
"bim, meja punya dimas sama aldo yang mana?" tanta sherly
bima langsung melihat ke arah sherly dan menunjukkan kursi milik dimas dan aldo
"itu punya dimas dan itu punya aldo" kata bima
"makasih" kata sherly yang di jawab anggukan oleh bima
sherly melihat meja dimas yang berantakan menjadi pusing sendiri
"buset dah ini meja atau mini kapal pecah" kata sherlt geleng geleng kepala
dengan segera sherly membereskan meja dimas dan setelah itu sherly menuju ke meja aldo
di lihat nya meja aldo lebih bersih dari pada meja dimas yang sperti kapal pecah
"untung bersih enggak kayak meja dimas yang kayak mini kapal pecah" kata sherly yang langsung me ringkas barang barang di meja aldo
setelah selesai sherlt keluar dari kelas aldo dan dimas yang di perhatikan oleh banyak orang
para anak cewek di kelas tersebut memandang sherly dengan pandangan tajam seperti ingin membunuh karena tidak suka kedekatan sherly debgan 3 cogan di kelas mereka
__ADS_1
sherly membawa tas milik nya, milik aldo, dan milik dimas dengan kesusahan karena tas milik kedua laki laki tersebut yang berat terutama milik dimas. sherly sempat berpikir bahwa tas milik dimas ini berisi batu
madeline dan bima yang belum pulang karena ingin memutuskan perlu menjenguk dimas di Uks terlebih dahulu atau tidak
madeline mengusulkan menjenguk dimas dahulu karena tadi dimas sudah membantu madeline sedangkan bima mengsulkan agar tidak perlu menjenguk dimas terlebih dahulu karena madeline yang sedang terluka dan pikir bima madeline perlu istirahat sedangkan urusan dimas kan nanti bisa saja bima menelepon aldo untuk melihat keadaan dimas
saat di tengah tengah musyawarah bersama madeline dan bima melihat sherly yang kesusahan membawa tas langsung menghampiri sherly
"sher mau aku bantu?" tawar madeline
"enggak usah mak aku kuat kok dan aku bisa, kamu kan lagi luka jadi mendingan pulang aja sama bima" kata sherly sambil tetsenyum
"enggak usah di bantuin, mending kalian pulang saja gue bisa kok" kata sherly lagi
tiba tiba seseorang datang ke arah mereka dan orang tersebut adalah aldo
"kalian mending pulang aja, aku aja yang bantuin sherly" kata aldo
"oke deh kalau gitu" kata bima
bima dan madeline memutuskan pulang saja dan nanti bisa menelepon aldo untuk melihat dimas
__ADS_1
"kenapa gak minta bantuan gue kalau keberatan?" tanya aldo
"kan tadi lo lagi jagain dimas, terus kenapa sekarang dimas nya di tinggal?" tanya sherly
"dia lagi tidur dan gue enggak mau ganggu dia dengan suara gue, mana tas dimas sama punya gue. lo bawa punya li sendiri" kata aldo
"oke ini" kata sherly sambil mengangkat tas milik aldo dan dimas tapi tangan nya yang memegang tas dimas jadi gemetaran karena saking berat nya
aldo yang mengetahui tas dimas yang berat dengan cekatan langsung mengambil tas dimas
"ayo" kata aldo saat tas milik nya dan milik bima sudah dia bawa
aldo pergi berjalan menuju ke UKS dimana bima berbaring yang di ikuti sherly dari belakang
berpindah lagi ke bima dan madeline....
bima yang melihat jalan madeline pelan karena angin yang tersepoi sepoi mengenai wajah nya yang luka membuat wajah nya peri sehingga madeline harus berhenti sejenak agar tidak perih
bima langsung menarik madeline ke dalam dekapan nya
"biar kamu hangat dan luka mu gak perih" kata bima menbuat madeline tenang dalam dekapan bima
__ADS_1