
mama dan papa bima tersenyum bahagia mendengar jawab dari menantu nya yang jujur. sedangkan bima juga bahagia
bima langsung mengecup kening madeline karena saking senang nya
mama dan papa bima makin tersenyum lebar melihat anak dan menantu nya
"ehem, bisa gak jangan live" kata mama bima membuat papa bima tertawa sedangkan madeline dan bima pipi nya langsung memerah
"kamu sih gak bisa nahan diri buat nyium" kata madeline berbisik kepada bima
"ya kan kamu manis jadi aku langsung nyosor sayang" kata bima membalas dengan bisikan
tak terasa makanan milik mereka masing masing telah habis
"ma, pa bima sama madeline berangkat sekolah dulu ya" kata bima sambil menyalami mama dan papa nya begitu juga dengan madeline yang ikut menyalami mama dan papa bima
mereka menuju ke mobil dan masuk ke mobil untuk berangkat ke sekolah denngan bima yang seperti tadi yaitu membawa tas milik madeline
di tengah tengah jalan yang dekat dengan sekolah
__ADS_1
"pak stop" kata madeline
mobil berhenti melaju
"loh sayang kenapa berhenti di sini? kan sekolah udah deket. nanggung lo" kata bima
"enggak aku turun di sini aja biar anak anak pada gak curiga" kata madeline sambil bersiap untuk turun
melihat madeline yang akan turun tangan bima langsung memegang tangan madeline erat
"lo bim kan aku mau keluar" kata madeline yang bingung tiba tiba bima memegang tangan nya
"tapi kalau nanti di omongin anak anak gimana? kamu gak takut aku jadi ngejelekin image kamu" kata madeline
kata kata madeline seperti menusuk bima, bima tidak pernah memikirkan tentang image nya di sekolah. dia hanya ingin bisa berangkat dan pulang dari sekolah bersama dengan madeline istri yang ia cintai
"sayang dengerin aku baik baik, aku enggak pedulu sama nama nya image aku. aku cuman mau berangkat dan pulang sekolah sama kamu sayang" kata bima
"kalau kamu takut anak anak ngehina kamu sama kata kata nyakitim mereka, kamu berusaha enggak usah nanggapin mereka karena bima cuman buat madeline seorang, dan aku akan selalu jadi pelindung kamu si setiap situasi sayang" kata bima menjelaskan dengan suara lembut
__ADS_1
"mau kan berangkat sama aku?" tanya bima kali ini menatap wajah madeline dengan lekat
"iya mau sayang" kata madeline
kali ini madeline tidak menyebut bima dengan kata sayang sambil merasa canggung. madeline mengatakan sayang kepada bima kali ini dengan perasaan tulus
"ayo pak jalan lagi ke sekolah" kata bima pada supir
pak supir dari tadi hanya melihat hububgan antara tuan muda dan nona muda nya tersebut
di lain sisi pak supir tersebut senang akan kebahagiaan tuan muda dan nona muda nya tapi di lain sisi nya lagi ia merasa menjadi nyamuk
pak supir keluarga bima melanjutkan kembali perjalanan yang sempat tertunda menuju ke sekolah
saat sampai di gerbang sekolah, madeline mengehmbuskan nafas nya untukbmeredakan rasa takut nya dan menguatkan diri nya
"ayo percaya sama aku" kata bima
bima keluar terlebih dulu dari mobil sebelah kiri dan menuju ke mobil sebelah kanan untuk membukakan pintu madeline
__ADS_1
bima dari tadi sudah membawa tas milik madeline yang membuat dimas dan aldo yang menunggu bima di depan gerbang menjadi terkejut