
Arya tengah duduk di sebelah ranjang Dewi , ia memberanikan diri menggenggam tangan Dewi ! ia pun memainkan jemari Dewi agar Dewi merasakan sentuhan itu dan segera tersadar . Tanpa ia sadari Aril sudah tiba dan hendak masuk ke ruangan tersebut ,namun saat akan melangkahkan kakinya! Aril melihat Arya yang sedang meneteskan air mata tengah menggenggam tangan Dewi . Aril mengurungkan niatnya dan ia memilih berdiri di balik pintu sembari memperhatikan sikap Arya dari balik pintu dan Aril memberikan wak tu kepada Arya .
" Dewi , bangun lah ! gue disini ! hikz hikz hikz
Kenapa lo ga diantar kak Aril? kenapa lo bawa motor sendiri? lo tau ga ? betapa terpukulnya hati ini saat gue melihat jelas kejadian itu ! betapa paniknya gue saat melihat tubuh lo terkulai lemas dan tak sadarkan diri . Lihat baju gue ! disini masih ada sisa - sisa darah mu yang mengalir tadi. Gue bakal simpan baju ini ,gue ga bakal lupain kejadian ini."
" Dewi,,,,gue mohon sadarlah! gue kangen suara lo ! ga tau kenapa lo selalu hadir dalam lamunan dan mimpi gue. Gue akui gue suka sama lo ,gue cinta sama lo dan gue juga ingin menjadi milik lo . Namun gue belum berani ungkapin perasaan gue ke e lo , karena gue dan lo sangat berbeda jauh. hikz hikz hikz
Gue bakal semangat sekolah ,terus bekerja dan gue bakal bekerja dan bekerja sampai sukses ! setelah sukses nanti baru lah gue akan berani menyatakan perasaan gue ke e lo . Gue ga mau lo hidup susah bersama gue ! maka dari itu komitmen gue kerja sukses lalu menyatakan perasaan gue. Jika kita berjodoh pasti tuhan bakal mempertemukan kita .
"ha ha ha ,kenapa gue ngomong sendiri? gimana kalo Dewi dengar ?bisa malu gue ,karena di tolak mentah - mentah !".
Arya tersadar dari ocehannya sendiri dan ia kembali menatap Dewi sembari mengelus rambut Dewi.
" Dewi sadarlah ! gue akan jagain lo disini sampai lo sadar ! "
" Arya??? apa bener dia suka sama Dewi? " gumam Aril yang masih berdiri di balik pintu ruangan Dewi. Lalu ia masuk dan menyakan keadaan Dewi kepada Arya .
"Arya !gimana keadaan Dewi ? bagaimana kejadiannya ?" tanya Aril yang sangat geram melihat kondisi adik nya .
__ADS_1
Arya pun menceritakan kejadian sesungguhnya dari A sampai Z .
" Thanks bro ! lo udah nyelamatin adik gue ! " merangkul pundak Arya dan menepuk nya perlahan .
" Gue ga kebayang ,gimana kalo lo ga ada disana ! ". seru Aril mengusap kasar wajahnya .
" Kok tumben Dewi bawa motor sendiri kak?" tanya Arya meminta jawaban yang pasti .
"Gue udah larang dia ,tapi dia tetap memohon
jadi gue ga tega liatnya ! bodoh nya gue ga buntutin dia dari belakang !"penuh penyesalan . " Gue ga bakalan kasi dia naik motor sendiri ! "
" Boleh kok ! ga pa pa ."
Ditengah obrolan mereka ,Dewi ngerjapkan matanya dan melentikkan jemarinya . Dia mengarahkan kedua matanya memperhatikan langit - langit ruangannya ,tepat pandangan Dewi mengarah ke kedua sosok pria yang ternyata adalah Arya dan Aril yang tengah mengobrol .
"kak ! " panggil Dewi dengan nada yang sangat pelan namun masih bisa terdengar oleh Aril . Dan Aril pun mendekat ke arah Dewi .
" Dewi ! kamu sudah sadar ? " mengusap lembut kepala adiknya.
__ADS_1
"Sudah sadar Wi ? syukurlah lo ga pa pa !" kini Arya yang bertanya.
Namun semua pertanyaan itu di jawab hanya dengan anggukan !
Aril dan Arya menceritakan kejadian tadi yang menimpa Dewi . Dewi hanya mengangguk mendengarkan penjelasan mereka dan Dewi pun teringat saat sebelum kejadian tersebut ia sempat menyalip mobil .
Lalu Dewi mengingat semua perkataan Arya dan ia senyum - senyum sendiri mengingat semua itu . Dia bertekad akan menanyakan semua yang telah Arya ucapkan saat dia dalam keadaan setengah sadar akibat kejadian tadi pagi .
" Dewi ,kak Aril ! aku pamit ya ! aku mau pulang ,karena Dewi sudah sadar dan masalah motor Dewi , nanti aku yang urus dan aku yang akan bawa ke bengkel !"
Arya bergegas mengambil tasnya dan hendak melangkahkan kaki keluar dari ruangan Dewi .
" Arya , tunggu ! biar gue yang anterin lo pulang ! Dewi juga sudah sadar , dan kita bisa pulang bareng . lo bisa bantuin gue untuk mengantar Dewi ke mobil ? gue mau bayar biaya rumah sakit Dewi dulu ! " titah Aril kepada Arya dan di angguki oleh Arya ,tanda setuju !
*Dewi dan Arya menuju ke parkiran dan menunggu Aril di mobil ,Arya memapah tubuh Dewi dengan perlahan , karena kondisi Dewi belum begitu fit . Setalah menunggu sekitar 20 menit , Aril pun datang dan ia bergegas memasuki mobilnya lalu melajukan nya ke jalanan . Dewi dan Arya duduk di kursi belakang dengan tangan Arya yang merangkul bahu Dewi agar Dewi merasa nyaman saat di mobil.
Aril sempat melirik mereka dari kaca spion mobilnya , " Arya sangat bertanggung jawab akan Dewi ,meski bukan dia yang menyebabkan Dewi kecelakaan !" gumam Aril yang masih fokus menyetir .
" Lo ,tinggal dimana ?" tanya Aril ke Arya .
__ADS_1
" Aku tinggal di daerah x aanh sekolah kak !" jawab Arya . yang masih sibuk dengan tangannya yang merangkul bahu Dewi .Arya tak ingin Dewi terbangun jika ia memindahkan lengannya ! dan Aril masih sempat melirik kelakuan Arya yang penuh perhatian kepada Dewi* .