Mengapa Harus Dia

Mengapa Harus Dia
salting


__ADS_3

mobil yang membawa keduanya,melaju ke sebuah vila,setelah menempuh perjalanan hampir satu jam.


terletak di puncak,dengan pemandangan yang


sangat indah,bangunan villa yang sangat megah,di kiri kanannya terdapat pohon Cemara,


ada air mancur di depannya,dan di sisi kiri dan kanan membentuk jalan masuk di tampak bunga bunga yang bermekaran,dengan warna-warna yang cerah .


hamparan persawahan penduduk terlihat jauh di sana,udara sejuk berhembus perlahan


menerpa dedaunan..


airina di buat takjub dengan pemandangan yang sungguh mempesona,


ia tak berhenti tersenyum memandangi pemandangan alam yang sangat indah,


Alex sejenak melirik ke arahnya,melihat senyum gadis itu ,entah mengapa hatinya merasa senang tanpa sadar senyum mengembang di bibirnya,


sopirnya yang melihat mereka berdua,seketika mengalihkan pandangannya,ia takut di marahi sang bos.


"ehemm,tuan kita sudah sampai,,"


ucapnya dengan nada agak takut,pria paruh baya itu,baru pertama melihat tuan Alex seperti terhipnotis dengan gadis yang belum lama di kenalnya itu.


seketika Alex tersadar dari lamunannya,,


"heehmm,kenapa gak bilang dari tadi sih pak?


mau saya pecat ya...


seketika pria itu terkejut ,


"maaf tuan,maksud saya hanya sekedar mengingatkan,"


ucapnya agak takut.


"ya sudah,cepat bukakan pintu cepat!


dan setelah ini kamu boleh pergi,nanti saya kasih ongkos taksinya..


"apa tuan tidak apa-apa kalau saya tinggal?


"eh pak,saya ini bukan anak kecil,gimana sih,


ya udah uangnya nanti saya transfer.


"baiklah kalau begitu,saya permisi dulu tuan..


sejenak pria itu menoleh ke arah airina,


"non,saya permisi dulu...


airina hanya menganggukkan kepalanya,


"iiya,,pak,,silahkan...


ucap airina memandangi pria paruh baya


tadi .


.setelah sampai di depan vila mereka sudah di sambut oleh beberapa orang pelayan


yang sudah berjejer rapi,bak menyambut sang raja.


selamat datang tuan Alex,kami siap melayani anda..ucap mereka membungkuk..


"kalian jangan datang kalau tidak saya panggil.

__ADS_1


ucapnya,kali ini dengan nada tegas .


"baik tuan..


ucap Alex sambil memeluk pinggang ramping airina,sementara itu ,airina sendiri tak tau apa warna wajahnya sekarang,kedua pipinya terasa panas,ia jadi salah tingkah di peluk Alex.


"oh ya,perkenalkan,,calon istri saya,namanya airina,kalian harus mengikuti semua perintahnya dengan baik.


"saya tidak mau mendengar keluhan apapun dari bibirnya,karena kalau itu sampai terjadi,kalian akan tau sendiri akibatnya..


paham..!!


terlihat raut kecemasan dari wajah mereka,,takut ada yang salah.


serempak terdengar jawaban..


"siap tuan kami akan bekerja sebaik-baiknya..


"kalian boleh bubar sekarang juga..


"baik tuan..


setelah selesai berbicara dengan pelayannya,


Alex tersenyum menatap wajah airina,


gadis itu jadi salah tingkah,menatap netra kedua mata pria di depannya.


perlahan kedua tangannya menggenggam tangan gadis itu,,mengajaknya berkeliling ruangan di dalam vila.


perasaan tak menentu,airina semakin deg degan,ia takut ada yang akan terjadi antara mereka berdua.


Alex menariknya menaiki tangga,kemudian ia membuka salah satu pintu yang terletak sebelah kanan,


jantungnya semakin berdegup kencang,


kamar yang mereka masuki sangat luas,


ada tempat tidur yang besar di dalam ruangan nuansa putih itu,tergantung beberapa potret jadul.


Airina Memandang ke sampingnya,Alex sudah tidak ada,tak lama kemudian terdengar bunyi gemericik air dari arah kamar mandi


rupanya ia sedang mandi,sementara itu airina yang menunggu di luar jadih salah tingkah


pikirannya melayang membayangkan sesuatu yang romantis,


tiba-tiba,ia memukul kedua pipinya sendiri pelan,,


"aku harus sadar ,,,jangan banyak mikir yang enggak enggak airina,,amit amit..idih..


tanpa ia sadari,Alex sudah berdiri di depan pintu kamar mandi ia heran dengan tingkah gadis itu,,


"ada apa,,kamu nggak lagi mikir yang tidak tidak kan?


ucapnya pelan,airina sontak terkejut,


"aaaa,bisa tidak keluar kamar mandi itu pake baju?


ucapnya sambil menutup mata dengan kedua tangannya.


"apaan sih,biasa aja kali,saya kan baru abis mandi,kamu aja yang kepikiran sembarangan.


"tapi tuan bisa cepat menghilang dari hadapan saya tidak,,please jangan nodai kedua mata saya yang masih suci ini..


"biasa aja dong,ya sudah aku pakai baju.


tanpa pikir panjang airina yang sedang menunduk,melihat handuk yang tadi di pakai Alex terjatuh di lantai,,

__ADS_1


"aduh,,,tuan jangan lepas handuknya,


"hei,memang kamu pikir saya ini apaan..


nih lihat,


buka mata kamu ,


perlahan airina membuka kedua matanya dengan agak takut..


rupanya apa yang ia pikirkan tidak menjadi kenyataan


"oh,eh maaf saya hanya sedikit gugup saja ,mm maksud saya kita tidak ngelakuin hal yang aneh kan ?


"memangnya apa yang kamu pikirkan?


tanya Alex, penasaran,ia heran dengan reaksi gadis itu.


yang menurutnya amat berlebihan.


airina menatap pria di depannya,


rambutnya yang masih basah ,ia memakai baju kaos dan celana jeans panjang yang menampakan bentuk tubuhnya yang atletis.


tanpa sadar airina menelan ludah,


Alex tiba tiba sudah berdiri di sampingnya,


"sekarang giliran kamu mandi,saya sudah perintahkan pelayan untuk menyiapkan pakaian kamu,


saya tunggu kamu di bawah,,oke? ada yang mau saya tunjukkan kepada kamu.


ucapnya sambil berjalan keluar ,lalu menutup pintu,


airina jadi salah tingkah ia tanpa sadar tersenyum sendiri...


"aduh malu maluin belum apa apa pikiranku ini sudah berkelana,,,


ia jadi malu jika harus melihat wajah tampan itu lagi,,


bergegas ia masuk ke kamar mandi,dan beberapa saat kemudian ia sudah selesai mandi,setelah keluar ia terkejut,di atas kasur sudah tersedia pakaian untuk dirinya,semuanya lengkap ada beberapa pelayan yang turut serta membantunya berhias


setelah selesai berpakaian mereka memakaikan riasan yang natural di wajah polosnya nan cantik,perlahan airina memandangi wajahnya di cermin,cantik seperti bukan dirinya,


gaun yang dikenakan ,sangat pas di tubuhnya,berwarna merah maron sangat sesuai dengan kulitnya yang putih mulus,ia memakai heels warna senada,sungguh pas dengan kakinya yang jenjang.


saat semua sudah selesai airina perlahan menuruni tangga,ia berjalan pelan karena


tak terbiasa memakai heels.


saat terlihat Alex terpana ,dengan kecantikannya,dia sangat terpesona dengan kecantikan natural gadis itu.


airina terlihat seperti seorang peri,,


tampak anggun dalam balutan gaun itu,


dia tampak berbeda dengan penampilannya saat pertama masuk ke vila tadi,


mungkin karena sikap dan cara berpakaiannya yang sederhana.


sekali lagi di pandangi Alex membuat airina salah tingkah.


ia tak menyangka ,gadis yang bernama airina ini sangat cantik.


Alex kemudian bangkit dari duduknya,ia cepat menghampiri gadis itu,memegang tangannya


lalu mengajak airina keliling di sekitar villa.

__ADS_1


__ADS_2