
Hari ini adalah hari Senin ! dimana ,di setiap sekolah ,para siswa tengah mempersiapkan dirinya untuk melakukan aktivitas sekolah.
*Arya tengah menghentangkan kakinya langkah demi langkah menuju ke sekolah, ia berjalan kaki dengan penuh semangat dan bibirnya yang ber siul - siul agar tidak merasa lelah.
Dari arah yang berlawanan , muncullah sosok Gadis Cantik dan anggun sesang mengendarai motornya. Gadis itu tak lain adalah Dewi , dengan gesitnya ia mengendarai motornya dan menyalip salah satu mobil yang menghambat perjalanannya .
Saat Dewi berhasil menyalip mobil tersebut ,ia tak melihat ada mobil yang melaju dengan sangat kencang dari arah yang berlawanan ! karena shock ,Dewi tak bisa mengendalikan motornya dan braaaakkkk bruuukkk ciiitrtt, krrrrrttttt doooorrrrr bruuukkkcckkk. Motor Dewi dan mobil tersebut ber adu dan mengakibatkan kecelakaan .
Arya menoleh ke arah sumber suara ! dan tidak berfikir lama ia langsung berlari menuju ke arah suara tersebut. Arya membantu pengendara mobil keluar dari mobilnya ! dan saat Arya hendak membantu pengendara motor tersebut ,mata Arya menjatuhkan bulir bening.
Betapa sedih dan terpukulnya Arya saat melihat gadis yang ia sukai dan mungkin juga ia cintai tengah terkapar di sebelah motornya dengan baluran darah di tangan dan kepalanya. Arya langsung mengangkat tubuh Dewi dan mencari bantuan kepada pengendara mobil lain agar mengantarnya ke rumah sakit terdekat ..
Guna dan Anggi melihat kepanikan Arya yang sedang membopong tubuh Dewi sambil menangis tanpa ia sadari. Arya pun mendapatkan tumpangan dan langsung menuju rumah sakit.
Guna dan Anggi saling menatap ,di pikiran mereka penuh pertanyaan yang mereka tidak mengerti saat Adya menangis membopong tubuh Dewi,yang nyatanya iti bukanlah kesalahan Arya.
" Guna ! lo nyadar ga tingkah Arya yang se panik itu dan gue lihat dia juga nangis !" tanya Anggi kepada Guna yang juga sambil berjalan menuju ruang guru hendak akan melaporkan kejadian tersebut , agar Dewi dan Arya mendapatkan ijin karena tidak bisa mengikuti aktivitas sekolahnya yang pertama.
__ADS_1
"Gue juga kagak tau Nggi! baeu kali ini gie lihat Arya se panik itu dan anehnya dia juga nangis !" sembari mengangkat kedua bahunya .
Di Rumah sakit .
" Dewi ,Dewi ,Dewi please lo bangun ! gue ada disini , bertahanlah !" seru Arya yang menggerakkan tangan Dewi , berusaha menyadarkan nya . Dewi dengan mata yang terpejam masih bisa mendengarkan ucapan Arya yang berada di sampingnya dan berusaha menguatkannya !
" Arya , lo disini bantuin gue ? kenapa lo nangis ?" gumam Dewi dalam hati yang tengah merasakan sakit di sekujur tubuhnya akibat kecelakaan tadi . dan ia bertekad akan sembuh karena melihat pria yang ia cintai tengah menangis untuk menyemangati nya* .
" Tunggu di luar ! kami akan memeriksa pasien !" kata seorang perawat yang tengah mendorong tubuh Dewi masuk ke IGD dengan menggunakan tandu roll tersebut.
" Berikan yang terbaik ! agar teman saya cepat sembuh !" titah Arya memberi permintaan kepada perawat dan dokter yang menangani Dewi. Arya pun merogoh tas Dewi dan berusaha mencari ponsel Dewi agar bisa menghubungi keluarganya .
kriiiinnnggg. ,,,kriiiiing ,kriiiing.
Aril mengambil ponselnya dan melihat lauar tersebut ! disana telah tertulis nama "Dewi gadis kecilku " ngapain pagi gini dah nelpon ? pasti ada yang ketinggalan nih ! gumanya dan langsung menjawab panggilan tersebut .
" Haloooo Tuan putri ! apa ada yang ketinggalan?" seru Aril menjawab panghilan dari ponsel Dewi .
__ADS_1
" Maaf ! apakah ini Kak Aril ?" yanya Arya dengan gugup nya .
"kok suara cowok ? gumam Aril ! "
" Iya ! gue Aril ini siapa ? dan kenapa ponsel Dewi adik gue ada di e lo ?" nyeroscos tanpa mendengarkan penjelasan terlebih dahulu .
" Maaf kak ! ini aku Arya !tolong kakak segera datang Ke rumah saki s !" seru Adya memberi info kepada Aril dan ia langsung memutuskan panghilan tersebut karena Dokter memanggilnya .
"sial ! main di matiin aja, awas lo Arya ! rumah sakit s ? ponsel Dewi ? apa jangan - jangan !" Aril tersadar akan percakapannya tadi ! tanpa ba bi bu be bo ia langsung ke parkiran mengambil mobil nya dan dengan kecepatan tinggi ia menuju rumah sakit S .
"Permisi ! apakah anda keluarga pasien? tanya dokter yang mendekati Arya .
" Iya dok ! saya temannya dan sebentar lagi keluarga pasien akan tiba ! ada apa dengan Dewi? apa dia sudah sadar ?" tanya Arya penuh selidik dan ingin masuk ke ruangan tersebut .
" Dari tadi pasien menyebut - nyebut nama Arya dan Aril !" titah dokter memberi tau keadaan Dewi .
"Apa Saya boleh masuk dok?" tanya Arya yang tak sabar ingin melihat kondisi Dewi .
__ADS_1
" Boleh ! silahkan ! tapi jangan ganggu pasien ,karena ia akan sadar kurang lebih 30 menit karena pengaruh obat yang saya kasi tadi ! agar saat ia sadar ,ia tidak merasakan sakit yang luar biasa !"
" Baik dok !" Arya pun bergegas menuju ruangan Dewi dan ia duduk menggunakan kursi uang ada di dalam lalu meletakkannya tepat di samping ranjang Dewi .