
Ruang BP
Suasana Ruang BP yang tenang dan mencekam untuk setiap siswa maupun siswi yang masuk di dalamnya membuat jantung setiap orang ingin melompat rasanya, berbeda jauh dengan suasana kantin sekolah yang ramai dan berisik.
Tepat didepan meja guru BP SMA Harapan Bangsa Pak Rizal, Nathan dan Aldo Cs pun tertunduk dalam diam tanpa bersuara sedikitpun karena mempertanggung jawabkan pertengkaran yang mereka lakukan di kantin tadi.
"Kalian ini sudah duduk di bangku kelas XII masih saja bertingkah layaknya anak kecil, apa kalian tidak malu heh?? Tugas kalian disekolah ini itu belajar untuk masa depan kalian, sebentar lagi kalian akan ujian apa kalian tidak mau lulus dari sekolah ini??", kata Pak Rizal sambil menghentakkan tangannya diatas meja.
Nathan dan Aldo Cs tidak mengeluarkan suara sedikitpun hanya melayangkan lirikan tajam ke arah masing-masing.
"Nathan, kamu baru mulai sekolah disini hari ini tetapi kamu sudah memulai pertengkaran. Apa ini sikap yang harus kamu tunjukan??" tanya Pak Rizal kepada Nathan dengan meminta penjelasannya.
"Maaf pak, saya tidak bermaksud untuk memulai pertengkaran ini pak. Sebelumnya saya minta maaf karena kesalahan saya yang berjalan dengan terburu-buru dan tanpa sengaja menabrak orang lain pak. Kedepannya saya akan lebih berhati-hati", jelas Nathan sambil menunduk.
"Dan kamu Aldo kalian sampai kapan akan menjadi biang kerok disekolah ini?? Jangan pernah berpikir orang tuamu menjadi kepala polisi kemudian kamu berlaku seenaknya disekolah ini. Saya akan memberikan hukuman kepada kalian untuk mengganti rugi kekacauan yang kalian lakukan di kantin tadi karena kantin bukanlah milik pribadi kalian dan hukuman membersihkan toilet sekolah setiap pulang sekolah selama tiga hari", kata Pak Rizal memandang tajam kearah empat orang didepannya.
Tanpa membantah karena mereka berempat juga sadar bahwa ini kesalahan yang mereka lakukan akhirnya mereka menerima semua keputusan Pak Rizal dan menandatangani surat perjanjian untuk tidak melakukan kesalahan lagi kedepannya dan keluar meninggalkan ruang BP tersebut.
Nathan keluar lebih dulu dan berjalan pelan ke kelasnya, tiba-tiba Aldo pun memanggilnya dengan sedikit berteriak.
"Hei, anak baru tunggu sebentar", teriak Aldo sambil mengikuti Nathan dan diikuti yang lainnya.
Nathan pun menoleh sambil memicingkan matanya ke arah Aldo Cs.
"Ada apa? Mau ngajak berantem lagi? Maaf saya tidak punya waktu", kata Nathan dengan keras dan tegas.
"Wah, seloww bro gue hanya mau kenalan sama lo mungkin kita bisa berteman, Namaku Aldo dan ini ketiga sahabatku Dimas, Gerry dan Carlos".. kata Aldo sambil memberikan tangan untuk perkenalan dengan Nathan dan diikuti tiga sahabatnya.
Natan yang melirik tangan Aldo Cs pun menyalaminya.
__ADS_1
"Gue Nathanael Alfonso, kalian bisa manggil gue Nathan. Ayo, kita berteman guyssss".. kata Nathan sambil berjabat tangan dan memeluk Aldo Cs bergantian.
Mereka berlima pun kembali ke kelas mereka masing-masing karena kelas Nathan berbeda dengan kelas Aldo Cs.
*******
Bel tanda pulang sekolah pun berbunyi, semua siswa-siswi berhamburan keluar kelas untuk menuju ke parkiran atau halte bis.
Begitu pun dengan kelas XII IPS 1 semua siswa dan siswinya bersiap-siap untuk pulang, Natan pun meninggalkan kelas duluan dan seperti biasa dua sahabat Nesya menghampiri Nesya dikelas
"Hai cece sayang pulang yukkk"... teriak Keren dan Euginno bersamaan.
"Iyuuuuuu, ini tuh kelas bukan pasar kyk orang jualan aja"... sewot Karin salah satu Geng Ambyar sahabatnya Emmanuela
"Ihhhh lo jealous ya sama kita, gue juga tahu keles ini kelas dan sekarang tuh udah jam pulang sekolah ya bebas dong mau teriak kek apa kek suka-suka", cibir Euginno gak suka.
"Ia yukk kita pulang, disini lama-lama makin gerah".. sahut Keren sambil melirik tajam ke Karin.
"Minggir Three Angel's mau lewat".. kata Euginno keras..
"Sana pergi loh ke neraka aj sekalian".. teriak karin kesel
Bella yang dari tadi melihat ke arah Emmanuela merasakan ada sesuatu yang terjadi dengannya dan mulai menanyakan keadaannya.
"Emma lu kenapa sih? Cerita dong jangan pendam sendiri tumben gak biasanya lu diam gini", seru Bella prihatin.
"Gue gak apa-apa kok Bel, gue hanya lagi gak enak badan aja mau pulang", seru Emmanuela.
**Flashback on*
__ADS_1
Saat Emmanuela di toilet, tlp-nya berdering dan dilihat ID penelpon ternyata mamanya..
"halo, ma ada apa?" kata Emmanuela saat mengangkat panggilan telp mamanya.
"halo, emma sayang.. pulang sekolah langsung ikut mama ya nak ke butik langganan mama", seru mamanya Emma dengan antusias pada anaknya tersebut.
"mau ngapain ma?" tanya Emma dengan kening yang mengkerut seraya meminta penjelasan mamanya.
"Emma jangan bilang kamu lupa kalau hari ini papa ulang tahun sayang, kita mau makan malam sama papa nak", sahut mamanya mengingatkan acara nanti malam.
"mama pikir saja deh papa aja gak pernah pulang untuk temui kita ma, tiap tahun pun papa janji untuk rayain ultahnya sama kita tapi apa ma??", kata Emma yang mulai tidak bisa menahan amarah, kesel dan benci kepada papanya.
"Emma jangan ngomong gitu pokoknya mama tunggu kamu di butik langganan mama ok", kata mamanya tanpa dilawan dan tlp pun diputuskan secara sepihak oleh mamanya Emmanuela.
"Mama, papa itu gak pernah mikirin kita ma..
mama cuma wanita simpanan papa dan aku anak haramnya papa ma.. sampai kapan kita mau jalani kehidupan kayak gini ma? tersembunyi dari siapapun ma.. Emma udah gak kuat ma hidup tanpa kasih sayang papa meski papa selalu kirim uang ke kita, Emma iri ma sama semua teman-teman Emma yang punya orang tua lengkap ma". kata Emma dalam hati dengan tangis yang pecah dan terdengar sendu.
*Flashback Off**
"Ya udh yukk kita pulang dan kamu langsung istirahat ya".. kata Bella sambil jalan keluar kelas bersama Geng Ambyar yang lain.
**Hai para penikmat novel seantero jagat raya, jika suka dengan novel ini mohon dukungannya untuk vote, llike, bintang 5 serta komentnya ya untuk lebih menginspirasi author dalam penulisan. Ini karya pertama author loh oleh sebab itu dukungannya sangat dimohonkan.
Jika ada salah kata dan penulisan mohon dimaafkan ya. Dukungan kalian adalah semnagatku. Di favorite-in juga ya guyss..
Terima Kasih
😍🥰😍🥰😍😘😘😘😘 teruntuk para penikmat novel sekalian.
__ADS_1