
Malam hari di lantai 20 di hotel prima mulai ramai.
Harris dan Coki sebagai tuan rumah yang membuat acara menyambut kedatangan teman-teman semasa kuliahnya saat satu persatu datang ke ruangan yang ada di dalam hotel.
Mereka yang ada di dalam ruangan berbincang-bincang dan saling menanyakan kabar,menambah semakin ramai di dalam ruangan itu.
Sintia dan Tomi yang sudah berada di ruangan itu,tersenyum saat melihat kedatangan Alexa dan Raymon.
''Alexa...sini !'' teriak Sintia sambil melambaikan tangannya.
Semua yang ada di ruangan itu menoleh di mana Alexa berdiri di depan pintu masuk.
Alexa melambaikan tangan kirinya ke arah sintia,sedangkan tangan kanannya memegang lengan Raymon.
Alexa malam ini terlihat cantik dengan gaun berwarna hitam yang pas di tubuhnya.Riasannya pun tidak mencolok dan ala kadarnya saja.
Sedangkan Raymon hanya memakai kaos berwarna hitam di baluti jaket kulit, juga celana levis berwarna biru dan juga sepatu snaker.
Mereka seperti pasangan yang tidak cocok.Seharusnya Alexa yang cantik harus bersanding dengan Pria yang memakai jas.
Albert menatap Alexa tidak berkedib, ingin rasanya dirinya yang ada di samping Alexa,bukan pria sampah yang tidak berguna itu.
Alexa dan Raymon menghampiri Sintia dan Tomi yang duduk di pojok.
''Alexa,senang bertemu denganMu kembali ,'' ucap Gadis yang seumuran dengan Alexa menghadang langkah Alexa dan Raymon.
Alexa mau tidak mau menghentikan langkahnya.Dan mengerutkan keningnya sambil berpikir siapa gadis yang di depannya ini.
__ADS_1
''Alexa kau melupakanku ,'' rajuk gadis itu saat tak ada respon dari Alexa.
''Oh ya ampun,Kau Medina ,'' tebak Alexa.
''Ya Aku Medina ,'' sahut Medina sambil memeluk Alexa.
Alexa pun membalas pelukan Medina.
''Kau makin cantik saja Alexa,setelah tiga tahun kita tidak bertemu .'' Puji Medina sambil menepuk bahu Alexa.
Alexa tersenyum saat mendapat pujian dari Medina.
''Kerja di mana kau Alexa ?'' tanya Medina.
''Di kantor papa ,'' jawab Alexa. ''Kau sendiri kerja di mana ?'' tanya Alexa balik.
Medina lalu beralih menatap pria yang berdiri di samping Alexa.
''Siapa Dia ?'' tanya Medina melirik Pria di samping Alexa.
Alexa menoleh dan tersenyum menatap Raymon yang berdiri di sampingnya.
''Perkenalkan ini Raymon,suami Ku .'' Alexa memperkenalkan Raymon kepada Medina sahabatnya.
''Oh Suami Kamu,kerja apa Dia ?'' tanya Medina sambil menatap remeh penampilan Raymon.
''Dia bekerja di bengkel .''Bukan Alexa yang menjawab melainkan Coki yang menjawab pertanyaan Medina.
__ADS_1
Medina dan Alexa menoleh,dan melihat Coki yang berdiri di dekat meja.
Semua yang mendengar jawaban dari Coki,menatap remeh dan rendah suami Alexa.
''Pria sampah seperti dia pasti hanya mengincar harta Alexa saja ,'' bisik teman Alexa yang bernama Hani.
''Iya kau benar Hani,tapi sayang cewek secantik Dia hanya memiliki suami yang tak berguna ,'' timpal Sari sambil menatap remeh Raymon.
''Lihat penampilannya memalukan sekali ,'' ucap Giska sambil menatap penuh ejekan.
Dan masih banyak lagi ejekan yang di dengar di telinga Raymon.
Raymon masih terlihat santai setelah mendengar teman-teman Alexa yang mengejek penampilannya.Ia masih terima kalau semua teman-teman Alexa menghina dan mengejeknya,asalkan jangan istrinya yang di hina.
Coki tersenyum sinis saat memandang Raymon,Ia senang Raymon di hina dan diremehkan oleh teman-temannya.
Harris menggelengkan kepalanya saat semua teman-teman nya yang menatap remeh Raymon.Harris sebenarnya sudah mewanti-wanti Coki agar tidak mengusik Raymon.Harris trauma dengan mencari gara-gara dengan Raymon.Cukup usaha yang di rintis olehnya bangkrut,Ia tidak mau berdampak pada perusahaan papanya jika dia menyinggung Raymon.
''Sudah Ayo kalian duduk dan nikmati acara pestanya ,'' lerai Harris dan menarik Coki untuk menjauh dari mereka.
Raymon dan Alexa duduk di kursi yang tidak jauh dari Sintia.
''Kenapa Kau menarikku kesini,Aku belum puas menghina pria rendahan itu .'' Geram Coki yang tidak terima dirinya di seret menjauhi Raymon dan Alexa.
''Aku sudah peringatkan Kamu,jangan ganggu dia .'' ingat Harris.
''Aku tidak takut,dan Aku tidak percaya dengan apa yang kamu ucapkan .'' ucap Coki sambil berlalu pergi.
__ADS_1
''Terserah, yang penting Aku sudah memperingatkan kamu .'' ujar Harris sambil menggelengkan kepalanya melihat Coki yang keras kepala.