Mempertahankan Pernikahan

Mempertahankan Pernikahan
Rujak Rasanya Seger


__ADS_3

Hari ini Siska sudah merasakan tidak enak badan.


tapi Siska tetep menyelesaikan tugas rumah, Setelah Siska mengerjakan pekerjaan rumah, Siska istirahat merebahkan badan ditempat tidur, Siska ijin untuk tidak berngkat bekerja.karena merasakan pusing, keringat Dingin keluar.


Siska semakin was- was kenapa dengan badannya? koh rasanya tidak karu karuan. Apa mungkin karena kena panas an tidak pakai Helem, apa karena... garis 2.


tapi rasanya kemarin masih haid pertengahan bulan. Apa mungkin bener positif.


Ketika Siska tiduran, ada beberapa saudara saudara main kerumah. mereka menenteng keresek wana merah. dan panggil panggil Siska karena tau Siska dirumah.


"Siska, Kamu dirumah kan?"


"Ya.Bibi gimana? Jawab Siska."


"Ini AQ bawa apa?" tanya bibi dan saudara.


" Yuup, apa itu?" jawab Siska.


"Kedondong sis, itu depan rumah banyak kedondong sudah banyak buahnya, tidak habis kalau dimakan sendiri." Jawab bibi Siska.


"Owh pas banget Bi,, AQ rasanya pingin makan yang pedes - Pedes. " ucap Siska kepada bibinya.


"Tapi ini tidak pedes sayang, ucap bibinya."

__ADS_1


"Iya kan dipakai sambel Bi nanti di padukan rasanya mantap sepertinnya." jawab Siska.


Memang Siska tidak dekat sama kakak iparnya, tapi Siska kadang kadang dekat sama bibi nya.


tapi semua di jalani Siska dengan biasa. tidak terlalu dekat dengan yang satu atau terlalu dekat dengan pihak yang satu antara bibi dan kakak ipar sama dianggap sama. hanya kadang ke kakak ipar ada rasa yang entah marah yang tertahankan.


Ke bibi hanya biasanya dianggap ibu mertua, karena selama ini Siska tidak merasakan sosok ibu mertua. Walaupun kadang bibinya pun berpihak kepada Kakak ipar Fendi.


Waktu mulai agak siang, bibi yang masih main disitu ahirnya mau membuatkan rujak untuk dimakan bersama sama. Siska sangat menikmati makan rujak itu dengan terasa nikmat. lagi menikmati enaknya sayur tiba tiba bibi menegur Siska.


"Seperti, enak disana mana yaa." Ledek bibi ke Siska.


Maksud bibi Siska, seperti yang beli disana enak rujaknya.


Saking lahapnya mereka sampai lupa waktu, tenyata hari sudah siang menjelang sore,


Bibi mau pulang dulu, takut nanti kemalaman. Walaupun dekat tapi kalau sudah ke sorean kan membuat semua gugup, belum lagi menyiapkan makanan untuk makan sore atau malam.


Ketika bibi pulang, bibi lewat depan rumah kakak ipar Fendi. dan ketika itu juga kakak ipar berada didepan rumah, langsung dia mendekati bibinya yang sedang berjalan melewati depan rumah kakak iparnya. dan ternyata dia mau Kepoin bibinya tentang Siska.


"Bii, Siska siih lagi ngapain dirumah." Kepoin Siska


"Tidak ngapa ngapain, dia tadi tiduran katanya lemas, trus makan rujak katanya enak segar.

__ADS_1


" Kenapa Lemes kenapa katanya Bi?" Tanya kakak iparnya


"Tak tau ah, masa Kepoin orang." jawab bibi


"Yaa kan kali aja ngidam apa apa gitu." jawab kakak iparnya.


"Au,,, Ah..Jawab bibi sambil berjalan pergi."


Siska dirumah tak lupa membereskan perabotan yang tadi dipakai, dan istirahat rebahan di tempat tidur.


Siska yang tadinya pusing hilang rasanya, setelah makan pedes asam manis, campur jadi satu. Sebenernya Siska kwatir juga klu dia berbadan 2.


Dia tidak bisa membayangkan bagaimana kalau dia mempunyai anak kecil lagi.


baru satu rasa nya harus merasakan semua sendiri.


Tapi Alhamdulillah saat ini sudah hilang rasa pusing. Siska merasakan sudah enakan badannya.


Waktu semakin sore, tapi entahlah Fendi kemana sampai sore Fendi belum pulang..


Kira kira kemana Fendi ?? Ada apa dengan Fendi??


Yuuuuk tunggu Bab selanjutnya..

__ADS_1


Trimakasih semua yang sudah mendukung 💚💚💚


__ADS_2