MENGEJAR CINTA PAK SUAMI

MENGEJAR CINTA PAK SUAMI
Visual


__ADS_3


Anak pertama: Rayhan abdan Al-Ghazali (28)


*laki-laki tampan, cuek ,dingin,tegas,suka marah, susah move on.



Adiba Khairunnisa (22). baik,Sopan, lemah lembut , sedikit cerewet, penyayang, pintar,dan sedikit polos



Anak kedua: Reno putra Atala ( 26)


Play boy,baik , friendyl ,penyayang



Anak ketiga: Revan Aditya bakti (22). sinis, mudah akrab sama orang Asing ,baik,penyayang



Anak keempat: Reyna Kinanti Arum (15). baik, friendly, sedikit manja,susah akrab sama orang Asing.


__ADS_1


Syarifa Anindita (54)


Baik , penyayang, gak sombong,pembisnis terkenal. sosialita


Sampai ditempat tujuan


Sesampainya mereka di tempat proyek . Ardhan bergegas untuk menyelesaikan pekerjaan yang di tempat proyek tersebut ,ia mengecek hal-hal yang masih belum sempurna dan memastikan proyek berjalan dengan mulus . sementara Ray akan survei ke tempat proyek dan menunggu kepastian dari Ardhan bahwa pekerjaan aman.Ray jarang sekali turun tangan untuk masalah proyek biasanya dia akan menyuruh Ardhan untuk menyelesaikan proyek,tatapi berbeda dengan proyek yang satu ini.proyek ini sudah lama di impikan oleh Alm papa Ray,Ray sangat menghormati papanya dan sangat sayang padanya ,ia sudah berjanji kepada papanya dia akan menyelesaikan proyek ini dengan tangannya Ray sendiri.Ray masih ditempat survei ia mengelilingi tempat tersebut dan tiba-tiba ia merasakan ingin membuang air kecil


"hei Jarot apakah disini ada toilet terdekat saya ingin membuang air kecil" muka Ray sudah tidak tahan lagi.


"Ada pak,tapi toilet nya dekat pesantren " Jarot memberi arah ke toilet.


"iya tidak apa-apa Jarot saya sudah tidak tahan"


" tidak usah ,saya bisa sendiri dekat kan pesantren nya,kamu lanjutan pekerjaan yang saya bilang tadi"


"baik, pak"


Bisa-bisanya di proyek ku belum ada toilet, hingga aku harus berjalan seperti ini untuk pergi ke toilet saja . Ray


Ray sudah sampai di toilet ,Ray segera masuk dalam toilet, setelah itu Ray keluar dari toilet tersebut,Ray kembali ke tempat proyeknya .Ray belum sampai ditempat proyek ia masih mau berjalan menuju tempat proyek tiba-tiba ia melihat seorang gadis -gadis masuk kedalam pesantren gadis-gadis muslimah berjilbab syar'i ia melihat dari kejauhan sambil kagum melihatnya, setelah itu Ray lanjut berjalan menuju proyeknya,ia ketemu Ardhan yang sudah menunggu nya lama di tempat proyek tersebut.


"Ardhan , apakah pekerjaan kita diproyek ini sudah aman terkendali" Ray bicara sambil menuju ke Ardhan.


"sudah,pak pekerjaan disini saya bisa jamin sudah aman terkendali"

__ADS_1


"bagus kalau begitu kita segera pulang sekarang" menjawab dengan muka datar


"baik,pak"


"maaf pak saya mau mengingatkan bapak untuk membeli sesuatu untuk nyonya dirumah"Ardhan mengingat Ray untuk membeli sesuatu untuk sang mama dirumah.


"Makasih sudah mengingatkan saya Ardhan"


"iya,pak sama-sama" Ardhan menuju mobil dan langsung membukakan pintu bagian belakang untuk bos nya itu


setelah membeli sesuatu untuk mamanya dirumah. Ray dan Ardhan langsung melanjutkan perjalanan untuk pulang, setelah sampai ditengah-tengah perjalanan pulang ia di berhentikan di pinggir jalan oleh laki-laki paru baya itu. mobil tersebut berhenti di pinggir jalan


"Assalamualaikum mas maaf"


"waalaikumsalam" Ray dan Ardhan menjawab bersamaan


"kenapa ya pak " Ardhan bertanya kepada laki-laki paru baya itu.


"Apa bapak boleh minta tolong kepada mas-mas ini untuk mengantarkan bapak ke pesantren,bapak lagi buru-buru karena ada hal yang penting bapak sudah menunggu disini beberapa lama tetapi angkutan umum belum lewat dari tadi" Laki-laki paru baya itu menjelaskan panjang lebar.


"hmm gitu ya pak, baiklah pak saya akan mengantarkan bapak ke tempat tujuan bapak" Ray menjawab ia merasa kasian dengan laki-laki paru baya itu.


Ray menyuruh Ardhan untuk membukakan pintu untuk laki- laki paru baya itu.laki-laki paru baya segera masuk ke dalam mobil.


Bersambung 🥀

__ADS_1


__ADS_2