Mempertahankan Pernikahan

Mempertahankan Pernikahan
Biarkan Saja Semuanya


__ADS_3

Siska merasa risih melihat sampah berserakan, walaupun hanya dedaunan yang jatuh dibawah pohon.


Niat hati Siska hanya membereskan agar rapi. Tetapi berbeda pemikiran dengan Fendi, Fendi berfikiran kalau daun dibiarkan akan menjadi pupuk kompos.


Sehingga keinginan Fendi semuanya lebih baik dibiarkan dari pada dibereskan.


Orang yang tidak tahu pemikiran Fendi, mungkin dikira istrinya ngapain dirumah. Tapi Siska menghindari pertengkaran. Dari pada dibereskan menjadikan masalah, lebih baik dibiarkan yang penting Fendi tidak marah marah.


Masih teringat jelas waktu Siska membakar sampah, yang katanya terkena pohon di samping nya, padahal waktu di cek oleh Siska terkena sedikit sekali itupun juga pohonnya masih kecil, tetapi Fendi gk mau tau langsung marah marah.


Siska berusaha diam tak menanggapi apa yang diucapkan, tapi Fendi semakin marah marah.


"Sudah dibilang, kalau beres beres depan tidak usah di bakar, biarkan aja disitu." ucap Fendi dengan nada sedikit marah


" Kalau tidak dibakar yaa akan berantakan lagi, nanti kena angin atau di berantakin lagi oleh ayam." jawab Siska mengelak.


"Yaa..Sudah tidak usah di sapu, biarkan saja."


"Risih mas, masa rumah berpeenghuni koh berantakan seperti tidak ada yang menempati."


"Kamu itu semakin berani ya?"


"Bukan Berani, hanya saja saya Klarifikasi mas yang sesungguhnya"


"Sama aja, sekarng bagaimana itu didepan kamu harus tanggung jawab" dengan nada sedikit nyolot."

__ADS_1


Apa maksud tanggung jawabnya Siska semakin tak mengerti.


Siska berusaha dia, biar tidak menambah masalah, Siska biasa tiduran di kamar diranjang sambil mainan hp.


perasan Siska, Siska capek mau istirahat buat ngilangin habis beres beres. Tetapi kenyataan berbeda.


"Lihat depan itu kamu harus tanggung jawab." bentak Fendi lagi


"Tanggung jawab apa?"


"Gara gara kamu beres beres, bakar sampah ada pohon kebakar, makanya gk usah di bereskan depan rumah biarkan saja". ucap Fendi sambil mengatur dan semakin tinggi nada bicaranya.


Siska semakin sedih rasanya. Niat hati kepingin punya rumah, walaupun kecil sederhana tapi bisa kelihatan bersih dan rapi. Tetapi saat ini masih mimpi untuk siska.


Jangankan sampah dedaunan, Rumput liar didepan rumah pun kadang tidak boleh dicabut, dengan Alasan katanya mereka semua berdzikir. entah apa alasan semua yg pasti, tatapi Siska tau dia hanya menjawab dengan Asal asalan aja.


Tapi, Setelah selesai dia tau sama saja, bapaknya sendiri di kata- katan in apa aja.


"Semua tanaman rusak di kamu pa," ucap Fendi kepada bapaknya.


untung saja bapaknya sudah tau, dan agak tuli, jadi Fendi ngomel ngomelpun seperti tidak dengar. kecuali ngata ngatainya sama berhadap hadapan.


Dikala seperti Siska hanya bisa mengingatkan kepada Fendi, suatu ketika kalau Fendi digitukan oleh anaknya apa dia mau?


Kalau seperti itu ke orang tua sendiri takutnya suatu saat nanti anaknya juga seperti itu.

__ADS_1


Dikala Siska bilang begitu, Fendi hanya senyum senyum saja. mungkin seperti antara percaya dan tidak percaya.


Selesai bapak beres beres dipersilahkan istirahat dan makan dulu.


Makan makanan. yang sudah di siapin oleh Siska menantunya.


"Selesai makan istirahat terlebih dahulu pak !" ucap siska.


Siska sengaja membuatkan masakan sayur bening untuk bapak mertua.


Bapak mertua merasa Suka sekali.


Bapak mertua, orangnya lebih pendiam apa aja dia mau, yang penting sudah dimasak pasti dimakan tanpa complain oleh bapak mertua.


Bawang merah habis, bawang putih sama minyak ! " ucap Siska ke fendi


" Ya kamu beli,


" aku kan tidak dikasih uang suruh beli pakai daun," ucap siska ke fendi


Semenjak Siska dikasih uang 25 sudah satu Minggu masih ditanyakan terus menerus Siska risih.


sedangkan dikasih 25 ribu kalau sudah dibelanjakan malah seringnya tambah dari saku Siska , tapi dikira Fendi uang segitu lebih banyak.


Ahirnya Siska malas dan meminta agar Fendi yang belanja sendiri.

__ADS_1


Tapi apa jawaban Fendi???


Ikuti terus ceritanya jangan lupa next coment dan Like nya ya kawan 🥰🥰😘😘


__ADS_2