
Malam hari pukul 7pm Akhir pekan
Tok.. Tok...Tok...
"ya" ucap Meira
"aslamuanlaikum" ucap Bima
"walaikumsalam" ucap Meira
"Meira sekarang aku sudah tahu kalau aku suka sama Ririn lalu apa yang harus aku lakukan" ucap Bima to the poin
"ya om bilang dong sama kak Ririn kalau om suka sama dia apa susahnya coba" ucap Meira kesal
"hei ada apa denganmu? apa aku melakukan kesalahan?" ucap Bima
"iya, om datang malam malam kerumah orang cuman mau mengatakan itu doang" ucap Meira
"Hahaha maaf ya om terlalu berlebihan" ucap Bima
"becanda om" ucap Meira
"eh malam malam seperti ini kamu mau pergi kemana kok rapi amat" ucap Bima
"bioskop, om mau ikut! nanti Sheila juga ikut jadi om bisa deketin adeknya dulu baru kakaknya" ucap Meira
Mpot.. Mpot (bunyi clakson mobil)
"tuh mereka datang yok om kita ke sana" ucap Meira
"sesekali aku juga ingin Merasakan bagaimana rasanya nonton film dibioskop walaupun nanti seru tetap saja nonton berita lebih seru" batin Meira
"eh om Bima juga ikut?" ucap Sheila
"iya ngak papakan" ucap Bima
"ngak papa kok om silahkan naik om masih muat satu orang lagi kok" ucap Sheila
"makasih" ucap Bima
"aduh om jangan kayak sama orang asing gitu deh" ucap Sheila
"Sheila kamu sebelah sini aku ngak mau kamu duduk dekat laki-laki lain" ucap Fahri
"baiklah" ucap Sheila nurut daripada acara nonton bioskopnya bubar
"jalan paman jo! " ucap Sheila semangat
__ADS_1
"ok non" jawab paman jo
"siapa dia?" tanya Nando
"ini om Bima teman aku" ucap Meira
"hanya teman?" ucap Nando
"Meira dia pacarmu ya? posesif banget kayaknya" ucap Bima
"bukan om dia juga hanya teman aku" ucap Meira
"oooo kirain pacar kamu" ucap Bima kecewa
"hanya teman? kamu lihat saja aku akan membuatmu jatuh cinta padaku" batin Nando
"eh tapi bagaimana ceritanya om Bima ada di rumah kamu malam malam begini, ayo kalian ngapain?" ucap Sheila
"jangan mikir macam macam kamu Sheila, om Bima kerumahku cuman mau ngambil jaketnya yang kemarin ketinggalan terus aku ngajakin dia ikut nonton, ya Kali kami ngapa ngapain aku masih takut masuk neraka Sheila" ucap Meira kesal
"jadi kemarin dia juga datang kerumahmu, apa hubungan kalian hanya sekedar teman? kalian terlihat sangat dekat? " ucap Nando serius
"nah benertuh kata Nando ayo ngaku kalian pacaran ya" ucap Sheila mengompori
"hei kenapa kalaian semua menyudutkan kami seperti itu emang apa salahnya seorang teman mengunjungi temanya" ucap Bima
"benar sekali" ucap Bima
"jadi kalau dia tidak terlalu tua kamu mau sama dia begitu?" ucap Nando
"Fahri kamu lihat Nando! sepertinya dia cemburu" bisik Sheila pada Fahri
"mungkin" bisik Fahri meladeni Sheila
"iss kenapa mungkinsih bilang aja iya apa susahnya bilang iya " ucap Sheila
"hei kamu kenapa? hari ini kamu aneh sekali" ucap Meira ngegas
"hari ini tiba-tiba aku ingin mengurungmu di dalam sangkar emas" ucap Nando jujur dari hati yang paling dalam
"hahaha mengurungku? mimpi saja" ucap Meira
"sepertinya kamu benar dia memang sudah jatuh cinta pada Meira" bisik Fahri
"hahah aku benarkan" bisik Sheila
"hei sepertinya kamu tidak cukup mengenal Meira dia itu paling benci kalau dikekang tahu" ucap Bima
__ADS_1
"benarkah?" ucap Nando
"om Bima benar Meira orangnya emang benci di kekang" ucap Sheila "hahahaha Nando sekarang pasti mikirnya kalau Meira sama om Bima ada apa apanya" batin Sheila
"sedekat apa sebenernya kalian kenapa dia bahkan tahu apa yang kamu suka dan tidak kamu suka, kamu memang sangat cantik aku butuh kerja keras untuk membuatmu menjadi milikku" batin Nando
"ada apa dengan dia hari ini kenapa dia bersikap seperti itu apa dia salah makan obat" batin Meira
"Nando apa kamu sudah sarapan?" tanya Meira
"sudah, kenapa?" ucap Nando
"atau kamu salah makan obat?" ucap Meira
"ha? apa yang ada di otak kecilmu itu? apa kamu mikirnya aku salah makan abot?" ucap Nando
"iya" ucap Meira
"hahaha yang benar saja kamu pikir aku seceroboh dirimu" ucap Nando
"mungkin aja kan kamu salah lihat" ucap Meira malu karena pikiran liarnya
"hadeh.. orang pintar ini malah mikirnya dia salah makan obat aku tidak habis pikir bagaimana cara orang pintar berfikir" batin Bima
"hei kita mau nonton apa? sudah dekat tahu" teriak Sheila heboh
"jangan teriak teriak kali Sheila kami ngak tuli" protes Meira
"ya maaf jadi kita mau nonton film apa?" ucap Sheila
"flim horor dong" ucap Bima
"apa? kenapa flim horor?" ucap Meira
"Hahaha kamu takut nonton flim horor ya hahhaha tidak bisa di duga ternyata seorang bunga sekolah yang cool ini takut nonton flim horor" ucap Sheila
"aku tidak takut kok aku cuman nanya doang kenapa nonton film horor" elak Meira
"bilang aja kamu takutkan nonton Flim horor jangan ngeles" ucap Sheila
"aku ngak takut kok"ucap Meira
"kalau begitu ayo buktikan nanti" ucap Sheila sambil terseyum jahat
"Sheila kamu juga takut nonton flim hororkan kenapa kamu masih mau nonton film horor" bisik Fahri
"hahahha ngak papakan seru" ucap Sheila
__ADS_1
Bersambung.........