
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, kalian pasti tau lah gimana keadaan kota Jakarta Macet banget malah...
Akhirnya sampai juga di sebuah gedung...
*Gedung Abadi Royan*
Itulah nama gedungnya...
Kemudian keluarga gue dan keluarga Zika masuk kedalam gedung itu...
ternyata di dalam sana sudah lumayan banyak orang yang berdatangan.
"Kalian berdua masuk lah ke dalam kamar hotel yang sudah mama pesan" perintah mama Dhita.
"Baik ma" ucap Dhita dan Zika bersama.
Setelah itu Zika dan Dhita langsung menuju kamar yang sudah disediakan oleh mama nya itu....
Kamar yang dipesan mama adalah kamar VIP, ya bisa dibilang kamar VIP itu adalah kamar orang kaya... katanya.
Mereka berdua masuk dalam kamar tersebut..
"Akhirnya, gue bisa istirahat sebentar!" kata Dhita yang mulai merebahkan tubuhnya di atas ranjang.
"Iya, aku juga capek banget gara-gara nyetir mobil kelamaan" keluh Zika pada Dhita.
"Lah terus, apa urusannya sama gue coba!" jawab Dhita ketus.
Dhita pun mulai memejamkan matanya itu, tetapi dia merasa seperti bersalah pada Zika...
Saat Dhita hendak bangun dari ranjang, tiba-tiba Dhita melihat Zika yang sedang kecapean dan sedang memijiti tubuhnya itu...
__ADS_1
Entah dari mana perasaan iba itu datang. Dhita merasa kasihan pada Zika yang kelelahan karena menyetir mobil...
Dhita bangun dari ranjang dan menghampiri Zika yang sedang memijit-mijit tangan dan juga kakinya itu..
Dhita juga mengambilkan segelas air dingin untuk Zika, dan memberikan minuman itu pad Zika...
"Nih minum buat Lo!" kata Dhita sambil menyodorkan minuman itu pada Zika.
"Tumben perhatian" ucap Zika tersenyum.
"Gue ga perhatian ya sama lo, gue cuma kasian aja liat lo kecapean kek gini. entar gue juga yang dimarahin sama mama" kata Dhita sinis.
"Sini gue pijitin badan lo." ucap Dhita pada Zika, Zika sangat senang karena dia merasa bahwa Dhita mulai perhatian pada nya.
"Ga usah, biar aku aja. kamu Istirahat aja di ranjang" tolak Zika lembut.
"Ga ada penolakan" ucap Dhita tegas.
Dhita menyuruh Zika untuk berbaring di atas ranjang agar Dhita mudah untuk memijit badan Zika...
"Kamu emang nya bisa mijit ya?" tanya zika ragu.
"Lo ga percaya sama gue? gini-gini pijitan gue enak ya!" kata Dhita membanggakan diri.
"Percaya sih, cuma aku agak ragu aja" jawab Zika ragu.
"Udah, sans aja lah" jawab Dhita santai.
Saat Dhita mulai memijit tangan Zika, Dhita merasakan bahwa Zika sedang gemetar dan sangat tegang...
"Lo ga papa kan, kok kek nya badan lo tegang banget?" tanya Dhita cemas.
__ADS_1
"Emm, aku ga papa kok" jawab zika sambil menenggelamkan wajahnya ke bantal, ya saat ini kedua pipi Zika sangat merah seperti tomato.
"Tapi, lo kok kek gugup gitu sih" ucap dhita tersenyum geli karena melihat tingkah Zika.
"Atau jangan-jangan Lo gugup deket gue ya!" tebak Dhita, dan alhasil itu semakin membuat pipi Zika sangat merah.
Karena Zika yang sudah tak tahan dengan perlakuan Dhita yang dari tadi selalu menggoda dirinya, akhirnya Zika bangun dari tidur nya dan langsung memeluk erat Dhita...
......Brukkk....
Alhasil gue sama Zika jatuh di atas kasur dan sekarang posisi kami sangatlah tidak layak...
Zika berada di atas tubuh Dhita sedangkan Dhita berada di bawah tubuh Zika....Wowww
Zika yang sudah sangat malu akhirnya memendamkan wajahnya ke leher Dhita. Dhita pun merasa geli atas perlakuan Zika padanya.
Dhita merasakan nafas Zika yang tak beraturan dan detak jantung yang sangat cepat....
"Zika, apa lo baik-baik saja?" tanya Dhita pada zika dan mulai khawatir.
"Aku tidak apa-apa, ku mohon biarkan posisiku seperti ini dulu" mohon Zika pada Dhita.
"Okeh, ga papa. tapi lo kenapa?" tanya Dhita penasaran akan tingkah Zika yang tiba-tiba memeluknya sampe terjatuh ke atas ranjang.
"Aku hanya sedang malu saat ini, karena wajahku sangat merah seperti tomat" ucap zika pelan pada Dhita.
"Apa? jadi lo meluk gue cuma nyembunyiin muka lo yang lagi merah itu. hahahaha" tawa Dhita seketika pecah...
"Udah dong jangan ketawa lagi, jangan buat aku tambah malu lagi" ucap zika pelan yang masih dalam keadaan memeluk Dhita.
"Lo tuh ya lucu banget sih jadi orang..." ucap Dhita sambil tertawa..
__ADS_1