Menikah Karena Kesalah Pahaman

Menikah Karena Kesalah Pahaman
29


__ADS_3

madeline dan dimas sudah selesai bersiap siap setelah mengompres bekas tamparan di wajah madeline


mereka keluar dari rumah dan berjalan mencari pak supir untuk mengantar mereka


"pak antar kami berdua ke sekolah ya" kata bima setelah menemukan pak supir yang ternyata nongkrong di tempat pak satpam


"baik den" kata pak supir


di perjalanan keheningan terjadi, bima sedang berpikir bagaimana meminta persetujuan agar 5 keluarga paling kaya di kota ini bisa bekerja sama dan mengancurkan bisnis orang terkaya di kota ini nomer 6


kalau bima pasti bisa membujuk papa nya, kalau orang tua dimas bima rasa pasti akan menyetujui nya karena berani membuat anak nya dimas bonyok, bima juga percaya pada aldo yang bisa membujuk, bima tidak tau bagaimana mau membujuk orang tua sherly


"made, apa semua kemauan sherly sellau di turuti oleh kedua orang tua nya?" tanya bima pada madeline


"kenapa tiba tiba nanyakin sherly?" tanya madeline dengaj dahi berkerut

__ADS_1


"papa aku kata nya mau kerja sama sama keluarga sherly tapi mereka jarang ketemu jadi papa aku minta biar aku kasih tau sherly biar sherly ngomong ke orang tua nya" kata bima mencari alasan


"oh gitu ya, aku kan udah kenal sherly selama bertahun tahun. aku yakin kalau itu demu kebaikan bersama pasti sama orang tua sherly akan di turuti tapi jika kejahatan maka kedua orang tua sherly akan menolak" kata madeline membuat bima mengangguk kan kepala nya


bima akan meminta bantuan kepada aldo dan sherly untuk mengatakan kepada orang tua nya. sedangkan kedua orang tua dimas akan bima temui langsung


di perjalanan keheningan terus terjadi, bima tidak mennayakan apa apa lagi selain menanyakan tentang sherly tadi membuat madeline mengerutkan dahi nya


bima fokus pada pemikiran nya untuk menyiapkan acara dan memanas manasi orang tua dimas agar ikut membantu


"bim kamu kenapa diem aja? kamu biasanya gak kayak gitu" kata madeline bingung


"sayang kamu kenapa sih?" kata madeline sambil mengguncang badan bima membuat bima sadar


"eh iya kenapa?" tanya bima yang sudah sadar membuat madeline mengerutkan kening nya kembali

__ADS_1


"kamu kenapa diem aja? biasa nya kalau naik mobil pasti kamu paling cerewet. sekarang kenapa aku yang merasa paling cerewet" kata madeline dengan cemberut membuah bima terkekeh


"hehhe iya iya maaf aku tadi mikirin cara manas manasi orang tua dimas buat bantuin kita ikut menghancurkan keluarga terkaya nomer 6" kata bima


"kan keluarga kamu kalau keluarga aku di gabungin buat ngehancurin keluarga kaya noner 6 udah bisa ngehancurin nya, kenapa mesti minta bantuan keluarga lain? jangan jangan kamu juga mau minta bantuan ke keluarga sherly sama aldo ya?" tanya madeline curiga


"iya emang, kalau 5 keluarga besar bergabung kan pasti keluarga nomer 6 akan kalah telak. dan jika keluarga nomer 6 mau balas dendam itu bukan cuman keluarga kita aja yang kenak" kata bima tersenyum licik


"oh ya, apa tadi sherly ada luka pas bantuin kamu?" tanya bima


"setau aku ada sih di bagian tangan sebelah kanan nya klaua enggak salah liat" kata madeline


"oke kamu tinggal liat apa aja yang akan aky mainkan" kata bima sambip tersenyum licik


"cup" madeline mengecup bibir bima dan berbisik...

__ADS_1


"aku percaya sama kamu" kata madeline membuat bima tersenyum lebar


dan untuk kedua kali nya pak supir menjadi nyamukkkkk


__ADS_2