
"Siapa? " tanya Ray yang sedari tadi memperhatikan Adiba yang tak kunjung mengangkat deringan dari ponselnya tersebut.
"teman ku mas,aku angkat dulu ya mas" Adiba pun mengangkat telfon nya.
"Assalamualaikum,lu di mana Uda pulang dari kampus.gue cariin gak ada di kampus?" tanya Dimas.
"iya gue uda pulang, emang kenapa Dimas?" Adiba balik bertanya.
"yah...Uda pulang ya . padahal gue mau ajak loh jalan sekalian beli buku"ungkap Dimas di seberang sana.
"iya maaf ya" lirih Adiba.
"iya gapapa,tapi lain kali bisa ya" ucap Dimas dan mengakhiri panggilan telfon tersebut.
setelah berbicara dengan Dimas di ponsel Adiba memasukkan ponselnya ke dalam tas selempang milik nya.ia pun melanjutkan langkahnya ke pintu keluar,tetapi tiba-tiba Ray memanggilnya.Adiba pun menoleh.
"Adiba tunggu" ucap Ray.
"iya mas, kenapa?" Adiba menoleh menatap Ray.
"kamu pulang naik apa?" tanya Ray.
"Naik ojek online"
"tunggu saya saja pulang nya,lebih baik kamu bantu saya menyelesaikan berkas-berkas ini ,agar cepat selesai" ucap Ray.
"ya udah, boleh juga"
Adiba pun nurut apa kata suaminya itu ,ia pun membantu menyelesaikan berkas-berkas tersebut dengan teliti dan fokus.
Beda halnya dengan Ray.Ray tampak mencuri-curi pandang ke arah istrinya.Ray berdecak kagum saat melihat wajah Adiba yang cantik dan juga putih bersih, walaupun hidung Adiba tak terlalu mancung tetapi itu yang membuat wajahnya terlihat imut menggemaskan.
ck.. kenapa di lihat-lihat Adiba ini tambah cantik .Gumam Ray sembari menatap Adiba yang sedang fokus mengerjakan berkas-berkas tersebut.
"Tadi Siapa yang nelfon kamu? " tanya Ray.
"oh..itu Dimas temanku mas" jawab Adiba.
"kalian pacaran?"
"tidak" jawab Adiba sembari fokus mengerjakan berkas-berkas.
__ADS_1
"Kenapa? " tanya Ray.
"hmm, mungkin karena kita tidak ada perasaan apapun" ucap Adiba.
Tapi aku laki-laki dan aku bisa merasakan kalo Dimas itu suka padamu Adiba.Batin Ray sembari fokus menatap Adiba.
π’π’π’
jam sudah menunjukkan pukul 5 sore Adiba pun pamit ingin pulang sebelum nya ia sudah mengerjakan berkas-berkas yang tadi Ray mintai tolong pada dirinya.
"Mas aku pamit pulang ya..ini juga Uda sore" ucap Adiba sembari merapikan berkas-berkas yang telah ia kerjakan.
Ray yang sedang fokus dengan laptop nya pun menoleh ke arah Adiba.
"Naik apa?" tanya Ray.
"hmm... Naik taksi mas." ucap Adiba.
"ok, hati-hati"
"oiya mas,kamu mau di masakin apa? ehh tapi kamu pulang nya jam berapa?."tanya Adiba.
"Saya pulang jam 8,terserah kamu mau masak apa." ucap Ray.
Adiba yang sedang di lobby sambil menunggu taksi pun sembari berbicara sendiri karena kesal akan sikap cuek suaminya padahal dia ingin seperti istri seperti diluar sana.
"Taksi mana sih! ."
PIP....
tiba-tiba saja ada klakson mobil.
"mba Adiba ya.." ucap orang didalam mobil tersebut.
"iya pak,ada apa ya? " tanya Adiba.
"silahkan masuk mba " ucap pak Supir sembari membuka pintu mobil untuk nya.
"Saya gak pesan taksi online kok pak" Adiba bingung kenapa tiba-tiba ada supir yang berhenti.
"Sudah mba masuk saja ,saya bukan orang jahat . Nanti Mba tau kok saya di suruh Siapa" ucap supir tersebut.Adian pun masuk kedalam mobil tersebut.
__ADS_1
Setelah itu mobil pun berjalan.tak lama dari itu ada pesan masuk dari ponsel nya.
π₯π₯
Pak suamiβ₯
"Gimana kamu Uda masukkan kedalam mobil nya kak?"
π€π€
"Jadi kamu mas yang suruh pak supir ini antar aku" Adiba membalas pesan sembari senyum-senyum sendiri.
π₯π₯
Pak suami β₯
"hmmm"
π€π€
"Makasih mas ππ"
π₯π₯
Pak Suami β₯
"Ya"
π€π€
"kamu mau di masakin apa?"
π₯π₯
"Terserah."
π€π€
"oke"π
Setelah itu Adiba memasukkan ponselnya ke dalam tas nya.
__ADS_1
Bersambung π₯
...β₯Bisanya yang cuek itu kadang paling perhatian loh..β₯...