Mengapa Harus Dia

Mengapa Harus Dia
mendadak pergi


__ADS_3

selesai sarapan pagi,Alex berencana untuk mengajak airina pergi ke suatu tempat,yang sering ia kunjungi.


tempat kenangan masa kecilnya dulu saat masih bersama seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya.


pengasuh Alex sewaktu Alex masih kecil,seorang wanita desa yang datang dari jauh mencari pekerjaan,nasibnya hampir sama dengan ibundanya dulu,seorang gadis desa yang mencari peruntungan di kota.


sambil menunggu airina berganti pakaian,Alex duduk memainkan handphone miliknya di kursi sofa yang berada di samping tempat tidur.


tiba tiba saja,panggilan masuk melalui telepon genggam miliknya,ia mengerutkan keningnya sambil melihat nomor telepon yang tidak dikenal melakukan panggilan video.


sambil bertanya tanya,kiranya siapa yang sudah berani melakukan panggilan video tanpan ijin terlebih dahulu darinya,dan seandainya mereka sengaja mengganggunya,ia tidak akan segan menghukum mereka.


saat melakukan panggilan video,Alex terkejut melihat wajah cantik di layar handphone miliknya,ia tidak menyangka kalau mantan kekasihnya dulu masih menyimpan nomor miliknya.


belum sempat pemuda itu menyapa sang mantan pacar,Sheila richards sudah menyapa duluan.


"hello , Alexander,,,how are you honey...


gerakan sensual dari bibirnya yang seksi ,saat menyapa Alex,Sheila richards sengaja melakukan semua itu untuk menarik perhatian alex agar kembali pada dirinya.


"im fine ,thanks!

__ADS_1


ucap Alex sekedarnya,ia merasa biasa saja melihat Sheila menyapanya.


"Lex,kamu nggak kangen sama aku beb..?"


ucapnya kembali,ia sengaja mempermainkan ujung rambutnya yang berwarna kecoklatan.


Alex sebenarnya malas saat mengetahui kalau yang menelepon dirinya hanyalah mantan pacar yang dulu sangat digilai olehnya


,namun kini saat mengenal istrinya,ia merasa seperti sudah tidak ada perasaan lain di dalam hatinya.


tiba tiba saja Alex dapat melihat,Sheila mengambil pisau yang di letakkan di atas meja ruang tamu,melalui panggilan video yang masih berlangsung,Alex melihat gadis itu memainkan pisau di tangan nya,kemudian ia menatap kearah Alex sambil berkata,


"jika kamu tidak mau datang ketemu sama aku maka aku akan bunuh diri Lex,sumpah semua ini aku lakuin demi kamu Dan aku tidak segan segan melukai diriku sendiri"


Alex yang melihat hal itu,seketika rasa iba dalam hatinya muncul, bayangan masa lalu bersama Sheila muncul kembali, ia berpikir walaupun dirinya dan Sheila sudah tidak ada


hubungan lagi,tapi setidaknya ia masih punya rasa kemanusiaan.


tanpa sadar pemuda itu berteriak keras ke arah layar handphone ,


"Sheila,jangan,nekat,,,,aku dan kamu tidak akan pernah bisa bersatu kembali,aku sudah beristri,aku minta sama kamu,hentikan aksi gila kamu, please stop ...!!!"

__ADS_1


"aku gak peduli dengan status kamu,bagi aku kamu itu satu satunya yang aku cintai,Alex,aku siap mati demi kamu....!!


"oh,,shitt,jangan lakukan hal gila ini shel,,,aku mohon,,kamu tunggu di situ,aku akan ke sana,,"


Alex segera mematikan panggilan videonya,ia bergegas mengambil kunci mobil miliknya dan bergegas keluar dari hotel tempat mereka menginap,karena terburu buru,ia segera,berlari keluar tanpa menghiraukan panggilan istrinya yang baru keluar dari kamar mandi.


airina heran dengan sikap Alex,tapi ia juga berpikir mungkin ada sesuatu yang sangat penting,sehingga suaminya tidak sempat memberitahukan hal itu kepadanya.


ia segera membereskan pakaian dan beberapa barang miliknya serta milik suaminya,


semuanya di masukan kedalam koper besar,airina menunggu suaminya pulang sebelum mereka berdua check out dari hotel tersebut.


sementar itu ,Alex kini sudah sampai di sebuah apartemen mewah milik mantan kekasihnya dulu,ia yang sudah hapal betul dengan nomor sandi pintu apartemen,bukan lah sebuah hal yang sulit bagi dirinya dapat masuk ke dalam apartemen tersebut.


saat memasuki apartemen itu,ia teringat kenangan bersama Sheila mantan kekasihnya dulu,semuanya tidak ada yang berubah,masih sama seperti dulu sewaktu mereka berdua masih bersama.


menghabiskan malam dengan penuh gairah yang membara,Alex tidak lupa itu,namun kini ia berusaha menepis semua itu,karena dirinya sadar kalau kini ia adalah suami orang.


begitu masuk ke ruang depan Alex tidak menemukan Sheila,ia me cari ke sekeliling ruangan hingga,ia mendengar suara kesakitan dari dalam kamar.


dengan cepat Alex membuka pintu kamar dan ia kini dapat melihat Sheila yang duduk di lantai kamar tidur dengan memegang tangannya yang berlumuran darah.

__ADS_1


sontak Alex berlari masuk kedalam kamar dan membantu Sheila membungkus tangannya dengan baju kemeja putih milik Alex yang sedang ia kenakan tanpa memperdulikan apa apa lagi.


sementara Sheila tersenyum licik,ia kini sudah.mulai menjalankan rencana jahatnya merebut alex dari siapapun yang memilikinya,ia tidak akan berhenti sebelum Alex menjadi miliknya.


__ADS_2