
Acara dirumah saudara telah berlangsung, tapi kakak ipar Fendi kabur pas lagi banyak banyaknya tamu. Semua orang heran kemana perginya orang ini ?. Padahal tamu lagi banyak banyaknya.
Acara di rumah saudara ada acara Peresmian khitan anak saudara.semua kumpul disitu, kakak ipar pun ikut kumpul, tetapi pas lagi banyak tamu dia malah tidak tahu kemana tanpa pamit.
Beberapa orang tanya kepada tuan rumahnya, tetapi tetap Sama tidak tahu.
"Eh Bi Si istri Ferdi kemana ya koh tiba tiba menghilang ?" tanya salah seorang yang membantu Acara itu
Tetapi tuan rumah,atau yang punya hajat bilang suruh diabakaikan tak perlu dirisaukan.
" Sudahlah, Biarkan nanti juga ke sini juga" ucap Bibi yang punya Hajat
Ferdi adalah kakak Fendi yang sedang Merantu diluar kota.dia sangat percaya kepada istrinya .setiap apapun yang dia minta selalu dikasih.
Berbeda jauh dari kehidupan Siska, yang harus banting tulang sendiri jika ia ingin sesuatu.
__ADS_1
Tetapi walaupun seperti itu siska tak lupa bersyukur.
Ferdi sudah lama pergi kerja jauh diluar kota, makanya dia Bisa menjamin kehidupan istrrinya.setiap bulan dia kirimkan uang ke rumah. Untuk digunakan keperluan istrinya dan anak anaknya.
Kakak ipar Fendi awal awalnya memang dekat dengan Siska, tetapi setelah Siska merasakan sering dibuat sakit hati, entah melalui mertua ataupun melalui Fendi istri Siska, semenjak itu Siska semakin tak peduli.
Siska sering ditegur oleh Fendi agar lebih dekat lagi ke kakak iparnya, tp rasa dihati Siska entah gimana.rasanya masih ada sakit.
Teringat ketika membuat buat cerita seakan akan Siska suka main, Siska berteman pada orang yang salah, Siska harus menjadi wanita yang hemat agar seperti kakak iparnya Fendi.
Itu semua dikatakan ke Fendi, agar Fendi menegur Siska. Disaat itu Siska rasanya menangis setiap hari, dirasa rasa hampir satu tahun menangis setiap hari.karena yang selalu aja ada yang di jadikan topik agar Siska berkelahi dengan Fendi.
Katanya koh tidak dekat main ke tempat kakak ipar.
Rasanya Siska males main kesana memang rasanya kalau melihat orangnya sudah malas, jadi mending diam dirumah.
__ADS_1
Sebenernya Diamnya Siska semakin geram terhadap kelakuan kakak iparnya, yang semakin ditahan oleh Siska yang semakin menjadi jadi.
Fendi masuk rumah dan bertanya pada Siska!
"Kenapa kamu seperti benci banget Ama istri mas Ferdi dek?" tanya Fendi kepada Siska.
"Bukan Benci mas, Hanya saja saya gk peduli, entah dia mau apa mau bagaimana ya silahkan.
Yang penting dia tidak mengusik kehidupanku AQ sudah seneng. Tapi kenyataanya dia selalu mengusikku " Jawa Siska dengan lancar
Kakak ipar suka banget memprofokasi agar Fendi marah sama Siska, setiap hari rasanya digitukan siapa yang tidak muak. tapi walaupun muak Siska hanya bisa menahan itu semua, karena bagaimanapun dia masih keluarga.
Pagi itu, seperti biasa Siska bangun pagi, tapi setelah bangun badan rasanya pusing, agak dingin, tapj badannya panas mungkin kemarin habis keluar tidak bawa helem, dan tak bawa mantel.
Suasana lagi Panas hujan tak menentu, jadi mungkin kira kira begitu yang menjadi penyebab Siska sakit kepala dan mngkin terasa panas badannya tapi keluar keringat dingin keluar.
__ADS_1
tanda tanda Siska kurang sehat. tapi Siska tetap harus menjaga kesehatan.
Trimakasih sahabat setiakuππππ·π·