Mempertahankan Pernikahan

Mempertahankan Pernikahan
Membuatku Pusing


__ADS_3

Fendi semakin Penasaran, siapa yang dipanggil sayang. Tapi Siska cuek..biarkan aja Fendi penasaran, bila perlu kerjain sekalian, buat panas panasi sekalian biar dia tau rasanya sakit hati.


"Siapa tadi dek?" tanya Fendi kepada Siska


"Siapa siih?"


"Tadi yang kau panggil sayang"


"Owh, cowok nya dong,,"


"Heeem.."Fendi sambil memantunkan mulutnya.


"Emangnya kenapa mas?" tanya Siska


" Yaa, gk kenapa tanya aja.


"Mas, Cemburu ya?" tanya Siska


"Hemm,,gk sih buat apa cemburu".


"Trus kenapa, mas jadi Kepooo."


"Ya tidak kenapa sih"

__ADS_1


Setelah Siska membereskan piring yang pecah,.yang katanya Fendi tidak sengaja memejankan. Tapi mngkin mencari perhatian aja, Agar Siska memperhatikan.


Siska sudah Capek rasanya, saat ini yang dipikirkan Siska hanya memikirkan kehidupan anak serta mendorang orang yang ada didekatnya.


Aku menarik nafas panjang, merasakan punya suami seperti Fendi. sudah cemburu tapi gengsi mengucapkannya. Siska banyak banyak mengucap istighfar dan pastinya selalu sabar selalu. tapi unek unek ini sedikit agak lega bisa mengerjain Fendi.


Sebenernya Fendi siih, sebenarnya Fendi orang baik hanya saja sih Omongannya kadang selalu membuat orang pusing kepala.


Pernah juga AQ dalam tahap seperti ini rasanya pusing kepala, bahkan terkadang kasihnan kepada anak anak menjadi sasarannya,


Namun kembali aku berfikir, untuk apa aku seperti itu, lebih baik mencari kegitan, agar banyak uang, bisa membahagiakan diriku sendiri dan orang sekelilingku.


Siska membaringkan badan tidur dan istirahat malam hari, menikmati suasana Sunyi malam hari.


Siang hari Siska mengikuti Aktifitas seperti biasa, tak lupa Siska mengobrol tentang pekerjaan nya.karena hari hari ini sering kegitan diluar selain tugas pokok Siska.


kadang jika ada orang yang kepo terhadap kehidupannya atau kebuka an Siska kadang kurang bersemangat.


Setelah Fendi selesai S1 dia ingin melanjutkan sekolahnya. dia tidak mempedulikkan istrinya dari mana istrinya membayar semua kuliah istrinya, Siska merasakan kehidupan perlu diperjuangkan.


dia tidak mengandalkan suaminya.


Bukan Siska tidak menghargai suami tapi suami sendiri seperti sulit ditebak,

__ADS_1


kadang yang super cuek,kadang seperti sok perhatian . Siska harus siap menerima hal seperti itu, harus banyak bersabar dalam menjalani kehidupan itu.


Punya suami sok itu harus hati hati


sok apa tiba tiba bisa beritahu saya ada teman yang bilang mereka ingin tau.


Sok ganteng, sok kaya , berasa baik dihadapan perempuan lain.


Siska kadang merasa iri dengan kehidupan orang lain yang selalu diperhatikan, diberi kenyamanan hati, tetapi tidak dengan Siska, Siska semuanya harus melalukan sendirian.


Walaupun seperti itu Siska tidak pantang menyerah, dia selalu semangat bila teringat anak nya.masa depan Anaknya harus diperjuangkan.


"Walaupun pindah beberpaa tempat kerja ya sama saja mas, kalau kamu masih egois ," tutur aku kepada mas Fendi.


Yang sebelumya menceritakan kurangnya kompakan dalam suatu instansi.


"Kamu jangan maunya dimengerti aja, pada suatu instansi gimana caranya mengertii dalam hati mereka." karena sebelumya siska mendengan Fendi mengeluh tentang keadan dikantornya.


"Iya aku maksud koh"


Tiba tiba Siska ikut memikirkan Perasaan Fendi yang mungkin tidak begitu parlu Bantuan Siska dalam memikirkan tujuan hidupnya. tetapi Siska gemes melihat pola pikir Fendi


Siska selalu menyemangati dirinya dan orang lain

__ADS_1


"Aku harus selalu bersyukur dengan apa yang aku punya, meskipun Fendi tidak memikirkan apa yang menjadi kebutuhanku." Batin ku tetap menyemangati diri ini .


Yuuuk ikuti terus Ceritanya jangan lupa like coment dan Subscrebe nya yaach 🥳🥳


__ADS_2