Mengapa Harus Dia

Mengapa Harus Dia
terserah


__ADS_3

airina masih belum percaya dengan apa yang terjadi pada nya dan temannya Tanti,ia merasa seperti hanya sebuah mimpi . kejadiannya begitu cepat terjadi, bagaimana ia tidak bersedih ketika melihat sahabatnya terluka dan tidak sadarkan diri.


dan sekarang,pada siapa ia meminta bantuan,


semua orang sudah di hubungi tapi tak satupun yang bisa membantunya.


bagaimana caranya untuk menolong sahabat nya itu.


dulu , saat pertama kali ia datang ke kota ini , satu-satunya yang peduli padanya hanya tanti


dan sekarang ia butuh pertolongan , bagaimana pun caranya airina harus bisa mendapatkan uang untuk biaya operasi temannya itu.


pikirannya masih terus berkecamuk mengingat semua kebaikan yang telah diberikan oleh sahabatnya itu.


ia tau Tanti anak yatim piatu,sejak usia 15 tahun kedua orang tuanya sudah meninggal dunia,sejak saat itu Tanti Bekerja sendiri untuk mencukupi kebutuhan sehari hari nya.


dan sekarang saatnya ia membalas kebaikan temannya itu.


ia ingat suatu ketika saat ibunya di kampung sedang sakit,dan membutuhkan uang untuk berobat,ia tidak berani mengatakan kepada pamannya.


ia takut menyusahkan orang yang sudah menolongnya, walaupun itu pamannya sendiri.


orang lain yang di kenalnya tidak ada yang menolongnya, hanya tanti yang dengan sukarela memberikan pinjaman uang kepadanya.


dan sekarang ia harus bisa membantu sahabatnya.


,airina kebingungan,pada siapa lagi ia mencari pinjaman uang.


airina terduduk lemas di ruang tunggu rumah sakit,,air matanya berlinang membasahi pipinya yang putih mulus,,Isak tangis terdengar pelan


bahunya terguncang guncang.


betapa tidak, temannya sedang kesulitan sekarang.bagaimana caranya agar ia dapat menyelamatkan nyawa temannya itu.


teman Yang baik, seperti saudaranya sendiri


sejak ia datang ke kota ini,hanya tanti satu-satunya yang peduli padanya.


selain dari paman Dani dan bibi Lulu.

__ADS_1


hanya tanti yang peduli dan sayang padanya.


bagaimana mungkin ia tidak peduli.. bagaimana caranya agar bisa menolong sahabatnya itu.


langkah kaki terdengar dari arah belakang,airina tak peduli,ia masih teringat kejadian tadi sore , kejadiannya begitu cepat.


saat keduanya sama-sama pulang kerja,dari arah yang berlawanan sebuah motor melaju dengan kecepatan tinggi menghantam tiang listrik dekat jalan,dan terpental ke arah mereka berdua.


Tanti yang posisinya lebih dekat dengan cepat terpelanting ke arah trotoar lalu kepalanya terbentur cukup keras mengenai pembatas jalan..untung saat itu tidak ada kendaraan yang melintas dari arah belakang mereka,kalau tidak salah satu dari mereka berdua mungkin meregang nyawa.


sedangkan airina yang berada di sampingnya hanya luka ringan dan ia tidak mempedulikan lagi dengan keadaannya sekarang.


baginya yang terpenting adalah bagaimana caranya agar ia bisa menyelamatkan sahabatnya itu.


"nona, mengapa anda menangis...


"apa ada yang bisa saya bantu..


airina kaget mendengar suara seseorang yang menegurnya, sesaat kepalanya di angkat lalu memandang dengan tatapan yang menyedihkan.


ia melihat dokter di ruangan UGD tadi,,,


bagaimana cara untuk menolongnya,saya tidak punya uang.


"bagaimana kalau saya bantu semua biaya operasi teman kamu


kata Alex masih dengan senyum di wajahnya


"tapi..saya tidak kenal siapa anda, bagaimana bisa saya meminjam uang dari orang yang tidak saya kenal...


"nona tenang saja, semuanya. saya urus,asalkan kamu mau jadi pacar saya..


airina kaget dengan semua perkataan dokter itu


lalu Alex mengulurkan tangannya,,,,


"kenalkan saya dokter Alex, siapa nama mu...


masih di kuasai oleh rasa tak percaya,airina menjawab dengan cepat,

__ADS_1


"namaku airina,maaf apa anda mengenalku..


tanyanya heran,,


"tidak saya hanya ingin menolong anda,, teman kamu butuh penanganan yang serius dan sepertinya tidak bisa di tunda lagi,jika kau berkenan saya akan membayar semua biaya operasi teman kamu.. bagaimana...


apa nona setuju..


" baiklah,aku juga sudah kebingungan mencari pinjaman uang kesana-kemari,tapi...


suara airina terhenti saat hendak melanjutkan bicara,ia masih bingung dengan sikap pria di depannya, bagaimana bisa, siapa dia,dan untuk apa dia menolongku..


ia masih memandangi pria di depannya kemudian dengan cepat ia menjawab..


"baiklah tuan dokter,saya memang tidak mengenal anda,tapi saya sangat membutuhkan bantuan anda,,bagaimana caranya agar saya bisa menggantinya..


Alex menatap kearah wanita yang ada di depan nya, dalam hatinya ia ingin sekali tertawa,


benar-benar gadis yang sangat cantik dan sepertinya dia masih sangat polos,ia ingin sekali bermain main dengannya.


"tenanglah,tanda tangan saja di atas kertas ini,


kata Alex sambil menyodorkan kertas dan pena ke arah airina.


dengan agak takut airina mengambil kertas yang masih kosong ia kemudian menandatanganinya,lalu menyerahkan kepada Alex.


"oh ya nona airina,sebagai tambahan berikan nomor telepon anda,,,


katanya, sambil tersenyum lalu menyerahkan handphone kepada airina untuk mengisi nomor telepon genggamnya.


setelah selesai ia kemudian pergi meninggalkan airina,,,


beberapa saat kemudian,airina di beri tahu bahwa temannya akan segera di operasi.


hatinya merasa lega, walaupun ia masih kebingungan dengan apa yang barusan terjadi.


berkecamuk berbagai hal dalam hatinya,


tapi entahlah,yang penting sekarang temannya dapat terselamatkan,ia tidak mau memikirkan hal yang lain, terserah, biarlah yang akan terjadi kedepannya apa,,aku pasti bisa menghadapinya.

__ADS_1


__ADS_2