
''Hana kembali lah di bangku Mu ,'' suruh Harris. ''Jangan buat keributan ,'' lanjutnya lagi memperingatkan Hana.
Hana sebenarnya belum puas untuk menghina Alexa.Ia cemberut dan akhirnya kembali ke tempat duduknya semula.
Sintia yang melihat Hana cemberut ingin sekali tertawa,namun Ia tahan saat lengannya di senggol oleh Alexa.
Harris berdiri dari duduknya.Ia melirik sekilas ke arah Raymon,dan lalu bergantian ke teman-temannya yang lain.
''Terima kasih kalian semua sudah mau datang ke acara reuni ini ,'' ucap Harris sambil menatap satu persatu yang ada di ruangan itu.
''Ayo Kita bersulang untuk membuka acara ini ,'' lanjutnya lagi sambil mengangkat gelas berisi anggur.
Semua yang ada di sana mengangkat gelasnya.
Alexa menatap Raymon yang tidak mengangkat gelasnya.
''Kenapa Kau tidak mengangkat gelasMu ?'' tanya Alexa.
''Dia bukan temanKu,kenapa Aku juga harus mengangkat gelasKu ?'' sahut Raymon sambil balik bertanya.
Tomi tertegun,Ia menatap Raymon yang menyesap minumannya dengan secara perlahan.
''Harris melihatMu ,'' ucap Alexa saat matanya tidak sengaja menatap Harris yang menatap Raymon.
''Biarkan saja ,'' sahut Raymon tidak peduli.
Harris tersenyum kecut saat menatap Raymon yang duluan meminum anggur, tanpa ikut bersulang dengannya.
Harris langsung meminum habis anggur miliknya.Dan di ikuti oleh semua teman-temannya.
Harris kembali duduk di tempatnya.
''Sin,Aku ke toilet sebentar .'' Bisik Tomi di telinga Sintia.
__ADS_1
''Iya,cepat kembali ,'' suruh Sintia.
Tomi pun berdiri dari duduknya dan pergi menyelinap keluar dari ruangan untuk menuju ke toilet.
''Mau kemana pacarMu ?'' tanya Alexa sambil menatap pintu kamar.
''Ke toilet katanya ,'' sahut Sintia.
Tomi tergesa-gesa masuk ke dalam ruangan kembali.Tomi kembali duduk sambil sesekali menatap pintu kamar.
''Kau kenapa ?'' tanya Raymon saat melihat wajah ketakutan Tomi.
Tomi cuma menggelengkan kepalanya.
Raymon melihat gelagat aneh dari Tomi. Pasti ada yang di sembunyikan dari Tomi,pikir Raymon.
Raymon menyipitkan matanya saat tidak sengaja Ia melihat sudut bibir Tomi memar.Tapi Raymon pura-pura tidak melihatnya.
Tiba-tiba pintu kamar di buka dengan secara kasar.
''Waw,rupanya ada pesta di ruangan ini ,'' ucap Bos para preman.
''Mau apa kalian ? jangan ganggu pesta Kami ?'' hardik Coki sambil menatap tajam Pria-pria yang berdiri di depan pintu.
Pria-pria itu tertawa saat mendengar pertanyaan dari Coki.
''Tentu saja Kami akan bersenang- senang dengan para wanita di sini ,'' jawab Bos itu sambil terkekeh.
Semua Wanita yang ada di ruangan itu menatap takut pada pria-pria yang ada di depan sana.
Bos para penjahat menatap sekeliling ruangan untuk mencari keberadaan Pria yang sudah menabraknya tadi di depan ruangan hingga minuman yang Ia bawa jatuh berserakan di lantai dan terbuang sia-sia.
Bos itu tersenyum menyeringai saat menemukan target yang mereka cari.
__ADS_1
Sedangkan Tomi menundukkan kepalanya berharap Bos preman itu tidak melihat keberadaannya,tapi sialnya Bos itu sudah melihatnya.
''Apa itu teman kalian ?'' tanya Bos preman itu menunjuk di mana meja no dua yang mana Alexa dan teman-temannya berada.
Harris melihat di meja nomer dua.
''Mereka bukan teman Kami ,'' yang menjawab bukan Harris melainkan Coki yang menjawab.
Coki ingin melihat mereka akan melakukan apa pada Raymon dan teman-temannya.
Harris menatap Coki.Coki cuma menanggapinya dengan senyuman.
Bos para preman menuju meja no dua.
''Rupanya Kamu bersembunyi di sini ,'' ucap Bos preman itu tersenyum licik.
Tomi menelan salivanya dengan susah, Ia tidak berani menatap Bos preman itu.
Bos preman itu menatap Alexa dengan tatapan sulit di artikan.
''Oke Aku akan meloloskan kamu agar tidak mengganti rugi minuman Saya yang kamu tumpahkan,asal dengan satu syarat .'' Ucap Bos preman itu menjeda ucapannya.
Tomi mendongakkan kepalanya menatap Bos preman yang ada di depannya.
''Syarat apa ?'' tanya Tomi takut-takut.
''Ke dua gadis itu menemani Saya malam ini untuk bersenang-senang ,'' ucap Bos preman itu sambil menatap Sintia dan Alexa dengan tatapan mesum.
Tomi terkejut dengan syarat yang di ajukan oleh Bos preman itu.
Bos preman itu yang sudah tidak tahan ingin bersenang-senang dengan wanita cantik yang ada di samping Raymon, memutuskan untuk segera membawa Alexa.
Tangan Bos preman itu ingin memegang dagu Alexa,tapi tangannya lebih dahulu di cekal oleh seseorang.
__ADS_1
''Menyentuh Istriku sama saja kau mencari mati ,'' Ucap Raymon sambil mencengkram lengan Bos preman itu.
Bos preman itu bergidik ngeri saat melihat tatapan dingin nan menusuk dari Pria yang sedang mencekal lengannya.