Married to My Teacher

Married to My Teacher
MTMT#9


__ADS_3

Dhita pun langsung menuju kamar dan meninggalkan Zika yang masih berjalan...



"Arind, tungguin dong. Masa iya aku ditinggalin" Lirih Zika pada Dhita.



Zika itu punya panggilan sayang buat Dhita yaitu Arind....



"Makanya cepetan klo jalan, jalan kok kek siput!" Cibir Dhita dan menghentikan langkahnya.



"Aku kan capek sayang, makanya jalan nya lamban" ucap Zika dengan wajah sok sedih dan menghampiri Dhita yang sedang menunggu nya.



"Seharusnya kan gue yang capek, karna harus pake gaun yang ribet bat kek gini" ucap Dhita sambil mencubit pinggang Zika.



"Ehh, sekarang calon istri ku ini genit banget ya" goda zika pada Dhita...



Dan Alhasil, akibat Zika menggoda Dhita, pipi Dhita kini sedang memerah seperti tomato... wow.



"Ish, apaan sih gue ga genit ya!" ucap Dhita sambil lari menuju kamar, karena saat ini pipinya sedang memerah seperti kepiting rebus....



"Hhhh" tawa Zika sambil berlari menyusul Dhita ke kamar.



"Arind sayang, larinya kok kenceng banget sih!" pekiknya karena capek mengejar Dhita yang dari tadi lari terus.



"Hhh, salah sendiri ngapain ngejar gue" tawa Dhita.



"Udah jangan ketawa sini kamu!" Seru Zika pada Dhita yang sudah merebahkan badannya ke atas ranjang.



"Ngapain? gue mau tidur" ucap Dhita dan kembali tidur.



"Eits, tunggu dulu dong sayang. Emangnya kamu ga mau mandi dulu apa?" tanya zika pada Dhita.



"Eh iya gue lupa, Napa ga bilang dari tadi sih" pekik Dhita kesal.

__ADS_1



"Lah kan aku udah bilang, tapi kamunya aja yang kelelahan" jelas zika pada Dhita.



"Ah, ya udah deh. Gue mandi dulu" kata Dhita sembari menuju kamar mandi.



"Dasar, ternyata Arind masih sama seperti dulu ya dia ga pernah berubah sama sekali, kecuali sifatnya" gerutu Zika.



Beberapa menit pun akhirnya Dhita keluar dari kamar mandi, dan Dhita melihat Zika yang sedang tertidur sangat pulas. Sehingga dia tak tega untuk membangunkan nya.



"Lah... nih orang kok malah tidur sih, tidurnya pules banget lagi" gerutu Dhita.



"Gue bangunin ga ya, tapi kasian juga sih klo dibangunin. Pasti ni anak capek banget" ucap Dhita.



"Ah, gue bangunin aja deh dari pada entar pagi-pagi dia ngomel" ucap Dhita pada diri sendiri..



"Kak Zika, bangun. Sana cepet mandi abis itu baru tidur lagi!" seru Dhita pada Zika, dan alhasil itu semua tak berhasil...




"Eh, kok dari tadi ga gerak - gerak sih" cemas Dhita.



Karena Dhita yang sudah mulai geram dengan Zika yang dari tadi tak merespon perkataan nya, akhirnya Dhita menyentuh kening Zika..



"Auuww, kok panas sih" Pekik Dhita terkejut.



"Jangan-jangan ni orang sakit lagi" pikir Dhita.



"Gue harus gimana dong?" tanya Dhita pada diri sendiri...



Apakah Dhita panik karena Zika sakit? Ya saat ini Dhita sangat mengkhawatirkan kondisi Zika, suhu badan Zika yang mulai tak setabil...



"Gue harus kompres dia" katanya, sambil berlari menuju dapur dan mengambil air hangat.

__ADS_1



Dhita kembali ke ranjang yang saat ini sedang ada Zika di atas ranjang itu...



Lalu Dhita mulai mengompres kening Zika dengan telaten, Dhita juga mengecilkan volume AC nya...



Dhita merawat Zika hingga larut malam, tetapi Zika masih saja tak sadar...



Dhita sungguh sangat takut akan kondisi Zika saat ini. Dhita yang sudah berpikir aneh-aneh..



Tetapi, saat Dhita ingin menghubungi dokter pribadinya, tiba-tiba jari tangan Zika mulai bergerak...



Zika mulai memanggil nama Dhita dengan serak..



"Dhi...taa!" panggilnya dengan suara yang serak..



"Iya, ini aku disini" kata Dhita dengan menangis dan memegang tangan Zika dengan erat.



"Kamu kenapa kok nangis?" tanya zika yang seakan-akan tak tau apa yang telah terjadi.



"Kamu tuh pura-pura ga tau atau apa sih?" tanya Dhita balik.



"Aku emang ga tau apa-apa! Kenapa nangis? sini cerita!" seru Zika dan menghapus air mata dhita dengan lembut.



"Seharusnya aku yang tanya sama kamu, kamu kenapa tiba-tiba kek gini? ga sadarkan diri selama 4 jam! kamu mau bikin aku ketakutan, Haa... Aku tuh khawatir banget sama kamu, aku bener-bener ga mau kamu kenapa-kenapa... Kamu pikir kamu kek gini aku seneng apa?" Cibir Dhita dan langsung memeluk Zika dengan erat (Posisi Zika saat ini sedang duduk di ranjang ya)...



"Hei sayang, tenang dong! aku ga papa" ucap Zika menenangkan Dhita..



Saat ini Dhita sedang menangis sesenggukan..




__ADS_1




__ADS_2