
airina sedang melayani pelanggan di toko kelontong milik paman Dani ,ketika tiba tiba,sebuah mobil sedan warna silver,berhenti tepat di depan toko.
dua orang pria memakai jas hitam dan kacamata ,keluar seperti di komando lalu mempersilahkan airina masuk kedalam mobil.
tak berselang lama ,airina kembali keluar dari mobil dan kembali masuk setelah mengambil tas kecil miliknya dari dalam toko,serta tak lupa meminta ijin kepada pamannya.
kurang dari lima menit kemudian, mobil sedan warna hitam kembali singgah,kali ini yang keluar adalah Alex.
memakai kemeja warna biru yang lengannya di gulung ke atas,sorot mata yang tajam dan berkelas ,menambah ketampanan yang sudah terlihat dari lahir.
alex memang membuat para wanita bertekuk lutut tak berdaya di hadapan dirinya.
bahkan beberapa pegawai di toko paman Dani,sampai melongo melihat alex berjalan keluar dari mobil.
saat memasuki toko ,Alex bertanya kepada salah satu pegawai yang ada di situ.
"apa,,,airina ada,,di tempat?
kebetulan saat itu Tanti melihatnya,ia juga mengenal Alex.
"maaf tuan Alex,airina di bawa pergi seseorang,,
Alex terkejut,bagaimana bisa gadis itu pergi tanpa meminta izin darinya,sungguh benar benar keterlaluan..
"apa kau tau ,siapa dia,,?
"saya tidak tau,yang saya tau airina di panggil masuk kedalam mobil,kemudian dia balik lagi setelah sebelumnya berbicara dengan seseorang di dalam mobil.
keningnya mengerut ,Alex mulai berpikir dengan siapa gadis itu pergi,,
"baiklah kalau begitu, terima kasih.."
betapa kesalnya Alex,jika ketemu gadis itu ,ia pasti akan memarahinya,dia harus membayar mahal atas apa yang sudah dilakukannya,
gadis itu harus di hukum,karena sudah merusak mood yang baik hari ini.
padahal rencananya,Alex ingin mengajak airina bertemu dengan kedua orangtuanya di kampung,baru saja hati Alex merasa ada kebahagiaan,mengapa harus seperti ini,ia jadi tidak mengerti.
Alex dengan kesal melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi,tiba tiba ia teringat bahwa ia dapat melacak keberadaan gadis itu melalui ponselnya.
mobil menepi di samping jalan,Alex dengan cepat mengecek keberadaan airina.
setelah di teliti,ternyata airina berada di rumah Alex.
Alex memacu mobilnya dengan kecepatan sedang,menuju ke rumahnya,sesuai dengan titik keberadaannya.
sesampainya di rumah,Alex masuk dengan mendorong pintu depan dengan kasar,ia ingin berteriak,tapi saat pintu terbuka,alangkah terkejutnya Alex,saat melihat pemandangan di depan matanya,
ada banyak orang di dalam rumah sepertinya ada sesuatu yang tengah terjadi,dan yang paling membuatnya merasa heran,saat matanya tertuju pada gadis yang membuatnya hampir gila dan hampir kehilangan akal sehatnya adalah airina yang
memakai baju kebaya pernikahan .
tanpa menunggu lama ia bergegas mendekati gadis itu, memegangi kedua tangannya lalu membawanya menjauh dari situ.
"apa yang kau lakukan ,Rin ? kau ,akan menikah ? dengan siapa ,katakan padaku!
wajah pria itu memerah karena menahan gejolak perasaan yang tidak bisa di tahan.
__ADS_1
ia hanya tidak habis pikir, bukankah airina adalah calon istrinya,dan ini adalah rumahnya
siapa yang akan menikah?
lagipula dirinya sendiri belum memberitahukan hal ini pada kedua orang tuanya, sebenarnya apa yang terjadi?lalu dengan siapa airina akan menikah bukankah di rumah ini hanya dirinya dan Raditya,anak laki-laki dalam keluarga Ferguson,kalau papanya sangat tidak mungkin.
lalu siapa,bukankah tidak mungkin kalau dirinya yang akan menikahi gadis ini sekarang?
berbagai pertanyaan berkecamuk dalam hatinya,membuat Alex melepaskan tangan airina dengan kasar,ia mengusap rambutnya dengan kasar.
airina diam diam tersenyum,melihat Alex yang sudah seperti orang kepanasan,
sementara itu,mama Rita dan papa Andrew,hanya melihat dari lantai atas,dengan senyum senyum saja,mereka yakin,kali ini Alex tidak bisa menghindar lagi,
Alex memandang ke sekeliling ruangan mencari keberadaan orang tuanya,ia yakin yang paling tau semua ini adalah mamanya,
ia menaiki tangga,sambil memanggil manggil mama Rita.
"mama,,,ma,,mama,,
"anak mama udah datang? kamu dari mana saja saya sayang...
mama Rita dan begitu juga papa Andrew,seakan tidak menghiraukan kegelisahan putranya.
"ma,siapa yang menikah ,di rumah kita? dan kenapa bisa ada airina dengan kebaya pernikahan..?
mama Rita ,mulai paham rupanya Alex tidak jauh bedanya dengan papa Andrew,suaminya
bule yang satu ini kalau sudah bucin bisa bisa bucinnya tingkat dewa.
sama seperti ayahnya,dulu waktu masih menyukai mama Rita.
"come on mam please,...siapa pengantin pria nya,,,
"what do you mind? siapa lagi kalau bukan saudara kamu Raditya....
ungkap papa Andrew,dengan santai padahal sebenarnya ia juga ingin tertawa,begitu juga dengan mama Rita.
tatapan Alex berubah begitu mendengar Raditya saudaranya yang akan menikahi gadisnya.
"di mana dia...?
tanya Alex,ia melihat ke arah lantai satu,
mama Rita dan papa Andrew sudah tidak dapat menahan tawanya.
"sedang bersiap siap untuk menikah ,apalagi..?"
ucap papa Andrew dengan santainya,membuat Alex tambah geram, bisanya mereka sesantai ini padahal mereka belum tau siapa yang akan di nikahinya.
"no,no,no,ma,pa....batalkan pernikahan ini,,,
"memangnya kenapa? apa kamu tidak bahagia melihat Raditya menikah...?
"bukan ma,aku justru senang kalau dia menikah,tapi,jangan airina,,mengapa harus
dia?
__ADS_1
"kalau begitu harus siapa,kamu? mana calon istrimu itu? ayo katakan pada mama dan papa sekarang"
"aduuh,please ma belum saatnya,kok jadi begini sih,,,
"apanya yang begini,memangnya kamu sudah punya calon istri?"
ucap papa Andrew dengan logat ala bule nya.
"sudah pa,ma,tapi belum sempat aku kenalin ke kalian, pokoknya belum waktunya,aku masih cari waktu yang tepat"...
"kayaknya mama pernah lihat deh,airina ,tapi di mana ya,pa,, sebelumnya,,ah,,mama lupa sih"
kembali mama Rita mencoba membuat Alex kepanasan.
dalam hatinya mama Rita tertawa,rasain kamu anak nakal,akhirnya kena batunya juga.
baru kali ini Alex terlihat hampir gila gara gara seorang gadis ia kehilangan kendali,memang benar seseorang kalau sudah jatuh cinta bisa berbeda jauh dengan sifat aslinya.
"ma,pa,please,jangan nikahkan airina dengan Raditya,please,,,maafin aku ma,pa..dia itu calon istri aku...aku cinta dia,aku sayang dia.."
mama Rita jadi terharu,melihat putranya yang keras kepala itu berubah mencair sikapnya,ia sangat berterimakasih kepada gadis yang sudah merubah sifat anaknya menjadi lebih baik.
"oh,jadi dia calon istri kamu?mengapa baru sekarang kamu katakan? kenapa tidak kamu bawa dia ke rumah..padahal mama sama papa sudah menunggu ,sudah beberapa bulan ini,kamu seperti menghilang,,
mama Rita menoleh ke sampingnya,papa Andrew mengangguk pelan.
mereka tak tega,melihat putranya sampai seperti ini,Alex menitikkan air mata..
wow,benar benar luar biasa,padahal sejak kecil Alex jarang seperti ini ,sampai sekarang baru pertamakali kedua orangtuanya melihat Alex menitikkan air mata demi cintanya kepada seorang gadis.
"sekarang juga,kalau kamu tidak menuruti permintaan mama sama papa,maka airina akan mama nikahkan saja,dengan Raditya.."
ucap mama Rita,kali ini raut wajahnya sangat serius dan tidak main main.
"apapun permintaan mama,pasti aku ikuti,asalkan airina menikah denganku ..."
"sekarang juga,kamu nikahi dia,,,,
"what's ? sekarang juga,,,"please mam"
"ya udah ,ayo pa,kita ke bawah sebentar lagi acaranya mau mulai,percuma bicara dengan Alex"
"wait !!,aku mau ,,jangan nikahkan dia dengan orang lain,,,sekarang juga ,aku mau"""
"Raditya,,,,bawa pakaian pernikahan Alex kemari,dan bantu dia bersiap siap...!
Alex mencari ke sekeliling,tampak Raditya berjalan santai ke arah mereka dengan sepasang baju pengantin di tangannya.
ia menahan tawanya,tapi tidak dengan Alex,
wajahnya tampak sangat kesal,baru disadarinya dia sudah di kerjai oleh mereka
"awas saja pasti akan ku balas...
gumamnya pelan.
Raditya tau Alex sangat kesal padanya,tapi biarlah yang jelas Alex pasti akan menghukumnya kali ini .....
__ADS_1
"