Married to My Teacher

Married to My Teacher
MTMT#5


__ADS_3

"Udah ah, jangan ngomel mulu. aku mau istirahat!" ucap Zika yang mulai membaringkan tubuhnya ke atas ranjang milik Dhita.



"Klo mau istirahat jangan di ranjang milik gue juga kali, tuh masih aja sofa di sana" kata Dhita sambil menunjuk ke arah sofa itu.



"Aku ga mau, badan ku bisa sakit semua klo tidur di sofa" jawab Zika menoleh ke arah Dhita yang sudah sangat kesal.



"Terus, gue harus tidur satu ranjang sama lo gitu? gue ga mau ya. apa lagi lo sama gue itu belum halal" ucap Dhita serius.



"Kalau ga mau ya udah" jawab Zika seenaknya dan mulai tertidur lagi.



"Aiissshh, nih orang kok nyebelin sih, terus gue harus tidur sama dia satu ranjang gitu" gerutu Dhita.



Mau tak mau Dhita harus tidur bersama dengan Zika dalam satu ranjang.



"Awas aja ya lo, klo lo macem-macem gue ga akan maafin lo" ancam Dhita pada Zika.



"Iya, santai lah. aku ga bakal ngapa-ngapain kamu sebelum kita nikah" jelas zika dengan mata yang masih tertutup.



"Heem" jawab Dhita.



Dan mereka berdua akhirnya tidur bersama dalam satu ranjang, entalah mungkin kini mereka sedang dalam alam mimpi masing-masing...



Ternyata mereka berdua tertidur sampai pagi..



*Pagi hari*

__ADS_1



Ketika mereka sedang tertidur pulas tiba-tiba ada sinar matahari yang menembus jendela kaca kamar dhita, sampai akhirnya Dhita pun terbangun karena cahaya itu..



"Hhuuuaahhh" Dhita menguap.



"Udah pagi ya" ucap Dhita yang masih setengah sadar karena nyawa nya belum sepenuhnya terkumpul...



"Ehh, kok rasanya ini bukan guling ya, klo bukan guling terus yang gue peluk apa dong?" tanya Dhita pada dirinya sendiri.



Saat nyawa nya Dhita sudah terkumpul Dhita langsung bangun untuk melihat siapakah yang tadi malam ia peluk, dan saat dia melihat siapa orang yang telah ia peluk Dhita pun sangat terkejut..



"Apa, kok dia ada disini sih?" kata Dhita dengan terkejot.



"Heeemmm, ada apa sih malem-malem masih berisik aja" kata Zika dengan suara khas orang bangun tidur tapi dia masih dalam keadaan mata tertutup.




"Apa? Pagi!" kata Zika terkejut dan melihat ke arah jendela karena cahaya yang masuk ke kamar melalui kata jendela itu.



"Kaget?" tanya Dhita tersenyum kecil.



"Kenapa ga bangunin aku sih?" kata Zika kesal.



"Lah, gimana mau bangunin Lo coba. orang gue aja baru bangun!" jelas Dhita.



"Huuhhh, untung hari weekend. jadi ya perlu mandi. wkwkwk" kata Dhita

__ADS_1



Dhita pun mulai membaringkan tubuhnya di atas ranjang lagi. tapi sebelum ia membaringkan tubuhnya itu badan Dhita ditahan oleh Zika...



"Apaan sih lo?" tanya Dhita yang merasa terganggu karena Zika telah menahan tubuhnya agar tak terjatuh ke ranjang lagi.



"Ga boleh tidur lagi, ini udah pagi. sana mandi abis itu gantian saya!" perintah Zika pada Dhita.



"Ga mau, ini tuh masih pagi, air nya tuh pasti masih dingin" ucap Dhita kesel.



"Mau airnya hangat atau pun dingin kamu harus tetep mandi!" ucap zika.



"Gue ga mau Pak Azika" jawab gue tegas.



"Kamu mandi sendiri atau saya mandiin?" goda zika pada Dhita.



Dhita yang merasa bahwa sedang digoda oleh Zika pun langsung menuju ke kamar mandi untuk mandi, karena jika dia tak mandi mungkin dia akan di mandikan oleh Zika... dosen baru yang super duper nyebelin.



"Mandi yang bersih ya!" perintah zika pada Dhita sambil teriak karena Dhita sudah di dalam kamar mandi.



"Udah tau gue, ga usah lo kasih tau jugak. gue bukan anak kecil yang harus di kasih tau." jawab Dhita kesel.






__ADS_1



__ADS_2