Mengapa Harus Dia

Mengapa Harus Dia
my heart


__ADS_3

waktu menunjukkan tepat pukul sepuluh malam,airina masih belum bisa tidur,ia berusaha memejamkan mata,semakin ia berusaha keras semakin ia menjadi gugup


selimut yang menutupi tubuhnya terasa menyesakkan nafas.


udara di dalam ruangan entah kenapa ,terasa berbeda kali ini,padahal suhu AC cukup menghilangkan gerah,tapi sebaliknya ia merasa gelisah sejak tadi.


di luar sepertinya akan turun hujan,airina dapat melihat itu dari kaca jendela kamar yang menghadap ke arah balkon.


terdengar pintu kamar mandi terbuka ,suara langkah kaki mendekat,ia tak berani berbalik melihat karena dia tau itu pasti Alex suaminya.


gadis itu berusaha terlihat seperti orang yang sedang tertidur,ia masih diam tak bergerak.


ada usapan lembut di kepalanya,lalu kecupan di dahi,itu Alex yang tengah menatap wajah istri yang baru di nikahinya tadi siang..


airina semakin deg degan dengan kecupan yang di berikan suaminya,membuatnya jadi tak menentu.


"kamu sudah tidur ...?"


tanya Alex pelan sembari mengusap lembut pipi sang istri,di tatapnya dengan penuh cinta kasih,ia teringat pertama kali melihat gadis ini,begitu alami cantik walau tanpa polesan make up,tidak seperti kebanyakan wanita yang selalu tampil sebaik mungkin untuk memikat para pria seperti dirinya.


"hoamm,,"


di lihatnya sang istri yang bergelut dalam selimut,dia seperti bayi yang tengah tertidur pulas.

__ADS_1


pura pura menguap beberapa kali sambil membuka mata pelan pelan,di lihatnya,,


"ada mahluk tampan di depan mata,pake handuk doang,,,"


airina bergumam dalam hati


"pake senyum senyum segala,,pengen cium,,tapi masih malu,biar sudah jadi pak suami ,tapi tetap saja cewek harus punya harga diri,,tau diri..."


airina yang senyum senyum sendiri,di lihat oleh Alex yang kini sudah duduk di sampingnya.


"ehem,aku ngantuk ,,hoamm liat nih aku mau tidur .."


"ya udah kalau kamu ngantuk,silahkan tidur duluan,aku ada kerjaan dikit yang mesti di selesaikan,aku kirim data lewat email aja ke Raditya,biar dia yang tangani semuanya,sementara aku nggak ada"


Alex segera memakai baju santai yang di bawanya tadi,tapi entah kenapa di mata airina semua yang di pakai oleh Alex terlihat sangat pas dan sesuai dengan wajah tampannya.


ia mengambil laptopnya yang sering digunakan oleh nya,lalu berpindah kini sudah duduk di samping istrinya,ia mulai mengerjakan tugas kantor dan beberapa tugasnya sebagai dokter di sebuah rumah sakit ternama.


waktu kini menunjukan pukul dua belas malam,Alex sudah selesai dengan pekerjaannya,ia meletakkan laptop di atas meja,kemudian bergegas masuk ke kamar mandi.


setelah itu kini ia sudah berada di samping istrinya yang sudah terlelap.


Alex membalikan tubuhnya,kini posisi keduanya berhadapan,airina memakai selimut

__ADS_1


rambutnya yang panjang dan hitam tergerai memperlihatkan pipinya yang putih mulus,Alex menjadi tergoda menatap istrinya yang ternyata cantik bila di lihat lebih dekat,umur keduanya pun terpaut cukup jauh,airina berusia dua puluh tahun sedangkan Alex berusia tiga puluh lima tahun.


di belainya rambut hitam istrinya,ia tersenyum sendiri,tak di sangka hatinya bisa di luluhkan oleh gadis cantik nan sederhana yang kini sudah sah menjadi istrinya itu.


awalnya ia mengira semua akan sesuai dengan apa yang di pikirkan oleh dirinya,bahwa kawin kontrak dengan airina hanya sebatas di atas kertas,ia menyangka bahwa dirinya tidak bisa jatuh cinta lagi,ia pikir semenjak kekasihnya Sheila meninggalkan dirinya,mungkin pintu hatinya sudah tertutup rapat,tapi ini,,


hanya karena seorang gadis lugu dari desa ia bisa jatuh cinta lagi..


mulai sekarang ia tak akan peduli lagi dengan nikah kontrak yang sudah di buatnya bersama airina.


Alex kini sudah satu selimut dengan istrinya,di peluknya tubuh jenjang nan mungil di depannya,airina sendiri tidak sadar kalau Alex sudah memeluk dirinya,ia tertidur sangat pulas,mungkin karena kelelahan,sebenarnya Alex ingin membangunkan istrinya ,tapi di urungkan niatnya itu ,ia ingin menikmati malam pertama bersama istrinya.


dulu ,saat masih bersama Sheila,keduanya sering tidur bersama,tapi bersama istrinya ia belum pernah melakukan hal itu.


Alex sudah tak sabar menantikan hal itu...


sebagai seorang lelaki normal,yang sering Gonta ganti pacar,wajar jika ia tergoda dengan istrinya.


tapi Alex tidak mau membuat istrinya yang sedang kelelahan atau tertidur harus bangun lagi demi melayani dirinya.


tak berselang lama,ia pun tertidur pulas di samping istrinya...


niatnya ingin malam pertama,...hadeuh gagal pembaca,,keduanya kecapean...

__ADS_1


next episode,,sabar,,,


__ADS_2