Menikah Demi Warisan

Menikah Demi Warisan
Bab 18


__ADS_3

sinar mentari mulai menampakkan diri, menunjukkan waktu untuk memulai aktivitas.


seorang gadis yang merasa nyaman dalam selimutnya tidak mengindahkan sinar mentari yang mulai menerobos melalui jendelanya.


"Ca.... CACA" suara pangilan yang tak pernah berhenti berusaha mengusik ketenangan gadis tersebut.


" ca, caca sampai kapan kamu mau tidur terus sekarang udah jam 10 ca, km sebentar lagi mau jadi seorang istri tapi bangun pagi aja susah" omel mama caca sambil menarik dan menepuk lengan caca agar bangun.


" mama kebiasan deh kalau caca tidur suka ganggu. ini libur ma, ini libur" ucap caca sambil menarik kembali selimutnya.


" ca, sebentar lagi kamu akan jadi seorang istri. Kamu harus urus suami pagi pagi" ucap mama caca sambil menarik selimut kembali.


" mama ku tersayang arion itu sudah dewasa gak perlu lagi untuk di urus. Dia udah bisa mandi sendiri, makan sendiri, pakai baju sendiri gak perlu caca urus kayak anak bayi yang gak bisa apa apa" jawab caca dengan sebal.


" Tapi dia suami kamu yang wajib kamu urus, itu udah jadi tugas kamu ca" mama caca menahan selimut anaknya agar caca bangun.


" ahhhhhh" ucap sambil mengacak ngacak rambutnya.


" mandi sana mulut kamu bau" mama caca berjalan ke arah pintu. " cepetan, semua keluarga udah tunggu kamu di meja makan dengan calon suami kamu juga. Jangan lama lama ya sayang gak lama kamu akan jadi pengantin jadi harus biasa bangun pagi" imbuh mama.


" tau ahh" sambil berjalan ke arah kamar mandi.


Setelah 30 menit caca membersihkan tubuhnya dan bersiap caca keluar kamar menuju meja makan.


" lama banget kak, makananya keburu dingin nunggu kamu" singgung adek caca.


" apa anak kecil aja banyak gomong" ucap caca.


" ca, arion udah mengucapkan maksud dan tujuannya datang kesini" jelas papa caca.


Huk huk caca tersedak makanan. Caca melotot ke arah arion.


" jadi kamu serius menerima arion menjadi suamimu?? Tidak ada tekanan atau paksaaan??" Tanya papa caca.


" tentu sayang, kalau caca menerimanya dengan paksaan pasti dia tidak akan mau. Kamu kan tau beberapa kali mama jodohkan dia tapi dia menolak dan membawa lelaki tampan dan kaya ke rumah tanpa paksaan. Pasti mereka saling jatuh cinta tanpa paksaan" ucap mama caca tanpa mendengar caca.

__ADS_1


" mama salah lelaki tampan dan kaya yang mana puja itu memaksa caca. Mama gak tau aja" batin caca.


" ca, papa mau dengar jawabanmu" tanya papa.


" iya pa, caca menyetujui semua ucapan arion" ucap caca.


" kamu yakin?


" iya papa, caca menerima semua yang arion katakan" ucap caca malas.


" baiklah kalau begitu,berarti besok kamu akan kembali ke jakarta untuk berkenalan dengan keluar arion"


"Ha? Kok mendadak?" Tanya caca kaget.


" kamu kan sudah mengenalkan arion kepada keluargamu berarti kamu juga harus di perkenalkan juga di keluarga arion, karena kamu dan dia akan menyatukan dua keluarga jadi kamu harus menerima keluarga arion"


" iya, iya nyonya prawitri, aku akan berkenalan dan menyayangi keluarga utomo dengan segenap hati dan jiwa." Ucap caca sambil memegang dadax.


" mulai akting. Mama serius ca" ucap mama penuh penekanan.


"Sudah ma, kalau caca berani membawa pria ke rumah berarti caca serius dgn arion begitu juga sebaliknya. Yang papa mau tanyakan sama kamu nak arion apakah kamu bisa menerima segala kekurangan caca??" Tanya papa caca setelah menyelesaikan makannya.


"Ya, iyalah dia akan terima semua kekuranganku karena kita hanya nikah kontrak demi harta warisan" batin caca.


"Bukan hanya caca tapi keluarganya caca seperti yang kamu lihat mama caca sangat cerewet..."


"Papa" potong mama.


" emangnya ucapan papa salah?" Tanya papa.


"Tidak" jawab mama


"mama diam dulu, papa mau tanya kesiapan nak arion di hadapan caca ma".


ucapan papa hanya di jawab anggukan oleh mama.

__ADS_1


" nak arion seperti yang kamu lihat mama cerewet, caca malas dan keluarga lainnya juga brisik apakah nak arion tetap siap menerimanya???" tanya papa.


"saya siap pa" jawab arion mantap yang ditatap keluarga caca dengan senyuman hangat.


" ca," panggil papa.


" iya pa" jawab caca.


" apakah kamu siap menerima arion menjadi suamimu?"


" iya pa" jawab caca. " sebenarnya ogah tapi hubungan ini menguntungkan kita berdua ya udah iyain aja" batin caca.


" kamu menerima arion tanpa paksaan ca??" tanya papa lagi.


caca diam sejenak memikirkan jawabnya yang tepat. " sebenarnya terpaksa pa tapi aku sudah tanda tangan kontrak hiks hiks hiks" batin caca.


" ca, caca!" pangil mama dan papa membuyarkan lamunan caca.


"ada yang paksa kamu ca?? kalau kamu belum mau menikah papa gak akan paksa kamu nak. papa menerima segala keputusanmu" ucap papa.


" Papa kok bicara begitu? pokoknya caca harus nikah, umur caca sudah saatnya untuk menikah. kenapa harus di tunda" timpal mama.


" caca siap menikah dengan arion tanpa paksaan pa" jawab caca kali ini untuk menyakinkan papanya. arion hanya menatap caca dengan intens.


" papa ingin menasehati kalian berdua dalam berumah tangga pasti ada saja masalah terutama 1-3 tahun pertama pernikahan. di awal pernikahan kalian akan merasa dunia sangat indah tetapi setelah satu tahun pernikahan semua masalah akan muncul. ada saja masalah dan ego kalian yang akan bermain. ingat kata-kata papa saat ada masalah apapun salah satu dari kalian harus mengalah. mengalah bukan berarti kalah tetapi mengalah untuk tidak memperbesar masalah. memang ucapan papa pasti terdengar mudah kalian pikir tapi saat masalah itu datang dan ego kalian tinggi mengalah adalah hal yang sangat sulit. satu kata itu susah untuk di aplikasikan. setelah satu tahun pernikahan sifat asli kalian akan muncul semua di permukaan, ada sifat yang kalian cocok dan ada pula sifat yang saling bertentangan. menikah bukan masalah menyatukan dua hati dan dua keluarga saja tapi menikah adalah bagaimana kalian menyatukan pemikiran, mengendalikan emosi, berusaha mengerti dan memahami satu sama lain. ucapan papa pasti kalian pikir itu mah gampang tapi dalam penerapannya itu sangatlah susah. jadi, nak arion kalau caca capek dan belum bisa melayani semua kebutuhan nak arion papa mohon pengertiannya nak arion. dan untuk kamu ca, kalau suamimu minta dilayani dalam segala hal kamu harus melakukannya karena itu adalah kewajiban istri walaupun saat kamu capek kalau kamu tidak bisa bicaralah baik-baik jangan menjawab dengan emosi. jika suamimu emosi kamu harus sabar begitu juga sebaliknya jika nak arion mendapatkan caca emosi papa harap nak arion sabar dalam menghadapinya. papa ingin ini pernikahan yang pertama dan terakhir untuk kalian berdua" ucap papa menatap putri satu-satunya dengan mata berkaca-kaca.


caca yang di tatap papanya mengeluarkan air mata bersalah karena membohongi keluarganya.


"maafkan caca pa mungkin ini bukan pernikahan pertama dan terakhir caca. memang ini pernikahan pertama caca tapi ini bukan pernikahan terakhir caca. setelah warisan kakek arion berada di tangan arion, caca akan cerai pa." batin caca.


"MAAF" hanya kata itu yang dapat keluarga dari mulut caca di sela tangisnya.


mama yang melihat caca menangis lalu memeluk caca.


" nak kamu hanya menikah tapi tetap anak papa dan mama kenapa kamu menangis" kata mama sambil mengeluarkan air mata.

__ADS_1


setelah pembicaraan mengenai pernikahan caca dan arion telah selesai. arion dan caca jalan-jalan berkeliling kota surabaya menikmati hari terakhir mereka disana.


besok mereka berdua harus kembali ke jakarta dan bertemu keluarga besar utomo untuk memperkenalkan caca sebagai calon nyonya arion utomo.


__ADS_2