
selesai berbicara mereka mematikan sambungan telepon mereka
sherly ada sedikit rasa akan aldo tapi dia masih bingung apa dia benara benar mencintai aldo? apa perlu dia berterima kasih kepada madeline dan bima karena sudah membuatnya menikah dengan orang yang ia suka? emtah lah sherly masih tidak yakin dengan hal itu
selesai mematikan sambungan telepon aldo tidak berdiri dari duduk nya tapi malah tetap duduk dan tersenyum sendiri
sherly yang memperhatikan nya jadi bingung sendiri
"gue udah mulai suka sama sherly dari awal ketemu dan nanti pas dia udah sah jadi istri gue, gue bakalan sebaik mungkin menjaga dia" kata aldo pada diri nya sendiri sambil tersenyum membayangkan senyuman sherly yang manis baginya
sherly makin berdebar di buat nya. agar tidak makin berdebar sherly meninggalkan tempat dia bersembunyi dan menuju kelas sedangkan aldo masih senyam senyum sendiri di sana seperti orang gila
dimas datang ke aldo dan duduk tepat di sebelah aldo
"kenapa lu seneng banget? kayak ke sambet aja senyum senyum sendiri" kata dimas sambil menatap aldo penuh tanda tanya
"ya seneng lah besok kan gue mau nikah" kata aldo sumringah
"lo seneng nikah muda?" tanya dimas tidak percaya
__ADS_1
"ya enggak lah tapi yang gue senengin adalah nikah nya sama sherly yang gue suka dan itu besok" kata aldo tersenyum bahagia
mata dimas membulat
"sejak kapan lu suka sama sherly kok gak pernah cerita? lo gak mau bagi cerita sama sahabat lo sendiri?" tanya dimas kesal karena aldo tidak cerita kepada nya jika diri nya menyukai sherly
"gue juga gak tau dim kapan gue suka sama sherly tapiii gue bahagia saat gue ada di deket sherly. gue selalu ingin ngelindungi sherly. dan yang paling gue seneng adalah gue bisa sukaa bener sama seseorang enggak kayak elu yang nge jomblo sampek sekarang" kata aldo serius yang akhirnya mengejek dimas yang tentu saja dimas kesal karena itu
"gue tau gue jomblo tapi gak usah gitu juga kali!!" kata dimas kesal
"wehehhehe emang lu gak kepikiran mau sama siapa gitu?" tanya aldo menatap dimas
"enggak kan 2 cewek cantik di sekolah udah pada kalian ambil. madeline di ambil bima terus sherly di ambil lo. gue juga gak nemu pasangan yang cocok buat gua" kata dimas lesu
"sialan loh!!" kata dimas kesal
"apa gak ada cewek lain selain dia?! kayak gak ada cewek lain aja buat gua. !!" kata dimas tetap sewot
"hahhhahahahaha" tawa aldo pecah
__ADS_1
"sorry sorry kan gue bercanda" kata aldo sambil tertawa pelan
"dim gue mau lu jujur sama gue. apa yang sebenernya terjadi antara pernikahan gue sama bima dan madeline?" kata aldo serius
tentu saja dimas yang mendapatkan pertanyaan dadakan seperti itu langsung terkejut
"gue sebenernya mau jujur do, tapi gue takut nanti nya lu marah terus gak mau temenan lagi sama kita" kata dimas ragu ragu
"lo aja belum bilang ke gue gimana mau nentuin gue marah apa enggak" kata aldo
"tapi kita juga takut do gue gak berani" kata dimas
"gue janji gak marah, lo coba jelasin" kata aldo berjanji
"oke tapi lo jangan marah" kata dimas
aldo mengangguk tanda setuju
setelah mendapat persettujuan dari aldo akhirnya dimas menceritakan dari awal sampai akhir yang tentu saja membuat emosi aldo menaik tapi dia berusaha menahan nya
__ADS_1
"kenapa lo gak cerita dari awal? gue gak marah gara gara nikah muda sama sherly tapi yang gue marahin adalah kalian gak mau jujur sama gue dan gue gak tau apa apa tiba tiba di suruh nikah muda itu yang gue keselin" kata aldo sambil mengehela nafas
"maaf" kata itu yang terdengar dari bibir dimas