Menikah Demi Warisan

Menikah Demi Warisan
Bab 10


__ADS_3

Caca masih berusaha melepas gengaman arion namun arion makin mengengamnya dengan erat.


“aku bosan, aku mau pergi” bisik caca sambil berusaha berjalan pergi agar arion melepaskannya. Namun, bukannya di lepaskan arion menariknya kembali.


“tidak bisa” balas arion dengan berusaha tetap tersenyum kearah pekerja bangunan.


"aku peringatkan kamu dokter caca. jika terjadi masalah dalam pembagunan ini maka itu salahmu” imbuh arion dengan penekanan.


“kenapa jadi salahku. Bukan aku yang membangun kenapa jadi salahku” bisik caca keras karena kesal.


“ini salahmu karena merengek mau pergi disaat aku belum selesai kerja” ucap arion.


“aku merengek karena aku tidak mengerti apa yang kalian bicarakan jadi aku gak betah” jelas caca dengan terus berusaha melepaskan genggaman tangan arion.


Bukannya melepaskan tangan caca arion justru menarik caca kepelukkannya.


“ap, apa yang kamu lakukan? Kamu tahu orang-orang sekarang melihat kearah kita!” ucap caca dalam pelukan arion.


“itu yang ingin aku tanyakan, apa yang kamu lakukan dengan menarik-narik tanganku. membuat orang memperhatikan kita.” Balas arion.


“kalau kamu melepaskan tanganku pasti aku tidak akan menarik-narik kamu” ucap caca masih dalam pelukan arion.


“LEPASKAN!” ucap caca dengan berusaha melepaskan pelukan arion.


“baiklah, aku akan melepaskanmu. Tapi kalau kamu berusaha pergi dan terus merengek bukan hanya pelukan yang kamu dapat tapi aku akan menciummu” ucap arion dengan pelan-pelan mendekatkan wajahnya kearah caca.


Caca yang melihat arion semakin mendekatkan wajahnya langsung berusaha keras melepaskan pelukannya.


“kau sebaiknya tidak menyentuhku!” ucap caca setelah lepas dari pelukan arion.


“kau sebaiknya tidak merengek dan melepaskan ini” ucap arion sambil mengangkat gengaman tangannya.


Caca yang mendengar ancaman arion hanya dapat pasrah dengan keadaan. Arion yang melihat caca mulai menurut mulai melanjutkan pekerjaannya dengan tetap mengengam tangan caca.


“bukannya dalam kontrak kami dapat kontak fisik hanya di depan keluarga besar kenapa setiap bersama dia selalu melakukan kontak fisik kepadaku” batin caca sambil melirik kesal kepada arion.


Di rumah keluarga utomo kakek arion sedang mengobrol dengan bagas dan Rafael. Kakek arion menerima laporan mengenai perkembangan caca dan arion.


“jadi, bagaimana dengan arion dan caca? kapan arion mulai mendekati caca? Kenapa aku tidak mendengar kabar apapun mengenai hubungan mereka?” Tanya kakek kepada bagas dan Rafael.


“sebenarnya, arion mengatakan dia akan menemui dokter caca hari ini” lapor Rafael.


“hari ini?” Tanya kakek dan bagas bersama.


“iya dia mengatakan kepada saya bahwa hari ini dia akan kencan dengan dokter caca” jelas Rafael.


“Tapi di jadwalnya hari ini dia ada kunjungan ke pembangunan cabang hotel. Atau mulai sekarang ceo tidak akan bekerja di hari libur?” ucap bagas dengan senangnya.

__ADS_1


“entahlah tapi dia mengatakan akan menemui dokter caca di hotelnya.” Ucap Rafael


“apa? Jadi dia tetap bekerja sambil kencan.” Ucap bagas heran.


“ kalau dia hanya kerja tidak berusaha mengejarnya maka aku akan langsung menyuruh tara mendekati caca. jadi katakan pada arion untuk bersiap-siap.” Ucap kakek.


“ya direktur” jawab Rafael.


Rafael yang mengetahui kontrak nikah antara caca dan arion tidak dapat menceritakan kepada kakek arion demi kebaikan temannya itu.


Setelah Rafael dan bagas memberikan laporan mereka mengenai arion mereka pamit undur diri.


Rafael adalah salah satu mata-mata yang di miliki oleh kakek untuk memantai kegiatan arion. Meskipun Rafael adalah mata-mata yang di kirim oleh kakek temannya tetapi dia tidak pernah memberikan laporan kegiatan arion. Rafael akan memberikan laporan kepada kakek arion mengenai kegiatan temannya itu apabila menurutnya yang ia laporkan tidak berpengaruh kepada arion.


Setelah mengunjungi pembangunan hotel cabangnya arion dan caca memilih ke kafe untuk mengademkan diri.


“ kita harus membahas mengenai kontrak” ucap caca membuka obrolan.


“apa yang harus kita obrolkan?” Tanya arion.


“kontak fisik, bukannya kita sudah setuju kalau kontak fisik hanya akan dilakukan saat di depan keluarga besar.” Ucap caca.


“aku tidak akan melakukan kontak fisik kalau kamu tidak membuatku emosi. Hanya itu yang dapat membuatmu menurut.” Jelas arion.


“aku tidak akan menurut kalau kamu kencan seperti orang normal.” Tegas caca tidak mau kalah.


“tau ah, bicara dengan orang yang tiidak normal menguras banyak tenaga.”gumam caca sambil meminum strowberi shake nya.


“sekarang kita sedang kencan dan akan menikah bukankah wajar kalau kita melakukan kontak fisik, bukankah itu normal” ucap arion.


“tapikan di kontrak kita sudah menyetujui tidak akan kontak fisik” tegas caca.


“maksudnya kontak fisik yang tidak akan aku lakukan itu berhubungan selayaknya suami istri, untuk gandengan dan pelukan bukankah itu wajar. Kita kencan dan menikah juga untuk membohongi kedua keluargakan jadi anggap saja latihan.” Ucap arion santai.


“bukankah kita hanya melakukan kontak fisik hanya di depan keluarga kenapa sekarang dimanapun kamu melakukan kontak fisik bukankah itu melanggar aturan.” Ucap caca.


“kamu lupa kenapa kita melakukan kencan bukannya langsung menikah? Semua itu karena kakek memiliki mata-mata. Untuk mengelabui mata-mata kakek kita harus tampak mesra di manapun. Kalau kita berjalan berjauh-jauhan mata-mata kakek tidak mungkin percaya kita sedang berkencan” jelas arion.


“apakah mata-mata kakek percaya kalau kita berkencan di tempat pembangunan” ucap caca.


“tentu, kan kita selalu bergandengan dan kita juga berpelukan.” Jawab arion santai dan tersenyum manis kearah caca.


“kamu pernah bilang tidak tertarik dengan wanita seperti aku! Lalu kenapa kau melakukannya?” Tanya caca.


“kakek sangat menyukaimu jadi aku sebagai cucunya harus menuruti kemauannya. Bukankah memang begitu” jawab arion santai.


“sejak kapan kamu jadi cucu yang penurut?” ucap caca.

__ADS_1


“ sejak warisan kakekku diberikan kepadamu” ucap arion lalu meminum es coffe nya.


Dret, Dret, Dret suara getaran ponsel caca. ada panghilan masuk dari mama caca.


“halo ma” ucap caca.


“kamu beneran sedang berkencan atau hanya rebahan?” Tanya mama.


“aku beneran berkencan” jelas caca.


“kalau kamu berkencan. Mama ingin mendengar suaranya.


Sesuai permintaan mamanya caca memberikan ponselnya pada arion.


“halo, nama saya arion tante” arion memperkenalkan diri.


“nama keluargamu?” Tanya mama dengan ketus.


“saya cucu tertua dari keluarga utomo” jawab arion.


“eemmm cucu tertua utomo. Kamu beneran sedang kencan dengan caca kami?” Tanya mama.


“benar tante rencananya juga kami akan menikah dalam waktu dekat jadi saya harap tante memberikan restu. Untuk sekarang kami belum memiliki waktu untuk meminta restu secara langsung. Jika kami telah memiliki waktu saya akan meminta restu kepada tante sekeluarga secara langsung” jelas arion.


“baiklah, baiklah kalian santai saja. Tante sekeluarga pasti akan merestui kalian berdua. Sekarang bisa berikan ponselnya pada caca” ucap mama caca. arion mengembalikan ponsel caca.


caca melanjutnya obrolan dengan mamanya sebelum menutupnya.


Di rumah keluarga besar prawitri mama caca berteriak mencari suaminya dengan senyuman mengembang di wajahnya.


“papa! Papa!” panggil mama caca.


“kenapa sih ma” jawab papa.


“pa caca sekarang telah memiliki kekasih! Papa tau siapa kekasihnya?” ucap mama.


“papa tidak tau ma, kan mama belum memberi tahu” ucap papa.


“arion pa, arion utomo cucu tertua keluarga utomo adalah kekasih caca pa” jelas mama.


“baguslah sesuai dengan keinginan mamakan.” Jawab papa.


“papa kok gitu sih?” Tanya mama.


“ma, selama ini yang selalu paksa caca datang ke perjodohan kan mama. Papa menyerahkan semuanya kepada caca terserah caca mau memilih pasangan yang bagaimana. Menurut papa yanv penting caca bahagia.” Jelas papa.


“iya iya mama yamg suka memaksa” ucap mama. Mama dan papa melanjutkan obrolan mereka mengenai caca tanpa saling menyalahkan.

__ADS_1


__ADS_2