MENGEJAR CINTA PAK SUAMI

MENGEJAR CINTA PAK SUAMI
Dirumah


__ADS_3

setelah Ray menceritakan kenapa dia bisa menikah dengan Adiba secara tiba-tiba tanpa memberi tahu keluarga terlebih dahulu tentu saja ia berkata sejujurnya kalau sebenarnya ia menikahi Adiba karena ingin mengabulkan permintaan terakhir dari Pak Ilham ayah dari Adiba .


Adiba terkejut melihat keluarga suaminya begitu senang mendengar kalau suaminya Ray menikah walau tak memberi tahu keluarga nya terlebih dahulu mereka tidak memasang wajah kecewa sama sekali Adiba bertanya-tanya kenapa keluarga suaminya malah senang sekali?


"Jadi begitu mah cerita nya" Ray.


"kalau begitu ceritanya kenapa tidak di resmikan saja pernikahan mu nak secara negara " Syarifah.


"iya bang di resmikan saja pernikahan lu " celetuk Revan


"iya iya nanti gua resmikan pernikahan gua" jawab Ray melengos dan langsung meninggalkan ruangan keluarga ia ada urusan .


"mau kemana bang baru aja pulang udah mau pergi aja" tanya Revan pada Ray kakaknya.


"Ada yang gua urus di luar,mah Ray keluar dulu ya" pamit pada mamahnya dan Ray langsung pergi mengendarai mobil pribadinya.


setelah Ray pergi meninggalkan rumah, Adiba bingung harus bagaimana ia harus memulai pembicaraan kepada keluarga suaminya. Adiba sangat canggung .Syarifa melihat Adiba kebingungan harus memulai pembicaraan kepada menantunya itu.


"Nama kamu tadi siapa tadi mama lupa? "


"Adiba bu" Adiba menjawab sambil tersenyum mengangguk.


"kok ibu sih panggil mama aja nak kamu kan sekarang menantu mama " ucap Syarifah tersenyum menatap manantunya

__ADS_1


"i…iya mah"


"Ayo ikut mama Adiba "


"Baik mah" Adiba mengikuti langkah mertuanya


kamar Ray.


"ini kamar siapa mah?"


"ini kamar suami kamu Adiba"


"ta…tapi memang nya tidak apa-apa Adiba di kamar ini" bertanya kepada mertuanya .


"tentu tidak apa-apa ini kan kamar suami kamu jadi kamu memang harus di sini nak, sudah sana masuk dan segera bersih ya Adiba " ucap Syarifah kepada menantunya.


Di meja makan


"Gua ga nyangka bang Ray bisa nikah hahahaha" ucap Revan tertawa


"iya gua juga gak nyangka banget Rev,Abang kita yang satu itu kan susah jatuh cinta kan sekalinya jatuh cinta susah move on bhuhahahah" ucap Reno tertawa lumayan keras


Ray adalah tipe cowok setia ia susah suka sama cewek apalagi cinta ,sekalinya suka atau pun cinta dia susah move on laki-laki itu sifatnya sangat dingin tetapi tidak untuk keluarga tercinta nya .ia Dimata keluarga nya adalah laki-laki penuh kasih sayang tetapi tak pernah melihatkan secara terbuka apa lagi untuk Adik-adiknya .

__ADS_1


Syarifah melihat kedua anak laki-lakinya sedang membicarakan Abang nya sendiri sampai-sampai tertawa terbahak- bahak ia sedikit mengomel ,untuk tidak membicarakan hal-hal tentang Abangnya seperti itu.


"hustt… kalian ini tidak baik bicara sampai tertawa terbahak-bahak kaya gitu, apalagi ngomongin kakaknya sendiri" Syarifah mengomel kepada kedua putranya Reno dan Revan


"iya mah iya" ucap Revan langsung bersiap untuk makan, membalikkan piring di meja .


"iya mah hmmm" ucap Reno


"udah makan sana, gak usah terlalu banyak cincong" ucap syarifa menyuruh Reno dan Revan makan.


"mah Reyna mana, anak itu belum pulang main hah!!! " tanya Revan pada mamanya sedikit kesal pada adik bungsu nya yang sering main gak ingat pulang.


"Reyna belum pulang tadi sore dia pamit untuk main ke rumah temannya dekat sini , biarkanlah nak dia bosen di rumah dia tidak punya teman perempuan dirumah, kakaknya laki-laki semua" Jawab Syarifa sambil memakan makananya.


"Hah… anak itu kalau uda main sama teman-temannya nya pasti lupa pulang" Revan menghembuskan nafas nya panjang-panjang ia sedikit khawatir sama adik perempuan nya.


:


:


:


:

__ADS_1


jangan lupa like ya❤️


Bersambung 🥀


__ADS_2