MENANTU YANG DIHINA

MENANTU YANG DIHINA
bab 5. mengajari dansa


__ADS_3

Sintia meletakkan satu cangkir kopi di atas meja di depan Raymon.


Tidak lama kemudian bunyi bel berbunyi, Alexa menatap Sintia yang sedang tersenyum sambil melangkah menuju pintu apartemen miliknya.


Sintia tersenyum saat membuka pintu apartemen miliknya dan melihat seorang pria berdiri di depan pintunya dengan membawa sebuket bunga mawar di tangannya.


Sintia tersenyum dan mengambil bunga mawar itu dari tangan kekasihnya.


''Terima kasih,ayo masuk .'' ajak Sintia sambil menggandeng tangan kekasihnya.


Sintia dan kekasihnya menuju di mana Alexa dan Raymon yang tengah duduk di kursi sofa.


Alexa menatap penasaran pada pria yang tengah di gandeng Sintia.


''Ale,kenalin ini kekasihku .'' ucap Sintia memperkenalkan pria yang ada di sampingnya.


''Hai perkenalkan namaku Frangki ,'' ucap Frangki sambil mengulurkan tangannya.


Raymon langsung menerima uluran tangan dari Frangki.


''Raymon,dan ini istriku Alexa .'' Sahut Raymon sambil memeluk istrinya yang ada di sampingnya dengan tangan kirinya,sedangkan tangan kanannya Ia gunakan untuk bersalaman dengan Frangki.


Setelah itu Raymon menarik tangan kanannya.Dan tidak membiarkan Frangki bersalaman dengan istrinya.


Sintia pun mengajak Frangki untuk duduk di sofa yang ada di depan Raymon dan Alexa.


''Sayang mau minum apa ?'' tanya Sintia setelah Frangki duduk.

__ADS_1


''Terserah sayang ,'' jawab Frangki sambil tersenyum menatap Sintia.


Sintia lalu bergegas masuk ke dalam dapur.


''Aku ingin menyusul Sintia ke dapur ,'' pamit Alexa berbisik di telinga Raymon.


Raymon cuma menjawabnya dengan anggukan kepala saja.


Alexa beranjak dari duduknya menyusul Sintia ke dapur,Ia penasaran dengan kekasih baru Sintia.Dan meninggalkan Raymon dan Frangki.


''Sin,sejak kapan kau berpacaran dengan pria itu ?'' tanya Alexa penuh selidik.


''Baru satu minggu ini sih .'' jawab Sintia sambil menuang air panas ke dalam cangkir yang sudah ada bubuk kopi,gula dan susu.


''Apa dia pria baik-baik ?'' tanya Alexa khawatir kalau pria itu cuma memanfaatkan temannya.


''Ya dia pria baik-baik ,'' jawab Sintia sambil mengaduk kopi susu yang ada di hadapannya.


''Oh ya Aku lupa ,'' sahut Sintia sambil keluar dari dapur.


''Dasar Sintia ,'' gumam Alexa sambil menyusul Sintia keluar dari dapur.


Setelah Sintia meletakkan minuman untuk kekasihnya di atas meja,Sintia pun duduk di samping Frangki.


Alexa kembali duduk di samping Raymon.


Raymon mengambil cangkir kopi yang ada di atas meja dan meminumnya dengan perlahan.

__ADS_1


Frangki pun melakukan hal yang sama dengan Raymon.


''Awas panas ,'' Sintia mencoba mengingatkan Frangki kalau kopi susu yang akan di minumnya masih panas.


Frangki merasa kepanasan di lidahnya saat kopi susu itu masuk ke dalam mulutnya.


Frangki pura-pura tidak kepanasan di depan kekasihnya dan sahabat kekasihnya.


Alexa dan Raymon menahan tawanya saat melihat wajah Frangki yang kepanasan saat meminum kopi susu itu.


''Ayo kita mulai belajar dansanya ,'' ajak Sintia sambil berdiri dari duduknya.


Frangki pun ikut berdiri dan menyusul Sintia yang berdiri di samping kursi sofa.


''Raymon kau perhatikan Aku dan kekasihku gerakan-gerakan dansanya, setelah itu kau bisa praktekkan dengan Alexa .''


Sintia memberi aba-aba gerakan sebelum memulai dansa.


Raymon memperhatikan ke dua orang yang ada di depannya dengan wajah yang serius.Raymon melihat ke dua orang yang ada di depannya seperti ingin berpelukan.


''Apa harus berpegangan di situ ?''tanya Raymon sambil menatap Frangki yang memegang pinggul Sintia,sedangkan tangan kiri satunya saling bertautan.


''Hmmm ,'' sahut Sintia yang juga memperhatikan Sintia dan Frangki yang sedang berdansa.


''Apa boleh ?'' tanya Raymon sambil menatap Alexa yang fokus menatap Sintia dan Frangki.


Alexa tersentak kaget dengan pertanyaan yang terlontar dari bibir Raymon.Ia pun memandang Raymon cukup lama.Pandangan mereka beradu, Alexa terhipnotis pada pandangan Raymon yang menatapnya lembut.

__ADS_1


Entah siapa yang mulai duluan bibir mereka saling bertautan tanpa peduli nantinya Sintia melihat mereka sedang berciuman.


''Ehemmm ,''


__ADS_2