
bima yang ada di dalam ruangan segera mencari nomer aldo dan menekan nya
tapi bima salah, bima memitas nomer ayah aldo yang memang bima simpan dengan nama aldo 2
setelah menemukan nomer tersebut bima langsung mengirim foto yang tadi bima dan madeline ambil saat sherly dan aldo tidur ke nomer aldo eh lebih tepat nya nomer ayah aldo
bima tersenyum sumringah saat sudah mengirim nya
"kenapa kamu senyam senyum sendiri sayang?" tanya madeline
"nanti kamu juga tau" kata bima misterius membuat madeline bingung apa yang sedang bima akan perbuat
aldo yang saking lelah nya jadi tidak terbangun meskipun pasutri muda tetsebut berbicara pelan dan keras
tiba tiba pertanyaan horor dari bima datang
"sayang aku boleh gak jebolin kamu?" tanya bima lembut membuat madeline merinding dan menegang seketika
"ki...kita masih kelas de..lapan bim, masih terlalu muda buat jadi orang tua" kata madeline
__ADS_1
"ya tapi kan gpp" kata bima
"kita ini masih di nafkahi sama orang tua. masa udah mau bikin anak dan tambah menyusahkam orang tua" kata madeline memberi alasan
seaslinya madeline takut karena yang pernah ia dengar dari orang orang adalah rasanya sakit
"iya juga sih, aku ngertiin kok" kata bima dengan senyum terpaksa
bima tersenyum paksa karena ada rasa kecewa dari penolakan halus yang dilakukam madeline
tapi jika di pikir pikir kembali. madeline benar dan tidak salah sama sekali
aldo mulai terbangun dari tidurnya. aldo meraba sebelah nya untuk mengetahui apa sherly masih di sebelahnya atau tidak.
"kalian sejak kapan dateng?" tanya aldo dengan suara bangun tidurnya yang seketika memecahkan keheningan dan membangunkan madeline dan bima dari lamunan mereka masing masing
"kita udah lumayan tadi di sini" kata madeline
"hah? seriusan? tapi kok gue gak denger sama sekali ya" kata aldo tidak percaya
__ADS_1
"mangkanya lo kalo tidur jangan kayak kebo. sherly aja langsung bangun pas denger suara kam....." sebelum bima selesai bicara madeline langsung mendekap mulut bima membuat bima sadar jika dia sudah hampir membongkar rahasianya sendiri
"enak aja gue tidur kayak kebo!! lu ksli ysng kayak kebo!!! itu kam apaaan?" tanya aldo
bima dan madeline menjadi gugup seketika
"siapa yang bilang kam? tadi bima itu mau bilang suara langkah kaki kita berdua"kata madeline gugup
"oh langkah kaki gue kira kamera" kata aldo membuat madeline dan bima menjadi tambah gugup karena tebakan aldo tepat sasaran
"mangkanya kalau orang ngomong itu di dengerin!! apa gunanya kuping kalau cuman di buat sebagai hiasan" kata bima berusaha menghilangkan kegugupan nya
aldo mendengus kesal karena di hins bims seperti itu. tapi dia merasa senang karena bima sepertinya mau menerima diri nya dan dimas sebagai sahabat nya lagi
"ini udah makin sore, kita mau oulang dulu ya" pamit bima yang takut makin gugup jiks di depan aldo
"oke hati hati ya di jalan. eh tapi sherly kemana? kok gak keliatan?" tanya aldo yang masih tidak menemukan keberadaan sherly
"oh sherly, dia ada di luar masih terims telepon mungkin dari orang tuanya jadi lama" kata madeline
__ADS_1
"oh gitu oke deh bye" kata aldo
madeline dan bima segera keluar dari ruangan tersebut