
''Siapa Pria ini,kenapa tatapannya sangat mematikan ?'' tanya Pria Bos preman itu dalam hati.
Raymon melepas cengkraman tangannya yang mencengkram lengan Bos para preman.
Bos para preman tidak sadar Ia memundurkan langkahnya saat cekalan lengannya terlepas.
Bos Preman itu yang baru tersadar dari keterkejutannya kembali maju melangkah dan menatap penuh selidik Raymon.
''Bos,bukankah Pria ini cuma menumpang hidup pada keluarga istrinya ,'' bisik anak buahnya.
''Ya kau benar,dia bukanlah bos besar kita tak perlu takut dengan omong kosongnya .'' Kekeh Bos preman itu.
Bos preman itu lalu kembali mendekati meja di mana Raymon berada.
Tomi menundukkan kepalanya tidak berani menatap Bos Preman yang ada di depan mejanya.
''Hai bung jangan buat keributan di acara kami ,'' hardik Harris sambil berdiri dari duduknya.
Bos preman itu berbalik dan menatap Harris yang ada di meja no 1.
''Tak usah ikut campur urusanKu,Aku cuma ingin minta pertanggung jawaban Pria itu .'' Bos Preman itu mengertakkan giginya sambil menunjuk Tomi yang duduk di belakang nya.
''Silakan kau urus masalah itu di luar, jangan membuat teman-teman Saya takut .'' Seru Harris sambil menunjuk di mana pintu keluar berada.
Bos Preman itu tersenyum menyeringai. Bos Preman itu mengcode anak buah nya untuk membawa Tomi keluar.
Para anak buahnya yang mengerti membawa paksa Tomi untuk keluar dari ruangan itu.
''Jangan bawa Tomi ,'' cegah Sintia sambil menghadang para pria yang ingin membawa Tomi keluar dari ruangan.
''Minggir ,'' Salah satu Pria mendorong Sintia hingga Sintia membentur meja no Dua.
''Sudah Sin,biarkan mereka membawa pacar Mu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ,'' ujar Anggun sambil memegang lengan Sintia.
Sintia menatap nanar pada teman-teman nya yang membiarkan kekasihnya di bawa keluar.Tidak ada niatan teman-temannya untuk menolongnya.
__ADS_1
Sintia mengepalkan tangannya saat melihat teman-teman Prianya asik memakan hidangan di atas meja.
Sintia menghempas tangan Anggun dan berlari ke mejanya.
''Sin,kau tunggu di sini,Aku akan menolong kekasihMu itu .'' Ucap Raymon menghentikan langkah Sintia yang akan mengambil tas miliknya.
''Ha...Ha...Ha....,''
Semua yang mendengar perkataan Raymon menertawakannya.
''He Raymon,Kau akan menolongnya dengan cara apa ? Uang saja Kau tak punya,tak usah sok jadi pahlawan .'' Ledek Coki.
Albert tersenyum tipis sambil menggelengkan kepalanya melihat Raymon yang akan menjadi pahlawan kemalaman.
Mereka pun tahu siapa Bos Preman itu, Coki dan Albert saja tidak berani melawan Mereka yang notabenenya bisa berkelahi,apa lagi ini Raymon yang tidak mempunyai kemampuan apa-apa.
Raymon tidak mempedulikan ledekan dan tatapan menghina dari teman-teman Alexa.Raymon segera keluar dari ruangan.
''Berhenti ,'' suruh Raymon saat melihat Tomi yang di hajar oleh Bos Preman itu.
''Kalian bisa membicarakan ini baik-baik kan tidak perlu main pukul ,'' seru Raymon sambil membantu Tomi berdiri.
''Dia tidak tahu siapa Kita Bos ,'' Ucap salah satu anak buah Preman itu sambil tersenyum mencemooh.
''Saya tidak peduli siapa kalian , yang jelas kesalan dia cuma menumpahkan minuman kalian , kenapa kalian harus menghajarnya ?'' tanya Raymon menatap kesal Pria-pria yang ada di depannya.
''Dia tidak mau mengganti rugi minuman kami ,'' sahut Bos preman itu.
''Memangnya Dia harus mengganti rugi minuman kalian berapa ?'' tanya Raymon.
''200 juta ,'' jawab Bos preman itu tersenyum menyeringai saat melihat Re yang diam terkejut.
''Kau ingin memerasnya,'' kekeh Raymon sambil menggelengkan kepalanya saat mendengar nominal yang harus di bayar oleh Tomi.
''Minuman Ku itu,minuman yang paling mahal di hotel ini ,'' ucap Bos Preman itu.
__ADS_1
''Pelayan ,'' panggil Raymon saat melihat pelayan yang baru keluar dari ruangan sebelah.
Pelayan itu menghampiri Raymon.
''Iya Tuan,ada apa ?'' tanya Pelayan.
''Ambilkan Aku anggur yang paling mahal di hotel ini ,'' pinta Raymon.
Pelayan itu menatap Raymon dari atas sampai bawah,Ia ragu untuk mengambil anggur yang paling mahal di hotel ini.Ia takut pria ini tidak bisa membayarnya.
''Ayo ambilkan saja permintaan dia ,'' suruh Bos preman itu sambil tersenyum remeh Raymon.
Dengan wajah cemberut,Pelayan pun akhirnya terpaksa mengambilkan anggur yang paling mahal di hotel itu.
Bos preman itu pun penasaran buat apa Pria ini memesan anggur.
Selang beberapa menit pelayan itu datang lagi dengan membawa anggur yang paling mahal di hotel itu.
''Harganya berapa ?'' tanya Raymon sambil meminta anggur itu dari tangan pelayan.
''300 juta ,'' Jawab pelayan dengan terpaksa menyerahkan anggur itu ke tangan Raymon.
Raymon tersenyum menerima anggur itu,lalu Ia pun beralih menatap Bos Preman yang ada di hadapannya.
''Aku ingin tahu bagaimana dia bisa menjatuhkan botolmu ?'' tanya Raymon ingin mereka ulang adegan.
''Dengan senang hati Aku akan memperagakannya .'' jawab Bos itu bersemangat.
Bos preman itu menabrak Raymon dan anggur yang di pegang Raymon pun jatuh ke lantai.
Pelayan itu menatap nanar pada botol anggur yang pecah.
''Sudah impas kan ,kau malah memecahkan anggur seharga 300 juta .'' Ucap Raymon tersenyum pongah menatap Bos preman itu yang terdiam merutuki kebodohannya.
''Siapa Pria ini kejam sekali dia,lalu siapa yang akan membayar 300 juta ini .'' Batin Tomi sambil menatap Raymon.
__ADS_1