MENANTU YANG DIHINA

MENANTU YANG DIHINA
bab 14. Di kira kartu palsu.


__ADS_3

''Pelayan tunggu ,'' suruh Albert saat melihat pelayan akan keluar dari ruangan.


Pelayan itu menghentikan langkahnya dan berbalik menuju di mana Albert berdiri di meja yang tidak jauh dari tempatnya berdiri.


''Iya Tuan,ada yang bisa Saya bantu ?'' tanya pelayan itu ramah menatap Albert.


''Ambil tagihan makanan di ruangan ini ,'' suruh Albert sambil melirik Alexa.


''Baik Tuan,tunggu sebentar .'' Sahut pelayan itu sambil berlalu pergi meninggalkan ruangan itu untuk mengambil tagihan makanan yang di pesan di ruangan itu.


Albert melirik sekilas Raymon yang terlihat masih tenang,sedangkan Alexa sudah gelisah di tempatnya duduk.


Alexa menyesali sudah datang ke acara reuni itu,karna sudah di pastikan dirinya akan menghabiskan seluruh tabungannya.


Tidak lama kemudian pelayan itu pun kembali masuk dengan membawa kertas tagihan yang ada di tangannya.


''Pria itu yang akan membayar semua makanan ini ,'' tunjuk Coki pada Raymon saat pelayan itu akan menghampiri meja mereka.


Pelayan itu tercengang,Ia ragu ingin mendekat ke arah di mana Pria yang memakai pakaian biasa tengah duduk di meja nomer dua.Pelayan itu lalu menatap di mana meja nomer satu di mana Pria-pria yang memakai jas berada.


''Iya pria itu yang akan membayar makanan ini ,'' ucap Albert yang mengerti keraguan di wajah pelayan.


Dengan ragu-ragu pelayan itu menghampiri di mana Raymon berada.


''Silakan Tuan ini tagihannya ,'' ujar pelayan itu sambil menyodorkan kertas tagihan makanan dan minuman yang ada di ruangan itu.


Dengan cepat Alexa mengambil kertas tagihan itu.Alexa terkejut dan menelan salivanya susah saat melihat nominal harga yang sangat mahal.

__ADS_1


Raymon segera mengambil tagihan itu dari tangan Alexa.dan tersenyum tipis saat melihat nominal harga yang ada di atas kertas itu.


''Oh cuma 500 juta ,'' ucap Raymon santai tanpa beban.


Alexa,Sintia,Tomi dan beberapa temannya tercengang mendengar Raymon mengatakan 500 juta tanpa terkejut.


Bagi Mereka 500 juta bukanlah hal yang sedikit.


Hana terkekeh saat mendengar Raymon mengatakan 500 juta.


''Pasti Dia akan memakai tabungan dari istrinya ,'' gumam Hana sambil menggelengkan kepalanya.


''Maaf Tuan,mau membayar pake cas atau pake kartu kredit ?'' tanya pelayan itu ragu-ragu dan mendapati gelak tawa dari semua yang ada di ruangan itu.


''Ha....Ha....Ha....,''


Raymon menghentikan gerakan tangan Alexa yang akan membuka tas miliknya,


''Bayar pake kartu kredit .'' jawab Raymon sambil mengeluarkan kartu sakti miliknya dari dalam dompet.


Semua tercengang saat Raymon mengeluarkan kartu hitam yang cuma di miliki oleh orang-orang tertentu saja.


''Tidak mungkin Dia memiliki kartu hitam itu,pasti itu kartu palsu ,'' gumam Albert yang tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.


Dua kali dirinya melihat kartu yang di pegang oleh Raymon,tapi dirinya bersikeras menyakini kartu itu kartu palsu.


''Pasti itu kartu palsu !'' teriak Hana yang menyadarkan semua orang dari keterkejutannya.

__ADS_1


''Ya...ya...,itu pasti kartu palsu,tidak mungkin pemilik bengkel kecil memiliki kartu hitam itu .'' Ucap Coki membenarkan ucapan Hana.


''Itu benaran kartu asli,Aku melihatnya tadi dia menggunakan kartu itu untuk membayar anggur yang harganya 300 juta .'' Ucap Tomi mengatakan yang sebenarnya.


''Omong kosong,Aku tidak percaya !'' teriak Coki.


''Begini saja kalau kalian memang tidak percaya,kita buktikan itu kartu asli atau palsu .'' Ucap Tomi.


''Baiklah bawa kemari mesin penggesek kartunya ,'' perintah Harris yang juga penasaran itu kartu asli atau palsu.


''Baik,tunggu sebentar .'' ujar pelayan itu sambil berlalu keluar dari ruangan untuk mengambil mesin penggesek kartu.


Pelayan itu pun masuk kembali ke dalam kamar bersama rekannya.


Pelayanan itu menerima kartu yang di sodorkan oleh Raymon.Pelayan itu lalu menggesek kartu hitam milik Raymon.


''Silakan Tuan masukkan nomor pinnya ,'' suruh pelayan itu dengan malas.


Dengan gerakan cepat Raymon memasukkan 6 pin ke dalam kartu penggesek itu.


Semua tercengang dan menatap tidak percaya saat kartu itu berhasil melakukan transaksi pembayaran.


''Ayo kita pergi,anggap saja Kita lagi sedekah .'' Ajak Raymon sambil mengajak Alexa untuk keluar dari ruangan itu.


Sintia dan Tomi menahan tawanya saat melihat mereka semua yang terbengong,dan mendengar saat Raymon mengatakan memberi mereka sedekah.


Mereka semua tersadar dari keterkejutannya saat Raymon mengatakan memberi mereka sedekah.

__ADS_1


Coki dan yang lainnya menggertakkan giginya menahan kekesalan mereka.


__ADS_2