Menikahi Cinta Pertamaku

Menikahi Cinta Pertamaku
Prolog & Perkenalan


__ADS_3

Narasurya Dursala, seorang pria tinggi nan tampan dan banyak di idolakan para wanita adalah seorang CEO di perusahaan ayahnya.


Ia menjadi penerus perusahaan karena kakaknya, Ray, lebih memilih menjadi seorang penulis dan tinggal di Amerika.


Nara memiliki sifat dingin namun ia sangat hangat dengan keluarga dan sahabatnya, Fanny dan Zayn.


Nara selalu mempermainkan perasaan dan tidak tahan hanya dengan satu perempuan saja.


*****


Fanny Kamandanu, seorang artis dan model merupakan anak tunggal dari Direktur Pertambangan. Ayahnya meninggalkan ibunya waktu dia masih didalam kandungan. Fanny perempuan yang idealis, cerdas, ramah, namun ia tidak suka bila ada yang mendekati kedua sahabatnya itu. Baginya, Nara dan Zayn adalah satu satunya pendukung dan segalanya bagi Fanny.


*****


Zayn Pramudya, anak dari atlet internasional yang dipaksa untuk menjadi seperti ayahnya. Zayn bercita cita menjadi seorang Editor Buku dan Fotografer ternama. Zayn sangat manis kepada semua wanita dan berteman dengan banyak orang. Nara dan Fanny adalah kehidupan Zayn.


*****


Aurel Graciano, seorang wanita cantik, periang, kuat, dan mandiri. Ia masuk jebakan Nara kedalam zona berbahaya. Aurel tidak pernah mengenal cinta, pandangannya tentang cinta berubah setelah ia mengenal Nara.


Suatu hari Nara, Fanny, dan Zayn berkumpul di villa milik Zayn. Mereka merencanakan untuk menjebak seorang gadis yang sudah merebut pacar Fanny.


"Siapa yang berani membuatmu bersedih," tanya Zayn yang melihat Fanny tiba tiba menangis.

__ADS_1


"Aku mau dia menderita, aku mau hatinya patah sepertiku," jawab Fanny sembari menunjukkan foto wanita.


"Tapi kenapa tiba tiba begini?" tanya Nara yang merasa kebingungan.


"Kau harus membuatnya menderita Nara! buat dia jatuh cinta padamu lalu campakkan dia. Dia sudah berani merebut Arga, dia berani memeluk Arga di bandara saat aku mau menjemputnya," kata Fanny


"Baiklah, kita akan gunakan Nara untuk menjebaknya, dia harus membalas apa yang telah dia lakukan padamu," jawab Zayn.


"Siapa nama wanita itu dan darimana asal usulnya?" tanya Nara.


"Namanya Aurel, dia satu kampus denganmu waktu di Prancis, adiknya adalah mantan pacar Zayn. Aku tidak percaya dia begitu rendah, padahal adiknya lumayan setara dengan Zayn dan berparas sangat cantik," jawab Fanny.


"Siapa?" tanya Zayn.


"Siapa mantan pacarku dan siapa Aurel?" Zayn masih terus bertanya karena lupa.


"Ahh sudahlah itu tidak penting, yang penting sekarang tentang Aurel. Bagaimanapun caranya aku mau Aurel hancur," jawab Fanny dengan kesal.


"Astaga aku ingat sekarang!! Vania! iya Vania! Vania mantan pacarku yang sangat cantik bagai bidadari surga," sambung Zayn dengan perasaan tidak percaya.


"Hei apa apaan kau ini, bicaramu membuatku ingin muntah dasar bucin!" sela Nara.


"Aku sangat penasaran bagaimana rupa Aurel kalau adiknya saja sangat cantik," sambung Zayn.

__ADS_1


"Kenapa kau putus dengannya kalau kau masih tergila gila seperti ini? jika di ingat ingat lagi, kau sangat mencintainya ya sampai kau ingin melamarnya dulu," kata Nara sambil tertawa mengingat masa lalu Zayn.


"Ibu nya tidak setuju jika aku menjadi menantunya. Oh iya, ngomong ngomong Vania itu bukannya sahabat adikmu ya? adikku Kafka saja juga bersahabat dengannya," kata Zayn bertanya pada Nara.


"Benarkah? Aku tidak tahu," jawab Nara.


"Kau bisa mencari tau tentang Aurel kepada adikmu nanti, itu akan sangat membantu rencana kita," kata Zayn.


"Benar sekali, Nara kau bisa basa basi dengan adikmu dan bisa bertanya tentang Aurel sekalian kan," kata Fanny.


"Nah betul sekali, aku nanti juga akan menanyai Kafka lagi pula aku juga mantannya Vania kan," jawab Zayn.


"Bagus sekali!! sekarang kita berenang dulu saja ya, aku sangat lelah," kata Fanny menuju keluar villa dan mulai mendekati pantai.


"Jangan terlalu lelah ya, malam kita bertiga akan lebih seru dari biasanya, kita masih harus kerja dan sibuk juga kan," kata Nara.


"Nara, aku mencintaimu, kenapa kau sangat pengertian seperti ini sih? Hahaha..." jawab Zayn sambil tertawa.


"Heii kalian cepat kemari," teriak Fanny.


Begitulah mereka bertiga, selalu bersama dan kompak, menghabiskan waktu mereka dengan bersenang senang, bercanda, bekerja dan berbagi kisah hidup mereka yang terbilang menyedihkan. Mereka melupakan semuanya saat bersama, persahabatan mereka sangat kuat.


Disaat yang sama, Fanny mendapatkan pesan misterius dari seseorang. Fanny yang tak terlalu peduli pun mengabaikan pesan yang ia terima tanpa ia baca.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2