
Pria itu mengenakan pakaian serba hitam, ia memberikan Aurel sebuah kotak dan meminta Aurel untuk tidak membukanya.
"Jangan dibuka, simpan ini dan buang setelah 1 bulan," kata pria itu lalu meninggalkan Aurel. Aurel pun menyimpan kotak itu di dalam tas nya, Aurel kemudian melanjutkan perjalanan nya.
Sesampainya Aurel di Kanada, ia tinggal di rumah ayahnya karena ayahnya masih di Indonesia. Aurel memulai kehidupan barunya dengan meneruskan kafe milik ayahnya.
3 tahun berlalu kehidupan Aurel semakin mapan, Aurel pindah profesi dari pengajar menjadi seorang barista terkenal di Kanada.
Aurel melihat kalender, ia kembali teringat bagaimana ia dicampakkan Nara begitu saja.
Tepat tiga tahun Aurel pergi dari Indonesia. Disisi lain kehidupan pernikahan 2 pasangan terlihat harmonis tapi tidak dengan Nara dan Cecil.
Aera yang sedang mengandung anak pertamanya justru ikut frustasi karena melihat kakak dan kakak iparnya selalu bertengkar. Disisi lain ada Vania yang sedang berjuang melahirkan anak pertamanya, ia merindukan sosok Aurel.
"Aku tidak ingin hamil lagi, aku masih mengingat bagaimana saat aku keguguran dulu," ujar Cecil kepada Nara. Nara yang mendengar itu dari Cecil setiap mereka berhubungan, Nara semakin muak dan jadi tidak ingin menyentuh Cecil.
Nara selalu pulang malam bahkan tidak pulang dan lebih sering menginap di rumah Zayn. Nara benci melihat Cecil selalu terpuruk dalam masa lalu saat mereka kehilangan calon bayi mereka.
Flashback On
__ADS_1
"Nak, mama dan papa sudah menyiapkan kamar untuk kamu sayang. Coba lihat ini, mama beli mainan baru untukmu," Cecil mengelus perutnya dan mengajak anaknya bicara.
"Nak, kamu biasanya senang kalau mama ajak bicara sayang. Kenapa kamu ngga nendang perut mama nak?" Cecil meraba raba perut nya dan tidak merasakan apapun seperti biasanya.
Cecil menghubungi Nara dan meminta Nara untuk mengantarkannya ke rumah sakit. Saat di rumah sakit, berulang kali dokter memeriksa kandungan Cecil namun tetap sama hasil nya.
"Dia sudah tidak ada," kata dokter itu sambil menundukkan kepalanya.
Nara dan Cecil menangis. Nara kemudian menemani Cecil untuk melahirkan anak mereka. Saat lahir, Cecil memeluk dan menciumi anaknya sebelum di makamkan.
Flashback Off
Cecil benci melihat Aera sedang mengandung dan Steven yang selalu bersamanya. Cecil selalu mendatangi kamar dan makam anaknya. Ia tak pernah bisa menerima keadaan. Cecil bahkan pernah berpikir bunuh diri.
Nara yang membaca surat itu pun semakin membenci Cecil. Rumah Nara sekarang kosong, setiap hari Nara selalu menyibukkan dirinya dengan bekerja, ia menjadi orang yang kasar dan tidak memiliki simpati.
Bahkan kepada Fanny dan Zayn, Nara tidak pernah menceritakan apapun lagi. Terlebih pada adiknya, Nara seakan lupa kalau Aera dan Steven juga keluarganya.
Di Kanada, Aurel masih mengingat Nara, Aurel masih sangat mencintai Nara meskipun ia tau Nara sudah beristri. Aurel memberanikan diri menghubungi Nara, ia tak pernah menyerah untuk mendapatkan Nara kembali.
__ADS_1
"Tolong jangan putus denganku ya, ayo kita kembali seperti dulu lagi," ucap Aurel di telpon kepada Nara. Nara yang mendengar itu dari Aurel langsung menerima Aurel kembali setelah banyak kali Aurel memintanya kembali.
Nara menangis dan menerima Aurel kembali untuk memperbaiki hidupnya yang sudah hancur. Nara lalu menceritakan itu kepada semua orang. Fanny dan Zayn hanya bisa diam karena tidak ada pilihan lain selain menerima Aurel kembali.
Aera, Steven, dan Stevan juga bersedia menerima Aurel, hanya Vania yang tidak ingin Aurel kembali. Vania seolah olah telah disakiti Aurel begitu dalam, bahkan melihat fotonya saja Vania merasa ingin muntah.
Stevan sendiri tidak ingin bertanya pada istrinya karena dia tau jika Vania marah, semua yang di rumah akan hancur. Demi menjaga agar Vania tidak marah, Stevan berpura pura juga tidak menerima Aurel.
Aurel sendiri tidak tau bahwa Cecil sudah pergi meninggalkan Nara. Meski Cecil masih berada di samping Nara, Aurel tetap tidak peduli, yang ia pikirkan hanyalah bagaimana caranya supaya berada disisi Nara.
Aurel di kamar nya mengemasi barang-barang nya dan bersiap pulang ke Indonesia. Saat mengemasi barang, Aurel melihat kotak yang dulu pernah diberikan padanya oleh seseorang yang memakai pakaian serba hitam.
Aurel selalu membawa kotak itu kemanapun ia pergi, Aurel merasa bahwa ia harus menjaga kotak itu dan menolak permintaan orang tersebut untuk membuang kotak nya.
Di penerbangan Aurel melihat orang pemilik kotak tersebut, bahkan saat turun dari pesawat orang itu terus mengamati Aurel.
"Maaf apa kau mengikuti aku?" kata Aurel sambil menghampiri pria tersebut.
"Sesuatu akan merubah hidupmu untuk selamanya," kata pria itu lalu pergi.
__ADS_1
Aurel hanya terdiam dan melanjutkan perjalanannya. Aurel terkejut saat ada yang memanggil namanya dari kejauhan.
BERSAMBUNG...