MAGICAL DOCTOR(Cintanya Dizaman Kuno)

MAGICAL DOCTOR(Cintanya Dizaman Kuno)
Ulang tahun istanah


__ADS_3

"Baik,aku akan merepotkan wan'er." Jawabnya dan menarik tali kuda dan berjalan dengan cepat agar sampai kediaman .karena acara ulang tahun ibu suri 3 jam lagi akan mulai.


Sore mwnjelang malam mulai terlihat.


Di halaman kekaisaran.


Semua gerbong kereta kida berbagai kalangan berjejer jejer rapi memasuki tempat parkir untuk kereta mereka termasuk 4 jendral dan 4 pedana mentri kekaisaran ini.


Pesta ulang tahun ibu suri akan segera dimulai.Semua para undangan telah menempati duduk mereka masing masing setelah nama nama mereka di umumkan kedatangannya.


Setelah semua tamu undangan duduk menempati tempatnya masing-masing .


Barulah sang pemilik acara ulang tahun .Yang tak lain ibu suri memasuki aula istanah tersebut.


Sanh penjaga pintu besar aula berteriak mengumumkan kedatangan .


"Yang mulia ibu suri memasuki aula ." Teriak sang penjaga dengan lantang .Tak berselang lama ibu suri dan para dayang memasuki aula istanah dengan dipimpin oleh pengawalnya yang mengawal ibu suri di belakang sang ibu pemimpin negara.


Setelahnya sang pemilik acara duduk disinggah sananya .


Sang kaisar barulah bertitah.


"Para undangan yang hadir."


"Mari acaranya kita mulai sekarang.Silahkan di nikmati hidangannya." Tambang sang kaisar.


Sedangkan para selir serta antek anteknya duduk di kursi sesuai pangkatnya.


Termasuk selir hong yang duduk pas disamping sang ratu negara Permaisuri.


"Hong meimei,Hati hati dengan para rumah rubah itu." Bisik permaisuri kepada selir hong.


"Baik ,akan hamba selidiki apa rencana mereka." Jawab selir hong dengan sedikit tersenyum.


"Lihat disana,kenapa tempat adikmu nyonya wei ditempati oleh selir tuan wei ." Kaget permaisuri dan melihat dengan tajam ke arah tempat duduk keluarga wei.


"Apa apaan itu."Kaget selir agung dengan sedikit keras dan membuat kaisar menoleh karena mendengar teriakan istri kedua nya.

__ADS_1


"Ada apa?." Tanya kaisar kepada wanita disampingnya yang tak lain permaisurinya.


"Adik selir hong.Nyonya wei tidak disayang tuan wei.Lihatlah yang mulia." Ucap permaisuri dengan sedikit berbisik.


"Nanti saat sidang istanah.Zen akan menegur tuan wei." Jawab kaisar dengan berbisik.


"Kata selir hong.Bagaimana kalau ada memutuskan menyetujui perceraian mereka yang dikirim pihak hong 5thn yang lalu." Ucap permaisuri dan mendengar itu kaisar sedikit berfikir serta mengelus hewan peliharaannya yang berada di balik lengan hanfu kekaisarannya.


"Akan zen .Usahakan" Jawab kaisar dan Semua kembali ke acara ulang tahun ibu suri.


"Meimei suami kita akan mengabulkannya." Ucap permaisuri tersebut.


"Terima kasih jiejie." Ucap selir agung hong dengan tersenyum simpul.


Uhk uhk uhk.


Tiba tiba ibu suri batuk dan mengeluarkan darah segar .


"Ibuuuu.." Teriak kaisar langsung berdiri serta berlari menghampiri sang ibunya.


"Kaisar ,anakku." Kata ibu suri dan tiba tiba pingsan dan lemas.


"Ya yang mulia.hamba semua ada disini." Ucap komandon prajurit yang berada dibarisan depan.


"Periksa semua yang berada di istanah ini .termasuk para tamu yang hadir di aula istanah." Titah kaisar kepada para prajuridnya.


"Baik ,yang mulia " Ucap prajurit yang lain secara bersamaan.


"Zen akan memberi hukuman yang setimpal kepada pelaku itu." Balas kaisar dengan murka.


Sedangkan gadis muda keluarga wei senyum dengan simpul.


"Sebentar lagi selir hong akan mendapat masalah.Lalu ****** itu tak lagi sombong.****** si suwan itu juga akan dapat masalah.Membunuh dua burung dengan satu tembakan."Batinnya dengan tersenyum jahat.


Sedangkan suwan tak tau kalau dia juga menjadi incaran seseorang yang baru saja akan menjadi kakak iparnya.Yaitu mantan kekasih sang kakak.


Sedangkan selir hong yang sudah tahu rencana itu hanya diam diam tersenyum.Karena seseorang sudah dia suruh untuk mengambil bubuk racun yang di taruh seseorang dikamar yang disiap kan istanah untuk nona nona song ke kamar nona sulung wei yang memang dalang dibalik keracunan ibu suri.

__ADS_1


"Gadis selicik itu siapa yang akan menjadi keluarganya kelak akan mendapat masalah." Batin seseorang yang tak lain permaisuri.


Selang beberapa dupa yang telah habis untuk mencari pelaku dibalik keracunan ibu suri.


"Hormat yang mulia" Teriak seseorang prajurit yang tergesa gesa kembali keaula setelah mengecek satu persatu kediaman para tamu.Dan sedang menyeret seorang gadis muda.Dab di ikuti beberapa kepuarganya tapi tanpa nyonya wei yang tak lain adik selir hong.Karena dia sudah memutuskan akan mengakhiti hubungannya dengan kediaman wei.Saat itu juga.


"Lepaskan ."


"Itu bukan hamba,Hamba dijebak yang mulia.Berikan keadilan buat hamba." Rintih dan memelas nona sulung wei.


"Jangan yang mulia." Ucap seseorang yang tiba tiba berdiri.


"Tuan penjaga pengobaatan.Silahkan anda memberi penjelasan" Titah kaisar yang sudah merasa pening karena teriakan keluarga wei.


"Itu ramuan racun,adalah milik paviliun pengobatan kami.Botol porselin ialah salah satu cirinya ada ukiran afstrak di sana." Ucap pemilik paviliun pengobatan yang ikut serta dalam acara itu.


"Tapi itu dibeli seseorang dari paviliun hamba.Dua hari lalu.Dan kata penjaga toko kami .Nona sulung kediaman wei yang membelinya."


"Racun yang begitu mengerikan.Untuk apa .Seorang nona bangsawan membelinya?".


"Ternyata untuk meracuni ,Yang mulia ibu suri negara ini." Tambah pemilik paviliun pengobatan itu dengan mengelus jenggot putihnya yang panjang dan berfikir lagi.


"Apa karena ibu suri tak menyukai nona sulung wei.Saat perjamuan bunga.Yang bercerita cucu hamba saat perjamuan bunga itu." Tambah lagi .


Karena merasa rencananya sudah diketahui.Dia dengan geram berlari dan memventurkan kepalanya ditiang besar aula istanah lalu pingsan.


Sedangkan kaisar yang melihat hanya melirik dan bertitah.


"Untuk seluruh kediaman klan wei.Karena salah satu putrinya berusaha menyakitu ibu zen.Karena berhubung nyonya wei adalah adik selir hamba..." Sebelum kaisar menyelesaikan ucapannya Permaisuri berbisik kepada suaminya dan menganggukan kepalanya.


"Maaf untuk hari ini.Nyonya wei akan memutuskan hubungan dari keluarga wei dan disetujui oleh selir zen serta zen sendiri.Maka nyonya wei resmi bercerai dengan tuan mentri wei.Untuk mengeluarkan keputusan.Kuharap keputusannya seperti yang zen katakan" Ucap kaisar dengan lantang.


"Tapi yang mulia.Hamba sangat mencintai istri hamba." Ucap tuam wei yang berpura pura mencintai sang istti tapi nyatanya dari 16 tahun pernikahan nyonya wei masih seorang gadis.


"Sebagai hadiah atas persetujuan perpisahan ini.Zen akan meringankan hukuman nona sulung wei."Titah kaisar kembali.


"Baik yang mulia.Hamba laksanakan keputusan yang mulia." Jawab tuan wei dengan sedikit tersinyem saat dia menunduk.

__ADS_1


"Hari ini,Anda saya ceraikan nona ketiga Hong.Mahar serta barang barang anda akan saya kirim kekediaman hong Saat ini juga." tambah tuqn hong .dan memberi tahu dalah satu pengawalnya intuk memberitahu petugas lainnya menyiapkan mahar yabg dibawah nona ketiga hong saat menikah.


"Keputusan zen.Kita tunda dulu acaranya besok."


__ADS_2