MENGEJAR CINTA PAK SUAMI

MENGEJAR CINTA PAK SUAMI
Diantar suami?


__ADS_3

setelah di kampus Adiba langsung bertemu sahabatnya, mereka satu kelas atau satu jurusan.sahabat Adiba bernama shindy.shindy ada salah satu sahabat terbaik nya bahkan shindy rela ngekos agar selalu berdekatan sama Adiba , padahal keluarga shindy keluar mampu atau berkecukupan tapi shindy mau berteman sama Adiba.


"Ya ampun lo dari mana aja sih Diba uda beberapa waktu ini lo nggak pulang ke kos,Lo masih banyak utang pertanyaan sana gue" ucap shindy.


"iya nanti gue jelasin tapi setelah kelas pak Budi ya"ucap Adiba.


"yaudah ayok kita ke kelas ,tapi janji ya Diba"


"iya" ucap sedikit kesal.


Setelah kuliah Adiba dan shindy pergi ke kantin di kampus untuk menjelaskan hal yang sudah di janjikan oleh Adiba tadi pagi .


"Diba sekarang lo ngomong apa yang sebenarnya terjadi" pinta shindy.


"Jadi sebenarnya gue uda nikah sama orang"ucap Adiba santai


"Apa!!! nikah..." Shindy kaget .


"iya ,gue jelasin tapi lo jangan keras keras ngomongnya shindy!!!" kesal Adiba lantaran Shindy kaget tetapi tak melihat sekilas nya .


"iya iya maaf ,yaudah jelasin"ucap shindy lesuh.


"jadi gini ceritanya"Adiba menceritakan semua panjang lebar dari A sampai Z. ia tidak mau menutupi apapun dari shindy sahabatnya itu, sahabat terbaik nya.


"kasian banget sih..lo Adiba ,gue turut berduka cita ya , kenapa baru kasih tau kalau Ayah lu udah meninggal sih Diba kan Lo bisa telfon gue" ucap shindy


"iya , kemarin gue sibuk ndy gak ada waktu untuk telfon Lo ,maaf ya" ucap Adiba lembut.


"trus lo nggak tinggal di kos lagi dong Diba?" tanya shindy


"iya kan gue uda nikah ndy" ucap santai


"iya deh yang Uda nikah trus gak ngundang sahabatnya okelah" ucap shindy pelan.


"gak papa kan ndy?" ucap Adiba memastikan.


"iya gak papa , nanti gue gampang Tinggal balik ke rumah ortu lah"ucap shindy.


"makasih ya my bestie" ucap Adiba .


"iya sama-sama , yaudah pulang yuk" ajak Shindy.


"yuk"


mereka pun pulang ke arah berbeda Adiba pulang ke rumah suaminya sedang kan shindy pulang ke rumah orang tua nya karena Shindy nggak tinggal lagi di sana tetapi ia masih menyewanya jaga-jaga saat dia lagi berantem sama orang tuanya ( buang-buang uang aja shindy mendingan uang nya untuk aku πŸ˜’)


Malam hari Adiba sedang melipat baju di kamar dan merapikan yang sedikit berantakan , setelah merapikan segala hal di kamar ia pun pergi mandi untuk membersihkan tubuh yang sedikit keringat padahal ia sudah mandi tadi sebelum makan malam.


selesai mandi ia tetap stay di kamar karena percuma dia di luar kamar tidak ada siapapun karena mereka sibuk di kamar nya masing-masing.tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam di lihat Adiba sudah tertidur di sofa sambil memegang buku tugas kuliah.


Rayhan yang baru pulang dari kantor ia memakirkan mobil di garasi rumahnya, setelah itu Ray masuk di lihat didalam rumah sepi pikir Ray bahwa semua sudah tidur karena sudah larut malam,Rayhan masuk ke dalam kamar ia melihat Adiba sudah tidur di sofa sambil memegang buku. Rayhan mengambil buku itu dan menaruh nya di nakas setelah itu Rayhan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh yang sudah gerah.

__ADS_1


setelah selesai membersihkan tubuh dari gerahnya aktivitas hari ini Ray pun keluar dari kamar mandi. Ray yang sedang melangkah menuju meja rias tak sengaja melihat Adiba sedang gelisa dalam tidurnya seperti Adiba kedinginan .


Dia kenapa kaya orang kedinginan saja atau memang dia kedinginan ya? sepertinya iya. gumam Ray dalam hati


Ray melangkah menuju lemari untuk mengambil selimut untuk menyelimuti tubuh istri nya.tapi kenapa ia melakukan nya atau kasian melihatnya?


hah!! kenapa aku jadi peduli denganya? ahh!! tidak aku hanya tidak mau dia sakit dan merepotkan aku nanti nya.batinnya dalam hati setelah ia menyelimuti Adiba.


Pagi pun tiba seperti biasa ia selalu mengerjakan kewajiban nya menjadi muslim untuk shalat subuh,ia tidak pernah shalat subuh di dalam kamar melainkan di kamar untuk ruang setrika.setelah shalat Adiba memasak untuk orang dirumah ini .pagi ini ada yang berbeda Rayhan suaminya yang biasanya jarang sarapan dirumah hari ini sarapan di meja makan bersama keluarga nya.seluruh keluarga dirumah ini sudah berkumpul di meja makan untuk menyantap sarapan pagi yang telah tersedia.


"Pagi mah" ucap Revan yang baru datang


"pagi sayang" ucap syarifa.


"bang tumben sarapan?" ucap Reno yang melihat Rayhan yang sudah ada di meja makan.


Rayhan hanya diam tak menjawab nya.


"oh gue tau, lu sarapan karena uda ada istri ya bang cie cieeee" ledek Reno.


"apaan sih ,gue laper mau makan bukan mau caper " ucap Ray dingin.


"oh kirain karena uda ada istri "


"sudah-sudah Ayo makan semua,oiya Adiba mana dia belum ada disini? bik tolong panggil Adiba ya" Syarifah meminta tolong kepada bik sumi salah satu Art untuk memenggil Adiba.


"pagi ma" ucap Adiba baru datang .


"kamu hari ini ke kampus?" ucap syarifa .


"iya ma"


"kamu diantar siapa?" tanya Syarifah.


"hmm, mungkin naik taksi mah" ucap Adiba santai sambil melahap makanan.


"jangan dong , nanti biar suami kamu aja yang nganter kamu ya ke kampus iya kan Ray "ucap syarifa beralih menatap Ray ,Ray pun mengangguk tanda mengiyakan.


"mah Ray pergi ke kantor dulu ya"ucap Ray berdiri dan mencium punggung tangga Syarifah.


"iya hati-hati ya ,eh Adiba ikut suami kamu sana"ucap syarifa dan Adiba berdiri ,dan mengejar mengikuti langkah Rayhan.


"mas..mas..tugguin dong mas jalannya cepat banget sih" lirih Adiba.


"emang siapa yang nyuruh kamu lari hah!! "


"ya nggak ada sih , tapi kamu jalannya yang kecepatan mas" ucap Adiba tak mau kalah.


"hah.. sudahlah, mau ikut nggak?" ucap Rayhan.


"ya jadilah kalau nggak jadi ngapain aku capek - capek ngejar kamu" ucap Adiba seraya memasuki mobil . mereka pun masuk mobil ,Ray pun melajukan mobil .

__ADS_1


Di perjalanan Rayhan hanya diam fokus mengemudi mobil nya.Adiba yang ngerasa sepi pun akhirnya bersuara.


"mas"


"hmm" ucap Ray singkat.


"kamu kerja dimana? "


"nggak kerja" ucap singkat.


"lah terus kamu setiap hari pake baju rapi kemana kalo nggak ke kantor untuk kerja?" ucap Adiba.


"saya kerja tapi saya yang mengerjakan orang" ucap Ray.


"oh jadi kamu boss nya,gitu!!! "


"ya" ucap Ray singkat.


"mas "


"ya"


"kamu kenapa tadi sarapan dirumah? biasanya juga nggak!! " ucap Adiba lagi.


"emang nggak boleh, toh itu rumah saya terserah saya" ucap Ray.


"iya juga sih ya" ucap Adiba manggut-manggut.


"mas "


"ya" ucap Ray singkat.


"hmm kamu punya pacar? "


"nggak" ucap Ray santai.


"ohh" ucap Adiba magut-mangut.


"oiya mas , makanan kesukaan kamu apa sih mas? " ucap Adiba lagi-lagi bertanya hal yang menurut Ray nggak penting .


"apa saja yang penting enak dan bisa di makan" ucap Ray .


" ooohh"


Perjalanan ke arah kampus pun di habiskan dengan kecerewetan nya Adiba yang bertanya tak henti-henti yang membuat Rayhan sedikit kesal.Rayhan pun mencoba untuk sabar.


Bersambung πŸ₯€ ~~


*ahh lagi-lagi masih sepi lapakku ini nggak ada gitu yang mau baca cerita kuπŸ™‚


kalo ada yang singgah baca jangan lupa like N vote ya . plissss πŸ₯ΊπŸ™‚*.

__ADS_1


__ADS_2