Mengapa Harus Dia

Mengapa Harus Dia
bucin pagi


__ADS_3

airina terbangun saat ia merasakan ada pelukan tangan kekar yang memeluknya erat dari belakang,ia berusaha keras melepaskan pelukan itu,tapi saat berbalik melihat wajah suaminya, ia mengurungkan niatnya untuk melepaskan pelukannya.


jujur saja ada rasa damai dan tentram yang ia rasakan saat ini,airina membalikan tubuhnya perlahan,kini ia sudah tidur berhadapan dengan sang suami yang tengah tertidur pulas.


airina menatapnya,wajah pria yang sudah menjadi suaminya ,pria yang banyak di kagumi para gadis cantik.


dokter sekaligus pengusaha sukses yang mencuri perhatian semua orang.


ada rasa bangga dan senang dalam hati,ia merupakan satu satunya wanita yang beruntung menikahi pria tampan di depannya,siapa lagi kalau bukan Alexander Ferguson,idola kaum hawa.


airina tak menyangka bahwa pria yang dahulu ia benci kini sudah menjadi suaminya,pria dingin itu kini ada di depan mata.


airina tersenyum sendiri,ia tak merasa bosan menatap wajah tampan itu.


perlahan tangannya memegang kedua pipi Alexander,bibirnya yang seksi ,hidung yang mancung dan alis yang tegas hitam ,benar benar menggoda wanita.


tanpa sadar ia berucap, walaupun pelan,tapi ia tidak tau kalau alex mendengarnya,Alex tak ingin membuka matanya,ia berusaha tetap tenang mendengarkan isi hati sang istri.


"i love you ...Alex,aku sayang kamu.."


"i love you too darling"


jawab Alex sambil membuka kedua matanya pelan,dengan aura menggoda, ia tersenyum penuh cinta menatap istrinya yang sudah membalikan badannya dengan cepat sambil menutup kedua matanya dengan tangan.

__ADS_1


Alex dengan cepat meraih tubuh istrinya,ia kemudian memeluk tubuh mungil itu yang kini sudah tidak bisa pergi karena di peluk dengan begitu mesra.


"aku cinta kamu ,airina, istriku yang paling cantik,aku sayang kamu,,"..


ucap Alex dengan tatapan mata yang penuh cinta,ia mencium puncak kepala sang istri,kini Alex maklum ,akan kekhawatiran istrinya yang mencintainya .


kemudian ia mengangkat wajah airina,lalu dengan perlahan ia me***"""m bibir pink menggemaskan yang dari tadi sebenarnya ingin di lum**"""nya.


airina yang masih.kaku dalam hal ciuman di bimbing oleh sang suami,airina sangat menikmati ciu****an yang penuh menggairahkan,ia seperti terhipnotis oleh olehnya,dengan pelan ia pun membalas ciuman dengan penuh gairah.


tanpa menunggu lama, pakaian yang mereka kenakan sudah berserakan di lantai,yang terdengar hanya Des""""'",dan napas yang memburu kenik"""""'an .


setelah selesai, keduanya tidur dalam satu selimut,airina memeluk suaminya penuh cinta.


airina segera bangun kemudian menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya lalu setelah selesai ia kemudian mengganti pakaian dengan pakaian yang lebih santai,celana pendek jeans warna biru dan baju kaos warna putih, ia kemudian memakai riasan natural dan menguncir rambut nya yang hitam lebat,hingga terlihatlah lehernya yang putih jenjang.


karena lapar ,ia memutuskan memesan makanan,


airina sarapan pagi dengan seporsi nasi goreng,tanpa membangunkan Alex,ia kemudian bergegas membereskan semua perlengkapan malam sebelum tidur bersama suaminya.


Alex menambah jadwal mereka menginap hingga tiga hari kemudian setelah airina selesai sarapan gadis itu keluar dari kamar hotel,ia berencana , jalan jalan di sekitar hotel.


sebelum pergi airina duduk di tepi tempat tidur,ia menatap suaminya, kemudian

__ADS_1


saat airina tengah berbalik ia merasakan sebuah pelukan hangat ,ia berbalik dan saat melihat suaminya ia kemudian memeluk suaminya,sementara Alex ia sangat mencintai airina,keduanya kemudian kembali ber**"""man dan......kemudian yang terdengar hanya hembusan napas yang memburu.


tangan Alex m mulai menelusuri setiap jengkal tubuh sang istri,membuat airina merasakan sensasi yang luar biasa,yang tidak bisa di tolak,keduanya kemudian kembali menuntaskan ga***irah di pagi hari.


Alex kemudian mengecup puncak kepala sang istri,ia merasa sangat puas , mendapatkan istri seperti airina,dalam hati Alex ada rasa bersalah telah meninggalkan istrinya dan pergi menemui mantan pacarnya.


Alex berjanji dalam hati ia akan berterus terang akan hal itu pada istrinya ,dan berusaha untuk tidak lagi menemui Sheila.


"sayang,aku ,minta maaf,tadi pergi tanpa kasi tau kamu,,maafin aku ya..."


ucap Alex sambil membelai pipi istrinya.


sementara airina hanya tersenyum ia tidak begitu paham apa yang Alex maksudkan,karena airina sudah berjanji untuk dirinya sendiri,kalau ia tidak akan meminta lebih pada Alex,cukuplah di cintai olehnya itu sudah membuatnya lebih bahagia daripada harus mencampuri urusan suaminya yang sangat sibuk.


"aku tidak apa apa sayang,yang penting kamu terus terang,,kalau memang ada urusan penting tidak masalah bagiku"


ucap airina,membuat Alex senang,ia tau mungkin airina untuk saat ini masih bisa bicara seperti itu karena airina belum mengenal siapa Sheila,jika airina tau maka akan lain jadinya.


"makasih sayang,kamu pengertian sekali,aku berjanji akan setia sama kamu,,"


Alex menatap wajah istrinya dengan penuh cinta ,dan airina pun sama.


ia begitu bahagia,rasanya tidak ada hal yang lebih membahagiakan dirinya selain cintanya pada Alex sama dengan Alex mencintainya.

__ADS_1


keduanya kemudian kembali tertidur pulas,setelah selesai mandi,Alex merasa sangat bahagia ia masih ingin berlama lama memeluk sang istri .


__ADS_2