MAKAM (MAriska AlKAM)

MAKAM (MAriska AlKAM)
High Quality Jomblo


__ADS_3

Sebulan telah berlalu, Mariska dan Alkam tidak pernah bertemu lagi. Mariska pun jarang menghabiskan waktu di cafe milik Alkam. Bukan tanpa sengaja, akan tetapi memang dirinya tengah di sibukkan dengan pekerjaannya yang semakin padat. Proposal demi proposal yang ia buat dan di ajukan ke berbagai perusahaan atau pun instansi, selalu berujung kata sepakat. Dirinya pun harus mencari tambahan crew freelance dalam setiap acara yang dia buat. Seperti biasa, dia hanya bekerja di belakang layar, karena setelah itu semua pekerjaan di kerjakan oleh Kukuh.


Meeting dengan klien selalu dilakukan di kantor sang klien. Selesai bekerja,dia masih harus mengurus kedua buah hatinya. Membagi perhatian dengan pekerjaan dan mengasuh anak, sungguh melelahkan. Namun Mariska tak pernah mengeluh. Dia melakukan segalanya dengan hati bahagia.


Dia masih berkomunikasi dengan Alkam via chat whatsapp, namun itu pun jarang sekali. Hanya sesekali ketika mereka berdua sama-sama menganggur. Saling bertukar kabar. Dan Alkam lebih sering menanyakan kabar si kembar ketimbang kabar dirinya.


Mariska adalah sosok wanita yang cantik dan menarik, selain itu mandiri,pekerja keras dan kaya. Namun dengan statusnya sebagai seorang single, banyak sekali lelaki yang berusaha mendekatinya. Namun wanita ini tampak menutup diri dan menjaga jarak. Tak mudah mencari pasangan ketika kondisi sudah tak lagi sendiri. Dia sudah memiliki anak, dua pula! Mariska merasa tidak cukup waktu untuk menjalin hubungan dengan seorang pria. Waktunya habis untuk bekerja dan mengurus kedua buah hatinya.


Tak sedikit klien yang bertatap muka dengannya,merasa terpesona dengan kecantikannya. Dan ketika mereka mengetahui bahwa dirinya masih single, tampak semburat semangat di wajah para lelaki tersebut. Namun ketika mengetahui bahwa dirinya adalah seorang janda yang memiliki dua orang anak, biasanya mereka akan mundur dengan teratur.


Dan Mariska cukup tahu diri. Sebelum dia merasa sakit hati, lebih baik menutup diri. Begitulah yang ada dalam pikirannya.


I'm single i'm very happy


" hey..Maris..lo inget pak Hangga itu gak?"


Kukuh melemparkan pertanyaan ketika mereka berdua sedang fokus mempersiapkan presentasi yang akan dilaksanakan satu jam lagi.


" pak hangga? oh..manajer yang kantornya kita datengin minggu lalu itu? kenapa emang?"


" kemarin dia nanyain elo.."


" nanya apa? pas ketemu juga diem aja kok.."


" nanyain, lo udah punya pasangan belom"


" trus lo jawab apa?"

__ADS_1


" ya gw jawab, belom lah.."


" hmmm..palingan ntar kalo tau gw janda, gak bakal lanjut nanyanya.."


" ishh..kata siapa? pas gw bilang kalo lo janda dua anak, ekspresi dia biasa aja.."


" ya jaim kali..."


" ya gw gak tau, cuman ntar kalo dia deketin lo, gimana?"


" gak gimana-gimana.."


" ah elah..sadis amat sih...kan dia cakep, tajir juga.."


" gw udah punya duit sendiri kali bang..."


" ah apa sih bang..enakan jomblo gini..bebas


.gak bakal baper gak bakal mewek karna sakit ati.."


" tapi kesepian kan..."


Mariska terdiam sesaat, sebelum kemudian melanjutkan ucapannya


" kita mau presentasi bang, lo malah ngajak rumpik...ihh..."


Kukuh hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala. Merasa tidak berhasil membujuk Mariska untuk melepaskan predikat high quality jomblo.

__ADS_1


Di sisi lain, seorang duda muda mapan dan ganteng tentu saja, sedang sibuk mengurusi cafe miliknya. Dengan kerja kerasnya, cafe yang sudah ia rintis lebih dari 3 tahun tersebut, sudah makin besar dengan banyak pengunjung. Dan saat ini, ia sedang mempersiapkan untuk membuka cabang baru. Letaknya cukup jauh dari cafe utama. Hal itulah yang membuatnya sangat sibuk karena harus kesana kemari mempersiapkan segala sesuatunya.


Aktam merupakan sosok pria yang ramah dan pekerja keras. Banyak pengunjung wanita yang betah nongkrong di kafenya, terutama jika dirinya sedang berada disana. Sebenarnya dirinya tidak tahu dan tidak mau tahu, namun para karyawannya selalu memberikan info tersebut. Alkam hanya menanggapi dengan senyuman, dia selalu berusaha ramah terhadap para pelanggan. Namun secara halus , selalu menolak jika ada perempuan yang mendekatinya. Sikapnya yang seperti itu membuat banyak gadis semakin tergila-gila padanya.


Dan jangan lupakan, salah satu karyawannya yang bekerja sebagai kasir, menaruh hati padanya sejak lama. Alkam pun tahu namun menanggapinya dengan biasa saja. Yang ada di pikirannya hanya bekerja, bekerja dan bekerja.


Ketika dirinya sedang sibuk di dalam ruang kerjanya , memeriksa segala persiapan yang berkaitan dengan pembukaan cafe barunya, tiba-tiba salah satu karyawannya masuk.


" bos..." sapanya halus


Alkam pun mendongakkan wajahnya, tampak seorang gadis manis dengan rambut di kucir kuda dengan poni di depan. Nindy namanya. Kasirnya yang menurut kasak kusuk, naksir padanya.


" ya..kenapa nin?"


" udah jam makan siang...ini saya bawakan makan..." ucapnya sembari meletakkan nampan berisi sepiring ayam geprek sambal matah dan segelas jus jeruk.


" aku gak minta kamu bawain makan..."


" ahh..anu..ini kan resep barunya bos, tadi bang akbar masakin ini trus katanya biar bos bisa ngicip dulu...jadi..jadi..."


Alkam pun teringat akan ucapan Akbar , chef terbaik miliknya, jika dirinya akan membuat satu menu baru dan menu inilah yang telah ia buat.


" oh..oke..makasih.."


Dina pun buru-buru meletakkan nampan ke atas meja dan menundukkan tubuhnya, berpamitan keluar ruangan. Hatinya dagdigdug tak karuan. Bosnya memang ramah ketika berada diluar dengan banyak karyawan dan pelanggan. Namun entah kenapa, ketika bertatapan mata berdua saja, sorot matanya nampak dingin dan tak seramah biasanya. Itu yang membuat dirinya menjadi semakin ragu untuk mendekati apalagi menyatakan cinta kepada bosnya.


Sepeninggal istri tercintanya, kehidupan asmaranya berhenti. Dia hanya bekerja,bekerja dan bekerja. Selain belum menemukan sosok yang mampu menarik perhatiannya, dirinya pun merasa tak memiliki cukup waktu untuk menjalin hubungan dengan seorang wanita. Biarlah orang-orang memanggilnya dengan sebutan high quality jomblo. Baginya, memiliki pasangan bukanlah sesuatu yang wajib ia miliki. Karena dia berfikir , I'm single i"m verry happy.

__ADS_1


__ADS_2