
"BRAKK!!' suara meja di pukul keras oleh bima membuat semua anak di kelas tetsebut menoleh ke arah mereka
bima berdiri dari kursi nya dan menatap dimas dengan tajam seperti ingin memakan dimas
"ma... maaf gue salah ngomong hehhehe" kata dimas tertawa hampa
bima kembali duduk di kursi nya tetapi tetap dengan menatap dimas tajam
"kring....." bel masuk berbunyi
bima mengikuti pelajaran dengan baik tanpa menghiraukan tatapan heran dari dimas
di kelas sebelah, madeline dan sherly fokus dengan pelajaran nya sehingga tidak menyadari bell istirahat hampir tiba
seaslinya sherly memiliki banyak pertanyaan tetapi ia tidak berani bertanya apapun melihat pandangan serius dari madeline tadi
"kring......" bel istirshat berbunyi
"ayo sher, ke kantin biar gue ceritain" kata madeline mengajak sherly ke kantin
"oke ayok" kata sherly mengikuti madeline dari belakang
di kelas lain.....
"bim ke kantin yuk" kata dimas mengajak bima ke kantin dengan persaan takut
"hem ayok" kata bima mendahului dimas ke kantin dan dimas mengikuti di belakang nya
madeline dan sherly sudah sampai di kantin, mereka duduk di pojok seperti biasanya
__ADS_1
"jadi gini sher....." kata madeline menjelaskan dari awal sampai akhir membuat sherly melongo
"Oh my god" kata sherly
untung sherly tidak berteriak, jika ia berteriak maka akan membuat semua anak di kantin menoleh ke arah mereka
"seriusan lo?" tanya sherly masih tidak percaya
"iya, demi reputasi keluarga mama papa gue rela" kata madeline
"yang sabar ya" kata sherly sambil menggenggam tangan madeline
"iya makasih" kata madeline dengan senyuman
bima dan dimas sampai di kantin membuat semua mata tertuju kepada mereka
aldo yang merupakan orang yang ikut melempari bima dengan tepung saat ulang tahun bima
aldo menghampiri bima dan dimas
"eh liat tuh dim,bim wanita penggoda yang lalu mancing si bima" kata aldo sambil tertawa puas dan sambil menunjuk madeline dan sherly
"iya do, dia cantik juga ya" kata dimas yang tidak menyadari tatapan ingin membunuh dari bima
bima muak kepada mereka berdua, mereka sama sama menghina madeline istri nya sebagai wanita penggoda
bima sebagai suami mandeline sangat marah
"huh wanita penggoda" kata aldo yang tertawa keras bersama dengan dimas
__ADS_1
semua nya menatap ke arah mereka bertiga dengan tatapan heran
madeline dan sherly bahkan mengira mereka berdua gila karena tertawa keras tanpa sebab
bima meremas kedua tangan nya dengan keras karena menahan emosi melihat kedua teman nya menertawakan dan menghina istrinya seorang penggoda
lama kelamaan emosi bima tidak tetkontrol karena dimas dan aldo menghina istri nya semakin parah
"BRAKKKKKKK" suara meja di pukul dengan sekeras keras nya oleh bima
tangan bima memerah saking keras nya ia memukul meja
semua anak di kantin menoleh ke arah mereka bertiga dengan bingung, kenapa aldo dan dimas tertawa tetbahak bahak, sedangkan kenapa Bima terlihat sabgat marah
"ke.. kenapa lo bim?" tanya aldo ketakutan sama seperti dimas yang ketakutan saat melihat tatapan ingin membunuh dan penuh amarah dari bima
"Plakk" suara tamparan bima untuk aldo
"Plakk" suara tamparan bima untuk dimas
"jangan ngehina madeline di depan gue, kalau enggak lo akan tau apa akibat nya" kata bima penuh penekanan sambil berbisik
setelah mengatakan demikian bima pergi dari kantin tetap dengan tatapan ingin membunuh nya
madeline, sherly, dan semua ank di kantin heran kenapa bima bisa semarah ini kepada sahabat baik nya
"mak,suami lo kalau udah marah nyeremin juga ya" kata sherly berbisik ke madeline sambil bergidik ngeri
"gue juga kagak tau" kata madeline yang juga heran kenapa bima bisa semarah ini
__ADS_1