
PENGENALAN TOKOHÂ 2 :
Keluarga kediaman Na.
Jendral besar Na Gong.
Nyonya besar Na (zi Yun).
Mendiang pelayan Tu/sebelum wafat diangkat menjadi selir.(ibunda kandung nyonya selir kie).
-Tuan muda Na Zu An 25thn (adik Na kie dan wakil bupati).
-Nona muda Na kie 35thn .
-Nona bungsu Na Bo Nya 5bln.(putri mendiang adik dan adik ipar nyonya Na.)
NEXT
"Iya ,suamiku cucu perempuan sulungmu juga sudah pulih satu hari yang lalu kita belum melihatnya."Ucap nyonya besar na.dengan menerawang takut dia marah.
"Ya kita harus mengucapkan selamat untuknya." Jawab jendral Na.
"Gawat jendral gawat didepan"
Ucap Kasim yang baru saja masuk tanpa ketuk dan permisi kepada majikannya.
"Ada apa didepan."Tanya sang majikan kepada Kasim itu.
"Didepan ada jendral Song serta kedua nyonya besar Song tuan."Ucap Kasim itu takut sampai bergetar seluruh tubuhnya.
Karena Kasim itu tidak tau karena selama tiga hari ia pulang kampung di desanya yang penuh dengan orang tak berwawasan dia disana orang berstatus tinggi karena menjadi seorang Kasim muda dikeluarga besar diibukota itu.
__ADS_1
"Tenanglah Kasim,kau jangan panik seperti itu." Ucap nyonya Na bersamaan memberikan putri kecilnya kepada bibi pengasuh yang bertugas sebagai pengasuh dari kediaman mendiang adik serta adik iparnya yang berada dirumah besar kediaman perdana Mentri zuo yang sekarang digantikan oleh putra pertama adiknya.
"Tapi nyonya,ini Jendral tua Song dari kediaman Song.bukan tuan muda Song Bailu."Jawab Kasim masih dengan takut karena kediaman akan porak poranda seperti 25thn lalu.
"Kita cepat bergegas ke aula utama jangan biarkan mereka menunggu. " Ucap jendral Na masih dengan dinginnya kembali.
Mereka bertiga berjalan menuju aula utama dimana tamu mereka sudah duduk dan dijamu dengan teh dan cemilan oleh pelayan lain.
Sesampai disana aula utama.
"Maaf menunggu lama tuan Song,serta kedua nyonya besar song." Ucap jendral Na kepada tamunya itu yang dulu musuh bebuyutannya .
"Tak masalah tuan Na.karena kedatangan kami tidak memberikan kabar terlebih dahulu.ini salah kami yang tiba tiba berkunjung dikediaman anda ." Jawab jendral tua Song dengan sedikit senyumnya.
Membuat Kasim tadi merasa dejavu atas apa yang ia lihat dengan matanya sendiri.
"Mari mari duduk dulu para keluarga besan.hahahahahahaah."Ucap jendral Na tertawa dengan tulus.
"Ya kami kemari ingin mengobrol hanya dengan keluarga saja.Bisa anda tak keberatan menyuruh pelayan serta Kasim yang ada disini keluar tuan besar Na."Ucap jendral tua Song dengan sedikit santai setelah ia duduk kembali .
"Hemmm,tak masalah. " Jawab tuan besar Na dan kembali berkata "kalian semua keluar." Perintah tuan besar Na dengan tegasnya.
"Hemmm,begini tuan Na.Saya kemari ingin memberi kabar baik serta buruk bersamaan."Ucap tuan besar Song dengan terputus karena ingin melihat expresi diwajah besannya itu.
"Kabar baik dan buruk ,bukannya kabar semua baik dan apalagi kata Bailu dalam surat suwan sudah bisa melihat."Ucap serta bertanya tuan Na karena merasa penasaran kabar buruknya.
"Ya itulah kabar Buruknya ,kalau semua rakyat dan orang lain mengetahui ini.itu akan menjadi kabar buruk bagi ketiga keluarga, besar pihak kita.Seperti pihak ,keluarga kami,serta pihak anda sendiri.Jadi kita hanya bisa merahasiakan kabar baik bahwa suwan bisa melihat.Agar kita bisa melihat dari mata suwan siapa yang menjadi musuh di keluarga kita.bagaimana." Ucap tuan besar Song menjelaskan kabar buruk itu kepada tuan besar Na.
"Hemmm,baiklah kami akan merahasiakan itu.yang terpenting hanya buat keselamatan suwan sendiri itu lebih penting karena Bailu serta haucu akan menjadi murka saat melihat suwan menderita atau terluka.kau dengar kenapa peperangan kemaren berjalan Dengan cepat dan mereka pulang dari perbatasan.karena kedua bocah itu membabat habis pemberontak dengan membabi buta.Sungguh kejam hahahahahahahahahahhaha." Ucap tuan besar Na yang mendengar dari informan bahwa kedua cucunya itu menjadi gila karena suwan terluka atau miamian terluka pula.
Setelah membicarakan intinya mereka mengobrol dengan begitu lama dan hari sudah menjelang sore hari.
"Baiklah hari sudah mulai malam .sebaiknya kami pulang kekediaman terlebih dahulu.Kami undur diri.sampai ketemu besok diacara ulang tahun mian dan kesembuhan suwan.permisi." Ucap jendral tua Song jelas dan padat.
"Ya,hati hati diperjalanan nanti.kami akan lebih awal datang kesana agar bisa mengobrol dengan suwan sedikit lama." Jawab jendral tua Na dan mereka berpisah di gerbang utama kediaman besar Klan Na.
__ADS_1
Semua berjalan dengan lancar dan semua pula telah teratasi.
Disinilah hari perayaan itu.
Semua para tamu undangan telah berbondong bondong dengan kereta kuda mereka memasuki gerbang utama kediaman Klan Song, tetapi kereta kuda mereka hanya sampai didepan pintu gerbang saja .Karena selain Klan Na dan keluarga kaisar kereta kuda tak bisa memasuki halaman besar itu atau terparkir dilapangan kuda.
Karena klan Song klan terbesar pertama dibawah naungan istanah kekaisaran sendiri.
Dan sebelum itu ada satu yang sejajar dengan istanah yaitu putra ke sembilan kaisar terdahulu.Adik kaisar yang sekarang yaitu pangeran bupati.
Semua para tamu yang hadir telah mengisi bangku yang terdapat disana ,dan minuman minuman serta camilan aneka makanan manis tersaji disana, sedangkan yang menjadi pusat semua orang ialah gadis cantik yang berada diantara keluarga klan Song dan klan Na itu sendiri sedangkan pihak kaisar tepat ditengah tengah sebagai tamu kehormatan yang disana ialah kakak nyonya muda Li yan sendiri.
Semua yang hadir mengucapkan selamat kepada kedua klan yang telah menjadi keluarga karena putri klan Na telah menjadi nyonya kedua di klan Song dan ucapan selamat kepada yang memiliki acara yaitu ulang tahun nona bungsu klan Song ialah nona muda Song miamian.
"Selamat ulang tahun nona kedua." Ucap salah satu tamu yang hadir.
"Semoga anda menjadi teman putri hamba diakademi besok." Ucap nyonya itu kepada nona kecil song.
dan semua mengucapkan dan memberi hadiah hadiah kecil kepada yang ulang tahun.
Tapi ada seseorang yang malah berjalan mendekati meja Nona muda pertama klan Song.
"Selamat atas kesembuhan anda nona besar song .Iini hadiah dari yang mulia pangeran bupati untuk anda.mohon diterima." Ucap seseorang itu yang tak lain pengawal bayangan pangeran bupati sendiri.
Dan pengawal itu pun berjalan menghampiri meja nona kecil klan Song juga.
"Selamat ulang tahun nona kecil Song.Ini hadiah dari yang mulia pangeran bupati untuk anda .mohon diterima." Ucap kembali pengawal bayangan itu.
Dan pergi tanpa permisi dihadapan yang lain.
Sedangkan kaisar Li yang duduk disana merasa penasaran.Karena seumur umur baru kali ini paman kaisar memberikan hadiah kepada kedua gadis.Sedangkan putri putrinya maupun adik adiknya saat ulang tahun jangankan memberi hadiah hadir pun tak pernah.rupanya saja ia sebagai kaisar tak pernah tau karena sering sekali menggunakan topeng .dan pamannya itu tak memiliki selir maupun istri, selama ini.sungguh sangat membingungkan meskipun usianya 5thn lebih muda dibawahnya tapi tak pernah menganggap ia sebagai teman atau keponakan.Dia ini putri adiknya yang diberi hadiah sungguh ia sangat iri.
"Apa paman sedang masa masa bahagianya."Batin kaisar Li dengan menerawang wajah bahagia paman kecilnya dulu.
"Hemm entahlah." gumamnya yang masih bisa didengar permaisurinya itu.
__ADS_1
"Yang mulia anda kenapa." tanya permaisurinya.
"Tak apa"