Malam Berbintang

Malam Berbintang
Episode 2


__ADS_3

"untuk kita? Ibuku masak untukku, kau tau? bukan untukmu tapi tidak apalah itung-itung sedekah.


" hahhahaha Sheila memang anak baik"


"seperti biasa, masakan ibumu sangat enak" ucap Meira dengan mulut penuh


"kalau makan jangan bicara Meira" ucap Sheila kesal


-----------------------


Pulan sekolah Meira tidak langsung ke restoran dia pergi ke danau angsa dulu untuk mengisi tenaga.


biasanya kalau lagi tersakiti dia selalu datang ke danau angsa untuk menenangkan diri.


Dia duduk di bawah pohon di tepi danau, memejamkan mata menikmati rasa tenang dan hembusan angin.


Di balik pohon itu ada seorang remaja laki-laki yang juga sedang menenangkan diri melupakan sejenak masalah hidupnya.


Ada saatnya dimana sendirian menjadi obat untuk kegalauan atau mungkin akar dari kesenangan.


"Aku lelah" ucap Meira benar benar dari hatinya yang paling dalam.


Mendengar suara seseorang di balik pohon dia Tergerak untuk membuka mulut dan bertanya.


"lelah akan kehidupan ini?" tanya dia


Ya terbang sendirian tak ada siapapun tempat untuk bersandar" Meira


"Memakai topeng mendustai diri sendiri, bodoh sekali" lanjut Meira


"Tidak, kamu hanya perlu menjadi dirimu, hargai dirimu dan sayangi dirimu" sahut si pendengar di balik pohon


Meira terdiam dia tidak mampu membalas kata-kata lelaki asing di balik pohon.


"siapa dirimu gadis di balik pohon?" tanya lelaki asing itu


Ntah kenapa kakinya bergerak dengan sendirinya membawa dirinya pergi meninggalkan orang asing di balik pohon itu.


------------------


Roda itu berputar kadang di atas kadang di bawah begitu pula perasaan kadang sedih kadang senang dan sekarang tibalah giliran perasaan sedih yang melanda hati Meira si gadis cantik.

__ADS_1


Tah kenapa bisa begitu, hanya Allah SWTyang tau segalanya.


Karena hari sudah siang Meira mulai bergegas pergi ke restoran untuk menghasilkan uang.


Karena sebagai manusia biasa dia masih membutuhkan uang untuk membeli makanan.


Saat seseorang mencinta perkerjaan nya dia akan lupa waktu, lelah dan uang, ya itulah kekuatan cinta.


Malam pukul 12 tepat dan barulah gadis itu bisa pulang ke rumahnya.


Ketika sampai di rumah dia mengerjakan pr sekolahnya yang diberikan oleh guru, benar benar anak yang rajin bukan?.


Setelah 2 jam berlalu anak remaja yang kesepian itu tertidur di atas mejanya karena kelelahan.


Saat seseorang tertidur itu artinya dia pergi ke dunia mimpi benar atau salah?.


Apa yang dia mimpikan? yang jelas itu bukan sesuatu hal yang baik dan bukan sesuatu hal yang buruk karena itu adalah sesuatu yang membosankan.


Dalam mimpinya dia sedang duduk di bawah pohon membaca buku pelajaran, ternyata dia melanjutkan belajarnya di dalam mimpinya.


Apakah itu bisa membuat kalian tertawa atau tidak aku tidak tau, yang aku tau bahwa jawabnya ada di antara ya dan tidak.


Hmmm anak ini memang manusia yang berjalan lurus ngak belok belok, dalam hidupnya dia mengutamakan Allah SWT ( sholat 5 waktu), belajar dan bekerja.


-------------------


Matahari telah tiba (pagi hari), seseorang berseorangan sekolah sedang duduk di cafe di temani oleh secangkir kopi.


seseorang lelaki yang berseragam sekolah yang sama dengan nya datang menghampiri dirinya.


"boleh aku duduk di sini?" tanya anak remaja laki-laki itu (terdengar sedikit dingin di telinga)


"iya, duduk aja" jawab Meira tampa melihat siapa yang berbicara.


"suara ini terdengar tidak asing" ucap lelaki itu dalam hatinya.


Setelahnya tidak ada percakapan diantara mereka, kereduanya sibuk dengan kegiatan masing - masing.


Dia bernama Nando kakak kelasnya Meira, namun mereka tidak saling kenal karena mereka tidak pernah bertemu sebelumnya.


Cafe tempat mereka minum dekat dengan sekolah dan bisa di tempuh dengan berjalan kaki.

__ADS_1


"kamu sudah mau pergi" ucap Meira


"gila ada apa denganku? Kenapa aku bertanya begitu padanya" batin Meira


"iya kenapa? Kamu mau bareng?" ucap Nando


"iya" jawab Meira


Mereka berjalan beriringan, tidak ada percakapan hanya sibuk dengan ponsel masing-masing.


"stop" ucap Nando dan Meirapun berhenti


"kenapa?" tanya Meira bingung


"Lihat ke depan!" jawab Nando


Berbaring seekor kucing yang terbuang di sana dan hampir saja Meira menginjak kucing yang terbuang itu.


"maaf kucing kecil, aku hampir saja menginjak kamu, sebagai permintaan maaf aku akan membawa kamu pulang" ucap Meira


"tidak, kucing kecil ini milikku" ucap Nando


"atas dasar apa kamu mengatakan kucing itu milikmu? " tanya Meira


"Nando mengambil kucing itu lalu membawanya pergi begitu saja tampa menghiraukan Meira yang menatapnya dengan kesal.


"Meira......" teriak Sheila yang baru saja tirun dari taxi dan kebetulan melihat temanya dari kejauhan.


"Sheilaku...." Meira berlari ke arah Sheila dan dalam sekejap dia melupakan orang menyebalkan yang baru saja dia temui.


"Meira, kapan mata padamu akan hilang? Apa yang kamu lakukan di malam hari sehingga kamu tidk tidur?" tanya Sheila


"biasa main game" jawab Meira enteng sambil terseyum kikuk


"bodoh, hanya karena main game kamu tidak tidur? anak bodoh" Sheila memukul lengan Meira


"aw"


"itu karena kamu membohongiku" batin Sheila


"Tiga hari ke depan aku akan menginap di rumah kamu, orang tuaku pergi menjenguk nenekku yang sakit dan kamu ngak bisa lagi main game semalaman" ucap Meira panjang kali lebar

__ADS_1


"apa....."


Bersambung........


__ADS_2