu feng menatap wanita yang sendari tadi berdirj disamping kakaknya.Dia ialah adik perempuan kedua mendiang istrinya yang wajahnya sangat persis dengan sang istri.nyonya wei saat ini.


"Salam ayah,ibu,adik" Ucap nyonya In dengan tersenyum hangat.


"Salam kakek,nenek,paman/ayah." ucap kedua gadis itu bersamaan.


Mereka berdua tidak salaing kenal dan tidak pernah bertemu.tapi sehari mereka bersama membuat mereka berdua seakrap seperti dari kecil dia bermain bersama.


Nona fei in berumur 18thn dan siap menikah.Tapi belum ada khadidat yang cocok karena kedua orang tuanya pilih pilih calon menatu dengan sangat ketat.


Sedangkan yang satu masih kecil dengan umur 16thn yang tak lain ialah Hu fala(lala).Tapi dia sudah ada yang ia suka yaitu salah satu tuan muda kediaman song .karena bagaimana pun ledua tuan muda keluarga song sangat tampan tampan dan idaman para wanita.


Setelah semua keluarga berkumpul mereka berbincang bincang dengan masalah perang,ekonomi,dan masalah keluarga lainnya.


Sedangkan kedua nona muda itu sudah mojok di tempat istirahat taman .Yaitu gasebo taman kediaman hu dan ditemani teh dan camilan.


Karena mereka berdua sudah akrab dan mereka mulai membicarakan hal hal pribadi mereka dengan kata lain sedang curhat dan keluh kesah kepada saudara.


"Jiejie,siapa calon suamimu.Tak mungkin kan anda tidak memiliki calon suami." Tanya fala dengan sedikit ragu ragu.


"Tak ada sama sekali..Dan belum memilikinya." Jawab fei dengan sedikit tersenyum simpul.


"Apa tak ada yang kau sukai dari para tuan muda di seluruh kekaisaran ini." Tanya kembali.

__ADS_1


"Ada,tapi ayah tak menyetujui dengannya." Sembari menerawang masa lalu.


"Kenapa pamam seperti itu.?" Tanyanya kembali tambah penasaran.


"Entahlah.Dan kamu siapa seluruh tuan muda dikekaisaran ini yang kau sukai." Tanya fei in dengan mengalihkan topik pembicaraannya ke diri fala.


"Aku tak tau.Karena selama ini Aku mengagumi dua pria." Jawab fala dengan membayangkan kedua pria itu.


"Siapa yang beruntung kau lirik itu." Tanya fei in dengan sedikit penasatan juga.


"Kedua pria dari kediaman song." Jawab fala dengan malu malu.


" Apa !!!"


"Kau jangan terlalu serakah lala." tambahnya fei in dengan sedikit menyenggol legan fala sendiri.


"Baiklah baiklah."


"Aku akan menuruti perkataan jiejie.Satu cukup kalau gak abangnya ya adiknya.hehehehehehe" Jawab fala dengan cekengesan.


"Hemm,terserah kau saja."


Sedangkan di tempat lain .


Tepatnya gerbang ibu kota kekaisaran.


Rombongan jendral muda song kembali lagi dari perbatasan selatan.


Di tengah keramaian rakyat yang sedikit menonton mereka lewat dan kadang hanya melirik dan memberi salam.


Rombongan yang terdiri 6 prajurit.Satu jendral dan satu wakil jendral serta wanita dalam tandu.


"Meimei,bagaimana pendapatmu tentang pasokan obat dimiliter gege." Tanya jendral song bailu dengan langsung ke inyinya.


"Sedikit tidak baik kak.Di antara obat yang dikirim itu sudah distabotase oleh pihak lain .Dan ditukar dengan racun yang tak berwujud dan perlahan menggerogoti tubuh kita." jawab Suwab dengan santainya didalam tandu.


"Apa beraninya mereka bermain denganku." Marah bailu dengan menggebu gebu.


"Sudahlah gege.Jangan kau ambil pusing.Serahkan masalah obat kepadaku dan akan aku perbaiki secepatnya." Ucap suwan menenangkan kakaknya yang sudah marah.Auranya menekan orang yang tak bersalah.


"Baik,aku akan merepotkan wan'er." Jawabnya dan menarik tali kuda dan berjalan dengan cepat agar sampai kediaman .karena acara ulang tahun ibu suri 3 jam lagi akan mulai.


Sore mwnjelang malam mulai terlihat.


Di halaman kekaisaran.


Semua gerbong kereta kida berbagai kalangan berjejer jejer rapi memasuki tempat parkir untuk kereta mereka termasuk 4 jendral dan 4 pedana mentri kekaisaran ini.


Pesta ulang tahun ibu suri akan segera dimulai.Semua para undangan telah menempati duduk mereka masing masing setelah nama nama mereka di umumkan kedatangannya.

__ADS_1


Ibu suri ialah.


__ADS_2