MAGICAL DOCTOR(Cintanya Dizaman Kuno)

MAGICAL DOCTOR(Cintanya Dizaman Kuno)
PERJALANAN MENUJU ISTANAH


__ADS_3

"HEBAT SUNGGUH HEBATT"


Teriak orang itu ,yang sedang melihat dari jendela lantai atas sebuah restoran.


"Kau,memang memalukan.Pangeran bupati akan sangat malu.Mendengar ini.Dasar" Ucap rekannya yang sudah tau watak orang itu. Yang dari dulu sudah ngebet ingin menjadi salah satu pengawal kediaman jendral song .Tapi nasibnya tidak baik.Dia gagal dalam ujian pertama.Sungguh kasihan.


Rekannya hanya menggeleng melihat tingkah seperjuangannya,sampai tepuk jidat.


Para rombongan ,telah melewatijlan jalan pasar rakyat daerah kekuasa klan song dan klan na. Mereka serempak melewati daerah tersebut. Dengan bala tentara yang sangat besar seperti prajurit yang akan melakukan peperangan.Membuat pihak musuh tidak berani menyerang mereka semua diperjaanan .Yang memakan waktu cukup lama menuju istanah kekaisaran tersebut.


Dengan bala prajurit yang terlihat dan yang tak terlihat .Membuat ara penyamundiperbatasan hutan setelah melewati gerbang tidak berani memperlihatkan diri .Mereka malah mencari kegiatan lain ,agar para rombongan jendral Song dan jendral NA tidak menyadari mereka.


Setelah menempuh perjalanan setengah hari.


Matahari mulai terlihat condong ditengah ,dan terik matahari mulai menyengat tubuh para pria yang berkuda dan berjalan kaki.Mereka kelelahan,dan mulai lelah dan lapar.


Melihat semua rombongan dan prajuritnya kelelahan,membuat jendral Song berhenti dan menyuruh para bawahannya .


" Berhenti semuanya. Kita istirahat terlebih dahulu disini." Kata jendral Song dengan berhenti serta turun dari kuda di ikuti perdana mentri Song.

__ADS_1


Merasakan kereta kuda mereka berhenti.Membuat para wanita membuka tirai dan melihat bahwa diluar sedang baik baiksaja.


Sedangkan,jendral NA melihat  sang besan berhenti.Dia juga menyarankan para bawahannya berhenti .


Setelah berhenti.Para dayang dan dibantu para prajurit inti ,menyiapkan makanan untuk semua yang ada disana.


Para dayang menyiapkan makanan utuk majikannya.Sedangkan para prajurit mulai menyiapan masakan yang mereka buru di perjalanan yang mereka lewati. Sekarang mereka sedang berada di tengah tengah hutan ,belum sampai di perbatasan wilayah klan wei.


Menunggu sedikit lama,tibalah makanan yang dimasak para dayang sampai di tenda besar para majikannya.


" Permisi ,para tuan besar dan para tuan muda.Serta para nyonya besar danpara nona muda." Ucap para dayang yang sudah diluar tenda dan membawah semua makanan yang mereka akan sajikan.


"Ya,masuklah." Jawab jendral NA mewakili semua nya.


"Maafkan kami,tuan." Kata salah satu pelayan disana yang membawah nampan.


"Ya,sajikan saja .Dan keluarlah setelah semua tersaji." Kata tun muda song bailu dengan nada yang sangat tajamnya.


Mendengar perkataan tuan mudanya yang dingin.Membuat mereka takut dan waspada agar tak melakukan kesalahan sama sekali.Tanpa membutuhkan waktu yang sangat lama.Para dayang sudah selesai menyajikan semua menu masakan mereka.

__ADS_1


Makanan telah tersaji.tanpa melakukan percakapan .Semua menikmati makan siang mereka yang sudah lama tertunda.Setelah selesai makan siang mereka .Membubarkan perkemahan mereka,dan membubarkan semua tenda mereka satu persatu.Memasukannya kembali kekereta mereka.Tak lupa setelah mereka berganti pakaian dan mandi disungai yang berada didekat mereka ditengah hutan.


Para rombongan jendral Song berserta jendral NA .Sudah memasuki gerbang perbatasan klan wei,dan akan sampai di pusat pasar tradisonal rakyat yang masih aktif dipimpin oleh klan wei.Yaitu kabupaten wei.


Sampai digerbang klan wei,para gerbong kereta barang dipriksa dansudah memenuhi wajib masuk.Setelah salah satu mengenali wajah para jendral dan perdana mentri yang berada di barisan belakang.


"Maafkan kami,jendral song,jendral Na serta perdana mentri Song.Hamba tidak menyadari bahwa para majikan yang akan melewati gerbang yang kami jaga." Ucap para prajurit penjaga  yang menjaga perbatasan.


Sesampai dipusat kabupatin wei yang masih ikut di kadipaten murau yang tak lain masih dipimpin pangeran bupati.Membuat para jendral Song serta jendral Na masih merasa aman dan nyaman.Berbeda dengan nanti hutan menuju kekaisaran Li sendiri yaitutepat dimana istanah kaisar Li berada.


Setelah sampai dipusat kota,para prajurit mulai melakukan perjalanan menuju gerbang perbatasan yang satunya.Dan menunggu para majikan disana.Agar tak terlalu ramai .


Sampai tepat di depan restoran.Para rombongan keluarga besar itu.memang dari berangkat sudah menyamar menjadi saudagar .Bukan perwira negara.


DIRESTORAN.


seorang gadis sedang mengolok ngolok gadis buta seumurannya .Yang tak sengaja menyenggol hanfunya dan menjadi kotor.


PLAKK

__ADS_1


Suara tamparan begitu keras mengenaipipinya.


__ADS_2