
Disepanjang perjalanan,Aril senyum sendiri sambil mengemudikan mobilnya .Lina yang melihat itu ,bingung akan tingkah Aril ,namun ia tak berani memberi pertanyaan .Sesampai di salah satu Restoran ,Aril memarkirkan mobilnya. Lalu ia membuka pintu mobil untuk Lina dan menggandeng tangan Lina untuk mengikuti langkah kakinya . Aril memilih tempat yang dekat dengan panggung kecil di Restoran tersebut .
"Silahkan duduk!" seru Aril menarik kursi untuk Lina duduk .
"Terimakasih kak!" sahut Lina tersenyum .
"Kamu mau pesan apa?" tanya Aril sembari membuka buku menu yang sudah ada di meja .
"Samain aja deh kak!" sahut Lina menyerah .
Aril pun memesan makanan dan minuman yang sama . Sembari menunggu apa yang mereka pesan ,Aril merogoh saku jaketnya dan mengeluarkan benda kecil yang sengaja ia beli tadi . Tanpa canggung ia lalu menarik tangan Lina perlahan dan membukanya . Aril meletakkan satu bagian keping logam couple itu dan satu bagian lagi ia perlihatkan kepada Lina.
"Waaahhh ,bagus banget kak! untuk aku?" tanya Lina dengan senyum sumringah ,karena ia sangat menyukai benda itu .
" Buat kamu lah! masa buat pelayan itu " sahut Aril. menjahili Lina .
"Terimakasih kak! tapi kok ada lambang hati nya?" kembali Lina menanyakan kejanggalan benda itu .
__ADS_1
"Ya ! karena,,, karena ,,, karena." perkataan Aril terbata lalu terpotong ,karena pelayan sudah membawa minuman untuk mereka . Aril lalu meminumnya, karena ia merasa haus dan grogi saat ingin menyatakan perasaannya .
"Karena apa kak?" Line kembali memastikan sambil meminum ,minuman yang ada dihadapannya .
"Karena ,aku menyukai mu !" sahut Aril singkat ,lalu ia menundukkan kepalanya karena malu .
"Apa kak?" tanya Lina membenarkan pernyataan Aril .
"Ya ,karena aku menyukaimu sejak pertama kali kita bertemu di Apartemen Dewi. Aku sudah menjatuhkan hatiku untukmu,karena bagiku kamu lah wanita yang tepat untukku .Sekarang aku akan terima apapun jawaban dari kamu!" Aril hanya tersenyum menanti jawaban Lina .
Lina masih mencerna semua perkataan yang di ucapkan oleh Aril .Lina tidak pernah menyangka jika Aril memiliki perasaan terhadap dirinya .Disisi lain Lina pun juga sudah menyukai Aril sejak pertama kali bertemu .
"Jawab saja! aku ga akan memaksamu ." sahut Aril dengan nada pasrah dan sekarang ia menatap wajah Lina sembari menanti jawaban itu.
" Sebenarnya aku belum tau pasti akan perasaanku! aku juga menyukaimu sejak pertama kali bertemu ,entah itu suka karena cinta atau suka karena kagum. Aku belum paham akan perasaanku ! beri aku waktu satu minggu untuk menjawabnya ." Lina hanya tersenyum ,agar Aril mau menunggu jawaban darinya seminggu lagi .
"Baiklah! malam ini aku balik ke Indonesia,kamu bisa chat aku untuk jawabannya ."
__ADS_1
Aril dan Lina menikmati makan malam terakhir mereka ,setelah selesai Aril mengantarkan Lina kembali kerumahnya .Aril pun berpamitan kepada Lina,karena ia akan berangkat dua jam lagi. Mereka saling melambaikan tangan,lalu Aril kembali menuju ke Apartemennya .
Di Apartemen ,Dewi dan Arya sudah selesai masak. Mereka juga menikmati makan malam terakhir mereka ,sesaat Arya dan Lina bergantian saling menyuapi .Mereka sangat menikmati malam ini,karena sebentar lagi mereka akan berpisah. Setelah selesai makan ,Dewi merapikan meja dan peralatan makannya .Arya duduk di sofa menunggu kedatangan Aril .
Dewi menghampiri Arya ,ia sengaja duduk disebelah Arya ,lalu ia menyandarkan kepalanya di bahu Arya .Arya yang menyadari tingkah manja Dewi,lalu ia membelai lembut rambut Dewi .
"Terimakasih ! kamu sudah mau menerimaku untuk menjadi kekasihmu !" bisik Arya di telinga Dewi .
"Aku juga berterimakasih ,karena kamu sudah datang untuk menyatakan perasaanmu dan menjadikanku kekasihmu !" sahut Dewi dengan nada sedikit sendu ,karena ia merasa sedih .
"Looo,kok nadanya beda? kamu nangis sayang?" tanya Arya ,lalu Arya menatap wajah Dewi dan memastikan apakah ia menangis atau tidak .
"Aku sedih,karena sebentar lagi kita akan berpisah!" Dewi menjawab dengan mata berkaca ,ia akan sangat merindukan Arya ,apalagi sekarang mereka sudah menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih.
"Kita kan bisa kangen - kangenan lewat panggilan video ! jika kamu kangen maka hubungi lah aku , begitu juga sebaliknya .Aku akan menghubungimu jika aku rindu kamu ."
Arya terus membelai wajah dan rambut Dewi . Dewi hanya mengangguk dan melanjutkan posisinya duduk dengan kepala menyandar di bahu Arya .
__ADS_1
Aril sudah tiba di Apartemen ,lalu ia mengemas barangnya .Setelah itu ia menemui Arya dan Dewi di Apartemen Dewi ,karena Arya sudah mengemas barangnya sedari tadi sebelum Aril tiba di Apartemen . Aril memeluk erat adiknya ,karena ia akan sangat merindukan adik semata wayangnya .
Pak Marsel sopir Aril sudah siaga di depan Apartemen. Lalu mereka bergegas menuju mobil ,Arya ,Aril dan Dewi saling melambaikan tangan dengan mata mereka yang berkaca - kaca .Mereka segera menuju Bandara ,karena jet pribadi milik Papa Daniel sudah menunggu Arya dan Aril disana .Setelah sampai di Bandara ,Arya dan Aril dituntun untuk masuk ke jet pribadi .Setelah masuk ,pilot tersebut memulai aktivitasnya dan mengemudikan jet pribadi tersebut .