Mengapa Harus Dia

Mengapa Harus Dia
jangan bertanya


__ADS_3

dengan langkah pelan,airina mengikuti Alex masuk kedalam sebuah restoran .


ia jadi heran mengapa hanya mereka berdua yang berada dalam restoran yang begitu mempesona.


beberapa lampu kristal yang di gantung di langit-langit,terdapat di dinding yang saling berhadapan beberapa lukisan khas Eropa.


di sudut ruangan tampak beberapa patung ,


yang menambah kesan elegan dan mewah.


saat pertama masuk harum bunga mawar berpadu dengan bunga tulip menyambut


menambah kesan romantis.


Alex berjalan di depan sementara airina mengikuti dari belakang dengan malu-malu.


mereka menempati tempat yang berada di sebelah barat dekat jendela kaca.


dengan gaya yang angkuh ia memandangi airina tanpa berkedip,seakan mangsa yang siap di terkam,airina merasa sepertinya detak jantung saat itu sudah berhenti,tatapan yang seakan mau menerkamnya,membuat suhu tubuhnya terasa lebih meningkat,panas dingin.


sesaat kemudian,Alex mengangkat kedua tangannya menepuknya beberapa kali.seperti dalam film romantis, seorang pelayan muncul


tersenyum lalu membungkukkan badan memberi hormat kepada Alex,


"kami siap melayani tuan muda Alexander Ferguson,suatu kehormatan bagi kami melayani orang seperti anda.


"baiklah,semua yang ku minta apakah sudah kau persiapkan...?


tanyanya dengan nada yang datar,


"sudah tuan,,kami sudah menyiapkan semuanya.


selesai berkata demikian kepala pelayan itu mengangguk beberapa kali kearah resepsionis,


munculah beberapa pelayan lain membawa hidangan istimewa yang belum pernah di cicipi atau di lihat oleh airina.


airina sampai terbengong-bengong,tanpa sadar ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya,


"oh God,inikah makanannya orang kaya,,,?


wah, ini pasti mahal,lalu siapa nanti yang akan bayar,,? ia menunduk pelan membuka dompetnya yang lusuh di atas pangkuannya,


"aduh Mak,gimana ini,mana uang aku tinggal 20 ribu,terus,minumnya juga...mati aku,,alamat di lempar keluar ini,,,..


wajah yang kelihatan cemberut,kedua tangannya di bawah meja,membuat Alex meliriknya sekilas kemudian ia mulai bertanya..


"apa yang kau pikirkan ,heeh.mengapa mukamu seperti di tekuk begitu,,,aku tau apa yang kau pikirkan.tapi tenang saja ,aku yang bayar semuanya,bukankah aku pernah bilang padamu jangan banyak tanya,aku tak suka ".


ucapnya tegas ,kedua lutut airina terasa gemetar,tubuhnya terasa berat tetapi bagaimana bisa ia melawan Alex .


"enak saja,main bawa anak orang,memangnya aku ini mainan ya,,huhft.

__ADS_1


ucap airina membatin ,sambil menghembuskan nafasnya beberapa kali,


"tuan sebenarnya aku...


dreet,dreet,dreet,....


berulang,ulang,membuat Alex semakin kesal,baru saja mendengarkan ucapan airina,terusik gara gara bunyi ponsel airina.


"mulai detik ini juga ,buang hp butut milik mu,aku tidak mau melihatnya lagi.


"maaf tuan,eh,Alex maksudku,itu tadi ada pesan dari paman aku, menanyakan keberadaan aku,karena sudah dua hari aku belum menghubungi mereka,,aku minta maaf jika itu mengganggumu.


"sebentar lagi, kita akan menemui orang tuamu aku ingin kau menikah denganku..


"a,ap,paa,,,menikah? tuan ,aku,,,


"diamlah,aku tidak suka di bantah,dan lagi jangan pernah membantah dan terus bertanya,..


airina ingin menangis,air mata nampak di pelupuk kedua matanya.


Alex , beralih memandangi wajah airina dengan intens,ia tau airina pasti ketakutan dengan sikapnya itu,tapi ia harus tegas jika ingin mendapatkan gadis itu,


di hatinya ada perasaan aneh yang mulai menjalar dalam relung hati terdalam.


sebenarnya niat hati ingin mengerjai gadis itu,tapi entah mengapa,kala melihat wajah polos dengan bibir pink menggemaskan itu, membuatnya seakan di lema ada perasaan dendam,dan perasaan tak ingin melepaskan.


jika di pikir pikir,selama ini Alex sering gonta-ganti pacar,ia berpikir bahwa mereka hanya mencintai uangnya saja.dan juga tidak pernah ia merasakan perasaan dan emosi yang sama seperti pada gadis di depannya ini.


ia menunduk,meremas kedua tangannya.


melihat gadis itu menangis, perasaan Alex tersentuh,ada rasa tak tega melihat air mata airina mengalir di pipinya.


perlahan di ulur kan tangannya,membelai kepala airina dengan lembut,gadis itu mengangkat kepalanya pelan sambil mengusap air matanya,Alex berusaha tersenyum,,untuk menenangkan gadis itu.


"apa,kata kataku , menyakitimu,,,?


baiklah,aku minta maaf,..


gadis itu hanya mengangguk pelan.


"hapus air mata mu,ayo kita makan..hmm,


enak saja,tadi marah,habis itu minta maaf,saraf kali ya,,,


batin airina dalam hatinya..ia pun berusaha tersenyum.


saat makan airina kesulitan , menggunakan garpu dan pisau untuk mengiris daging steak.


Alex yang melihat hanya tersenyum,lalu berdiri di sampingnya, memeluk dari belakang ,membantu airina mengiris steak .


airina merasa jantungnya seakan melompat keluar,ia dapat merasakan detak jantung Alex,yang memeluknya dari belakang.

__ADS_1


ada perasaan aneh yang menjalari sekujur tubuhnya.


setelah selesai,Alex kemudian duduk kembali,lalu meneruskan makan,


di atas meja masih ada beberapa hidangan istimewa lainnya.


airina ingin menambah makan,tapi perutnya sudah tidak bisa menerimanya lagi.


"mubadzir,boleh di bungkus tidak yaa,,


"apa yang kau pikirkan,,,?


"anu ,tuan,eh,maksudku Alex,,itu..


tangannya menunjuk hidangan yang masih tersedia di atas meja,


"boleh,di bungkus,,,


agak takut ia berkata,kerongkongannya serasa kering,susah untuk menelan..


Alex memicingkan matanya,..


"ehem,jangan lakukan hal yang membuatku malu,,,memangnya,siapa yang mau kau kasi makan,bukankah kau tinggal sendiri,,,


"lakukan apa yang ku katakan,mulai sekarang kau ,,,,,hanya boleh mengikuti perintahku saja,dan jangan lupa kau harus menikah dengan ku.


Airina terdiam,tak mampu menjawab semua perkataan Alex,ia heran tidak biasanya ia seperti ini,tapi mengapa ketika berhadapan dengan pria di depannya,seakan ia mati kutu.


selesai makan ,Alex melirik ke arah resepsionis, beberapa orang pelayan nampak membawa hidangan penutup,semacam kue tart,berwarna pink,Alex segera mengambil pisau lalu memotongnya,mengambil potongan tersebut,menyuapi airina,,


masih dalam keadaan bingung,ia membuka mulutnya,saat mengunyah,ada yang mengganjal,airina memasukan kedua jarinya,mengeluarkan isinya,ternyata,sebuah cincin berlian berkilau,,,


ia memandang Alex, seketika Alex berlutut di depannya,,,


"are you marry me,,,?


apakah kau bersedia menikah denganku...?


tatapan itu tampak berbeda,begitu indah,begitu manis,airina seperti terhipnotis,,


Alex memberi kode dengan mengedipkan sebelah matanya,,airina dengan cepat mengangguk,,"ya,,aku mau...


"thanks baby,,,aku senang sekali,,


tiba-tiba,,Kilauan Blitz kamera,menyilaukan mata,, beberapa orang wartawan tiba-tiba sudah hadir di situ,,,menghunjam mereka dengan pertanyaan bertubi tubi...


airina masih bingung,,apa yang sebenarnya di rencanakan tuan Alex,,


sesaat kemudian mereka berdua di wawancarai,rupanya ,tanpa airina sadari,Alex sudah mengundang wartawan untuk meliput acara lamarannya itu,,


berita langsung tersebar,putra pemilik perusahaan raksasa Ferguson star compani,Alex Ferguson akan menikah ,siapakah gadis yang beruntung itu...

__ADS_1


__ADS_2