Menikahi Cinta Pertamaku

Menikahi Cinta Pertamaku
Pengakuan


__ADS_3

Sesampainya di rumah, Aurel menanyakan perihal pernikahan kepada Vania.


"Apa yang dimaksud bertiga?" Aurel menarik tangan Vania dan bertanya padanya.


"Lebih tepatnya kami berenam," Vania melepaskan tangannya dari Aurel dan masuk ke kamar.


"Oh maaf tidak berenam, hanya berempat saja, dia akan menikah sendiri," kata Vania menarik kata kata nya dan menutup pintu kamarnya dengan keras.


Disisi lain, Nara dan Zayn dikejutkan dengan kedatangan Fanny, Cecillya, dan Ray.


"Kakak kau datang?" tanya Nara pada Ray.


"Tentu saja, adikku akan menikah. Apa seorang kakak tidak boleh menghadiri pernikahan adiknya sendiri?" ujar Ray sambil memeluk Nara.


"Tapi, dimana Kak Anne dan junior mu?" Nara melihat kebelakang Ray mencari kakak ipar dan keponakan nya.


"Mereka di mobil sedang bersiap turun," ujar Ray sembari berjalan jalan mengelilingi rumah Nara.


"Aku merindukan mu," Nara langsung memeluk Cecil dan menangis.


"Kau sungguh merindukanku? Tidak kah kau terpancing dengan wanita lain?" tanya Cecil menatap Fanny.


Mendengar hal yang dikatakan Cecil, Fanny dan Zayn saling bertatapan. Cecil tau segalanya tapi dia hanya diam. Dia menunggu Nara yang menceritakan semuanya sendiri.


"Aku tidak ingin menikah besok, aku ingin lusa," kata Cecil saat melepaskan pelukannya. Nara setuju dan kembali memeluk Cecil lalu menciumnya.

__ADS_1


Keesokan harinya, pagi pagi sekali Zayn menelpon Aurel dan memintanya datang ke taman dekat villanya. Sebelum selesai bertanya untuk apa, Zayn mematikan teleponnya.


Setibanya Aurel di taman, ia melihat Fanny melambaikan tangannya dan menyuruh Aurel untuk menghampiri nya.


"Apa hubunganmu dengan Nara?" Cecil spontan menanyakan hal itu pada Aurel.


"Aku kekasihnya, siapa kau?" jawab Aurel dengan percaya diri. Seketika itu juga Cecil tertawa dan Fanny hanya tersenyum sinis.


"Kau pacarnya, maka aku calon istrinya," Cecil tersenyum.


"Apa katamu?" Aurel menarik baju Cecil dengan perasaan marah.


"Yang dia katakan benar," teriak Nara dari kejauhan. Nara menghampiri mereka bertiga dan memperjelas semuanya.


Cecillya memberikan Aurel sebuah undangan pernikahan, tapi Aurel merobek undangan tersebut dan memandang Nara. Nara yang menyaksikan hal itu justru memeluk Cecil dihadapan Aurel yang membuat Aurel menangis dan pergi dari tempat itu. Fanny merasa sangat lega melihat Aurel pergi.


***


"Lihat bagaimana caraku membalas perbuatan mu, ini baru permulaan, tunggu hingga akhir," batin Fanny gembira melihat Aurel menderita.


Sesampainya di rumah, Vania memberikan kartu undangan pernikahan. Melihat itu Aurel langsung meremasnya dan membuangnya. Vania tersenyum melihat perbuatan kakaknya yang aneh.


"Ku tarik lagi kata kataku, kita akan menikah berenam" ujar Vania sambil mencoba gaun pengantin nya.


"Setelah pernikahan mu, aku akan pergi menyusul ayah ke Kanada" Aurel mengatakan hal yang membuat Vania tambah kegirangan.

__ADS_1


"Sangat bagus, aku akan senang jika kau pergi dan tidak menggangu kehidupanku nanti bersama Stevan" Vania menghampiri Aurel dan memperlihatkan gaunnya pada Aurel.


2 hari berlalu. Tiba saatnya hari pernikahan Aera - Steven, Vania - Stevan, dan Nara - Cecillya. Aurel bersiap di kamar nya sekaligus mengemas kopernya.


Mendatangi upacara pernikahan adik dan mantan pacarnya, hati Aurel bahagia bercampur marah dan sedih.


***


"Cecillya Arsenio, aku menerimamu sebagai istriku. Aku akan menjadi suami mu dan akan setia menemani mu."


"Narasurya Dursala, aku menerimamu sebagai suamiku. Aku akan setia menemanimu dalam suka maupun duka, mendukung mu serta mendampingi mu sebagai istrimu."


***


Mendengar Nara dan Cecillya mengucapkan sumpah pernikahan mereka, Aurel langsung meninggalkan tempat itu dan membawa kopernya. Aurel menangis sejadi jadinya. Zayn dan Fanny menghampiri Aurel dan tambah mematahkan semangat Aurel.


"Kau memeluk Arga dan mengambilnya dari ku, setelah Arga kau bahkan mengambil Nara dari ku, Zayn, dan Cecil. Apa kau tidak tau malu suka merebut milik orang lain?" ujar Fanny sambil menepuk punggung Aurel lalu pergi.


"Aku ingin menolong mu tapi aku tidak bisa berbuat apapun, maafkan aku," Zayn mengatakan itu pada Aurel dan pergi menyusul Fanny.


Nara melihat Aurel dari kejauhan dan simpatinya muncul kembali. Tapi Nara melupakan itu semua dan hanya menerima kenyataan bahwa ia sudah menikah dan Cecil, seseorang yang paling diinginkan keluarganya.


Aurel pun bersiap untuk pergi ke bandara, namun seorang pria menahannya.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2