Menikah Demi Warisan

Menikah Demi Warisan
Bab 6


__ADS_3

Caca sampai di kafe lalu mencari arion namun yang di cari tidak terlihat. “apa dia belum datang? Dia yang mengajak bertemu tapi dia yang terlambat dasar” ucap caca mengomel.


Dari belakang arion membalas ucapan caca “ aku sudah datang” ucapnya yang mengagetkan caca.


“astaga, kamu membuat aku kaget. Kamu bisa gak sih muncul secara normal” ucap caca.


“apa yang tidak normal dari aku” ucap arion.


“kamu muncul seperti setan secara tiba-tiba ” ucap caca sambil berjalan. Caca berjalan sambil mengomel kepada arion secara tidak sengaja caca hampir menabrak seorang pengunjung yang lain. Untung saja arion gesit dan menarik caca ke arahnya agar tidak menabrak.


Setelah menarik caca dan posisi caca sudah aman, arion berjalan ketempat duduk meninggalkan caca yang kaget dengan kejadian baru saja. “kenapa dia selalu membuat aku kaget” ucap caca lalu mengikuti arion.


“tuan dan nyonya mau pesan apa?” Tanya pelayan kafe.


“aku coffe latte” ucap arion.


“aku mau strobery shake” ucap caca.


“baik,” ucap pelayan lalu pergi.


“kenapa kamu selalu mengajakku keluar, bukannya aku setuju untuk nikah kontrak. Sekarang apalagi maumu” ucap caca yang hanya di tatap tajam oleh arion.


“sebelum menikah bukankah banyak yang harus kita lakukan.” Ucap arion.


“apa maksudmu. Bukankah kita tinggal mempertemukan kedua keluarga lalu menikah setahun kemudian bercerai. Kenapa kamu mempersulit keadaan” ucap caca.


“Kamu pikir kakekku akan percaya begitu saja, kita harus membuat mata-mata kakekku melapor bahwa kita kencan sebelum menikah” ucap arion.


“apa maksudmu dengan mata-mata? Kamu sedang halu ya? Kita hidup di dunia nyata dan bukan dunia drama seorang kakek memata-matai cucunya sendiri” ucap caca.


“tapi itulah kehidupanku. Kembali ke topic, aku tidak bisa membawamu bertemu kakek sebelum kakek mempercayai kita dekat” ucap arion.


“jadi kita harus bagaimana agar kakekmu itu percaya.” Ucap caca.


“kita harus pergi kencan setiap akhir minggu.” Ucap arion.


“kencan? Kamu gila ya. Aku menerima penawaranmu agar akhir mingguku bebas dari perjodohan orang tua. Sekarang aku harus pergi kencan setiap akhir minggu denganmu. Aku menolak” ucap caca.


“kamu tidak bisa menolak karena kamu sudah menanda tangani surat perjanjian.” Ucap arion.


“di surat perjanjian tidak tertulis bahwa kita harus berkencan.” Ucap caca.


“aku tidak peduli. Pokoknya setiap akhir minggu kita akan kencan titik” ucap arion.


“aku akan gila kalau terus begini” ucap caca.


“kamu telah menanda tangani surat perjanjian menikah denganku dan akan hidup bersama selama satu tahun” ucap arion mengingatkan.


“akhhhh” ucap caca kesal.


“tuan nyonya ini minumannya ” ucap pelayan agar caca mengangkat kepalanya dari meja.setelah menyimpan minuman di atas meja pelayan itu lalu pergi. Setelah pelayan pergi, caca kembali menjatuhkan kepalanya di atas meja.


“kita akan ketemu setiap akhir minggu” ucap arion tersenyum dan mengusap kepala caca di atas meja. Mendapatkan perlakuan itu caca bangun dan menatap tajam arion dan arion masih tetap tersenyum.


Setelah pulang dari kafe caca menyantap mie untuk menghilangkan stresnya. Saat menyantap mienya dengan lahap caca mendengar suara HPnya berdering menandakan ada panggilan masuk.


“halo, jo” ucap caca.

__ADS_1


“ halo, ca aku mau menagih janjimu” ucap johan.


“kan tadi aku sudah bilang hari ini aku tidak bisa. Besok sore deh aku janji” ucap caca.


“kali ini beneran ya” ucap johan.


“iya iya… besok kita langsung pergi setelah pulang kerja deh” ucap caca menyakinkan.


“bagaimana kalau besok aku jemput kamu jadi sekalian sorenya kita langsung pergi bersama” ucap johan memberikan penawaran.


“Emmm………” ucap caca masih berpikir untuk menolak johan tapi tidak menyingungnya.


“ayolah ca. kenapa sih kamu tidak pernah mau aku jemput? Apa Kamu sudah punya kekasih?” Tanya johan.


“apa orang gila itu (arion) bisa di sebut kekasih?” batin caca.


“ca CACA” panggil johan.


“iya, ada apa jo?” ucap caca.


“kok kamu diam sih” ucap johan.


“maaf jo tadi aku emmm ” ucap caca mencari alasan.


“sudahlah, jadi kamu mau kan” Tanya johan kembali.


“ oke deh, besok kamu bisa jemput aku” ucap caca.


“yesss,”batin johan. “oke, besok pagi aku jemput kamu, selamat malam ca” ucap johan.


“selamat malam jo” ucap caca lalu mengakhiri panggilannya.


Akhirnya johan yang di tunggu-tunggu pun datang, caca langsung menghampiri mobil johan dan naik.


“jo kok lama kan telat jadinya” ucap caca.


“maaf ca, aku kesiangan” ucap johan sambil terus menyetir.


“kok bisa sih. Kamu gak tidur setelah kita telfonan” ucap caca.


“tidak ca, aku terlalu bahagia semalam jadi susah tidur.” Ucap johan


“emmm” ucap caca tak ingin merespon lebih jauh agar johan dapat focus menyetir.


Sekitar 40 menit akhirnya caca dan johan sampai di rumah sakit.


“ eh eh kalian lihat gak dokter johan dan dokter caca berangkat bareng?” ucap salah satu perawat di rumah sakit.


“iya, aku lihat mereka masuk rumah sakit bareng” ucap perawat yang lain.


“jangan-jangan mereka jadian lagi” ucap perawat lain menambahkan. Lian yang merupakan teman johan mendengar ucapan para perawat yang mengosip hanya diam lalu pergi ke ruang johan.


“jo,” ucap lian masuk ke ruangan johan tanpa mengetuk.


“eh lian, ada apa?” ucap johan yang sudah biasa dengan sikap lian yang tanpa mengetuk.


“jo aku dengar tadi para perawat gosipin kamu pergi kerja dengan caca” ucap lian.

__ADS_1


“iya” ucap johan.


“kamu sudah pacaran dengan caca?” Tanya lian.


“belum, tapi caca seperti memberi aku lampu hijau” ucap johan sambil tersenyum.


“oh good luck ya” ucap lian lalu pergi dari ruangan johan. “jo, kenapa kamu tidak pernah bisa peka dengan perasaanku, aku cinta sama kamu jo. Aku selalu bersabar menunggu dan menemani kamu tapi kenapa kamu tidak pernah punya perasaan yang sama” batin lian sambill berjalan ke arah ruangannya.


Para perawat yang melihat dokter lian yang berjalan dengan sedih mulai bergosip. Semua pegawai mengetahui kalau lian menyukai dokter johan terlihat dari perhatian yang lian berikan kepada johan. Itulah alasan selama ini caca menghindari johan.


Sore hari setelah jam pratek johan selesai, johan pergi ke ruangn caca. “ hai ca” sapa johan setelah masuk ke ruangan caca tanpa mengetuk pintu.


“jo, kalau masuk ketuk pintunya dulu” ucap caca.


“maaf” ucap johan sambil berjalan keluar lalu mengetuk pintu.


“sudahlah jo, ayo kita pergi” ucap caca.


setelah johan kembali untuk mengetuk pintu. Johan dan caca berjalan beriringan ke parkiran dengan tatapan gibah para perawat.


“jo, lain kali gak usah pergi bareng lagi deh” ucap caca setelah di dalam mobil.


“kenapa” ucap johan.


“kamu tidak lihat tatapan para perawat tadi” ucap caca.


“emangnya kenapa? Kan mereka memang punya mata untuk melihat biarkan saja” ucap johan cuek.


“huhh sudahlah” ucap caca sambil melihat jalan. “ jo, kita mau makan dimana” ucap caca setelah melihat jalan yang di lewati.


“kita akan makan malam di tempat yang enak dan bagus” ucap johan.


“dimana tempatnya jo?” Tanya caca.


“ sudahlah ca, kamu santai saja yang pasti nanti kamu akan suka deh” ucap johan dengan yakin.


“mudah-mudahan kita tidak makan di hotel yoko, aku tidak ingin ketemu orang itu. Walaupun makanan di restoran itu memang enak sih tapi kalau ketemu orang itu pasti aku habis.” Batin caca.


“Huh jo kok kita kesini?” Tanya caca setelah johan memberhentikan mobil di parkiran hotel yoko.


“iya, makanan disini enak banget. Ayo turun ca” ucap johan.


“kita cari tempat lain saja ya” ucap caca.


“kenapa? Disini enak lo ca. aku jamin kamu gak akan nyesel dengan makanannya” ucap johan membujuk.


“ masakannya memang enak, yang gak enak itu yang punya hotel” batin caca.


“ jo, aku mohon jangan disini ya” ucap caca memohon.


“kenapa sih ca? kalau kamu kasih aku alasan yang jelas pasti aku mau cari tempat lain.” Ucap johan.


“ka…. ka…. Karena disini mahal. Iya disini mahal jo. Ayo ke tempat yang lebih murah tapi rasanya enak. Ya” bujuk caca.


“gak bisa ca aku reservasi sudah dari kemarin lo, disini aja ya kan aku yang bayar kamu gak usah mikiran soal harga kamu hanya perlu menikmati makanannya oke. Ayo turun atau mau aku bantu turun.” Ucap johan.


“habislah aku, semoga gak ketemu deh” batin caca.

__ADS_1


“baiklah” ucap caca turun dengan terpaksa.


__ADS_2