
bima yang terbawa emosi langsung turun ke bawah menuju sofa
"loh bim, kok gak nemenin mdeline istirahat malah di sini kamu nya?" tanya mama bima melihat bima emosi
"gak males sama perempuan kayak gitu, emang ya ma semua perempuan itu sama aja, busuk!!!" kata kata bima membuat mama nya terluka
"bima, kenapa bilang kayak gitu? coba ceritain ke mama kenapa?" kata mama bima
"masa ma, di kontak madeline ada yang di kasih sama sayang tapi kontak nomer bima namanya cuman bima doang" kata bima masih emosi
"bima berpikir dengan kepala dingin, belum tentu yang madeline kasih nama sayang itu anak cowok. kalau anak cewek? atau mungkin mama nya atau papa nya? bisa juga saudara nya? nanti kan kamu yang salah paham sendiri sayang" kata mama bima menasehati putra nya
"gak tau deh ma, bima mau tenang sendiri" kata bima
"kamu udah tanya penjelasan madeline belum?" tanya mama bima
"belum ma, bima tadi emosi sampek megang dagu madeline pakai tenaga kuat" kata bima mengatakan seadanya
mama bima tau jika putra nya bima sekarang sedang emosi karena cemburu
"jangan kasar nak sama perempuan, perempuan itu harusnya di sayangi dan di lindungi" kata mama bima
"hem iya ma" kata bima
"sekarang mama mau kamu ke atas, tanya semua nya sama madeline" kata mama bima
"enggak deh ma, tunggu emosi bima hilang aja. nanti bila ngelampiasin ke madeline lagi" kata bima
"kalau enggak mau nyakitin madeline, jangan di sakitin dianya. lindungi dia. bagaimanapun dia istri mu" kata mama madeline
"iya ma bima paham" kata bima sambil menunduk membayangkan bagaimana madeline yang ketakutan melihat amarah nya tadi
__ADS_1
"kalau gitu mama ke dapur dulu bantu bibi masak buat makan malam nanti" kata mama bima pamitan saat melihat anaknya sedang merenung akan kesalahan nya
"iya ma" kata bima masih tetap merenung
di kamar.....
madeline masih terus menangis tanpa henti. baru pertama kali ia dikasari oleh bima
biasanya bima akan perhatian pada nya dan barusan ia di kasari oleh bima suami nya
setelah bima menenangkan pikiran dan emosi bima naik ke atas untuk masuk ke kamar nya
tapi saat di depan pintu kamar nya....
bima mendengar suara madeline yang masih nangis di dalam merasa bersalah
akhirnya bima memberanikan diri untuk masuk
bima melihat madeline sedang tiduran di atas kasur sambil terus menangis
badan madeline meringkuk, madeline tidak mendengar suara pintu di buka
"madeline" ucap bima lembut agar madeline tidak tambah menangis
madeline menoleh saat mendengar suara bima
"bima" kata madeline
setelah madeline mengatakan sedemikian bima langsung memeluk madeline
"maaf ya, tadi aku kebawa emosi jadi gak dengerin penjelasan kamu dulu" kata bima memeluk madeline dengan erat
__ADS_1
madeline tidak menjawab perkataan bima, madeline hanya memeluk bima dengan erat dan menangis sejadi jadi nya
bima melepas pelukan nya dan menatap dalam wajah sembab madeline
"sekarang kamu jelasin ke aku ya, siapa yang kamu kasih nama sayang di belakang nya itu" kata bima
"itu sherly" kata madeline membuat bima gak percaya
"hah? seriusan?" kata bima masih tidak percaya
"iya aku berani sumpah. sherly nyimpen kontak aku dengan nama jimin sayang, dan aku nyimpen nomer dia dengan nama rapmon hyung sayang" kata madeline
"aku sama dia kan sama sama ARMY yaitu penggemar BTS" kata madeline lagi
"aku ngefans sama jimin sherly ngefans sama Rap monster" kata madeline lagi
"maaf ya udah nuduh yang enggak enggak, tapi ada cara buktiin nya gak?" tanya bima
"ada kok" kata madeline dan mengambil handphone nya
madeline menelpon sherly
"halo" kata orang di seberang sana yang tidak lain adalah sherly
"sher, ini loh" tanya bima
"loh kok suara bima? bukan nya ini hp nya madeline ya" kata sherly yang kebingungan
"iya ini gue" kata bima
"emang ada apa bim?" tanya sherly dari telpon
__ADS_1
"gpp yaudha makasih" kata bima lalu mematikan sambungan telepon nya