MAGICAL DOCTOR(Cintanya Dizaman Kuno)

MAGICAL DOCTOR(Cintanya Dizaman Kuno)
HILANGNYA MATA MATA PANGERAN BUPATI


__ADS_3

KRATAK KRATAK


KRATAK


CEKELEK


BRUKKKK


"Aduh"


"Siapa disana"


"Ini saya,nona suwan."Ucap pelayan wanita yang berada dilur ruangan ,entah aa yang mereka lakukan.


Tanpa pikir panjang ,suwan keluar dari kamarnya dan mendapati seseorang pria dengan menggunakan baju berwarna hitam kelam dan wajahnya ditutupi oleh kain hitam,hanya memperlihatkan matanya saja.


Melihat majikannya,membuat para pelyan berbondong bondong datang menghampiri nona muda nya,berusaha untuk memapah sang nona besar.


Tapi usaha mereka sia sia .Karena sang nona memajukan tangannya bertanda mereka disuruh berhenti mendekat ,dan meninggalkan tawanan itu.Dan akan membuat mereka kehilangan tawanan karena kabur tanpa mereka jaga.


Setelah berjalan dan berhenti tepat didepan pria berjubah hitam itu,suwan berdiri dengan anggunnya.

__ADS_1


"Siapa kau,yang telah lancang memasuki kediamanku,dan mau apa kau?" Kata suhan penuh dengan pertannyaan itu.


"Cuih,sampai mati pun kau tak akan mendapatkan jawaban itu." Kata pria berbaju hitam itu sebelum menggigit lidahnya dan mati dengan bunuh diri.


Sialnya,mereka tak pernah tau siapa yang mengirim mata mata itu dikediamannya.


"SIALANNN." Umpat suwan dengan nada yang penuh dengan emosi nya.


Melihat nona besarnya emosi membuat semua pelayan dikediaman itu menjadi serba salah.


Salah satu dari mereka yang jumlahnya 20 orang ,yaitu 10 pelayan dan 10 lagi perajurit.


"Maafkan,hamba nona besar .Kami tak mengetahui bahwa mereka telah menyembunyikan pil racun itu diantara lidah mereka." Kata pelayan itu yang tak lagi pelayan pribadinya yang baru yang baru saja keluar dari kamarnya tadi.


"Baiklah,besok kalian semua harus mempelajari tentang itu.Agar tidak kecolongan lagi." Tambah suwan dengan mengmaklumi ketidak tahuan para bawahannya yang berada dikediaman.


"Teruntuk pelayan peribadiku harus bisa menguasai semua itu dengan lebih baik dari lainnya." Tambahnya kembali dan berbalik melangkah pergi memasuki kamarnya kembali.


DITEMPAT LAIN.


TEPATNYA KEDIAMAN PANGERAN BUPATI.

__ADS_1


BRAAKKKKKKKK


Semua barang barang perabotan yang berada dirungan kamar bupati,semuanya pecah tak tersisa.


Seorang pria dengan menggunakan topeng disebagian wajahnya ,sedang memancarkan aura kekejamannya disorot mata nya itu,


Dia sudah melakukan kontrak hidup dan mati dengan mata mata nya itu,kalau mata mata nya itu mati dengan cara dibunuh dia akan tau dengan sendirinya.


Karena dia merasakan sebagian sendinya yang berada ditangannya akan sakit ,kalau bawahannya meninggal dengan cara bunuh diri dengan racun yang ia tanam didiri mata mata nya.


Merasa seseorang telah mencolok kedua matanya didepan matannya itu,merasa pangeran bupati merasa dirinya seperti tak dihormati menjadikan dia marah dengan sendirinya,


"Seseorang telah mencongkel kesabaranku ,siapa dia ." Tanya pangeran bupati dengan wajah garang nya."tanya pangeran bupati itu kepada tangan kanannya.


Sedangkan orang yang ditanya tanpa melihat sorot mata tuannya membuat dia ketakutan kepalang kabut,dan langsung berkata menjawab pertanyan tuannya itu.


"Ampun beribu ampun ,yang mulia bupati.Hamba telah menyelidikinya,tak ada seseorang dikeluarga manapun yang telah membuang atau menguburkan mata mata yang mulia bupati."  Jawab tangan kananya dengan jelas dan rinci ,semua keluarga yang dimana satu mata mata disetiap keluarga dikekaisaran ini.


Kenapa agar dia tau mana musuh mana sekutunya dibelakang layarnya itu.


Mendengar jawaban bawahannya ,membuatnya tidak puas akan semua itu.

__ADS_1


BRACKKKKKKKKKKK


"YANG MULIAAAAAA,UHHUHHUKKKKK"


__ADS_2