
Aril menggenggam tangan Lina menuju taman si hotel tersebut . Sesampainya di taman ,mereka duduk di bangku panjang yang ada di taman ,menghadap ke kolam buatan yang dihias dengan air mancur dan ratusan ikan berenang disana. Dipinggir kolam dihias dengan Berbagai macam bunga mengelilingi kolam buatan tersebut . Dimana saat ini ,sepasang kekasih tengah hening saling menatap mendalami perasaan mereka masing - masing .
Lama saling menatap tak bergeming ,akhirnya Lina mengedipkan matanya,karena ia sudah tidak kuat menatap pria yang ia cintai itu. Aril pun mengalihkan pandangannya menuju kolam buatan yang berada tepat di depannya dengan jarak 2 meter .
"Lihatlah bunga - bunga itu, mereka sangat cantik dan indah seperti kamu saat ini ." Seru Aril menunjuk bunga - bunga itu sembari memberi senyum ke arah kekasihnya .
"hmmm,ada yang gombal nih !" sahut Lina berdehem,lalu ia menunduk karena wajahnya sudah merona akan pujian Aril .
"Lina ,sayang! kini Aril terbangun lalu ia bersimpuh di hadapan Lina dan memegangi kedua tangan Lina dan menatap lekat wajah Lina yang cantik dan sekarang masih memerah karena malu .
"Kamu apa - apaan sih ? ayo bangun !" seru Lina mencoba membangunkan kekasihnya ,namun tidak berhasil .
"Sayang ,tatap mataku ! pinta Aril
Lina pun mencoba memberanikan diri menatap pria yang sekarang bersimpuh di hadapannya .
"Sayang ,apakah kamu benar mencintaiku? apakah kamu mau menjadi Ibu dari anak - anakku kelak? aku tidak seromantis pria lain, namun percayalah ! aku hanya mencintaimu seorang ,maukah kamu menjadi istriku?" Aril memberanikan diri mengutarakan niatnya mengajak Lina ke taman dan dengan gentle nya ia langsung mengatakan keinginannya .
__ADS_1
Lina menatap manik coklat milik Aril,Aril yang tampan dan memiliki wajah blasteran Indo - Holland , sekarang tengah menatap wajah Lina dengan berjarak hanya 5cm .Lina yang juga menatap Aril hanya sibuk dalam gumaman nya sendiri ,ia tak menyangka jika pria yang menjadi kekasihnya itu akan melamarnya secepat ini ,tepat saat acara wisuda ya selesai .
Aril terbangun,karena belum mendapatkan jawaban dari Lina.Aril mendekati kolam tersebut ,laku ia memetik setangkai lili putih Setelah berhasil mendapatkan bunga lili itu ,ia mendekat ke arah Lina ,lalu menyematkan bunga itu ,di telinga Lina .Kini Aril duduk di sebelah Lina sembari menggenggam lembut tangan Lina . Lina yang menyadari itu tersenyum dan memberi jawaban .
"Aku bersedia menjadi istrimu ! aku juga akan sangat bahagia jika aku bisa menjadi Ibu dari anak - anak kita nantinya . Mau kah kamu menerima segala kekuranganku dan mencintaiku tulus tanpa batas . Lina menatap Manik Aril dengan matanya yang berkaca - kaca karena ia merasakan kebahagiaan yang tak pernah ia kira sebelumnya .
"Terimakasih ! karena kamu bersedia menerimaku , Aku mencintaimu tanpa batas dan tidak ada alasan bagiku untuk mengecewakanmu ,percayalah ! Aril Pratama Daniel akan selalu membahagiakanmu sampai akhir hayat ku .
"I want to grow up together with you "😘 Aril mengecup kening Lina lalu ia memeluk erat tubuh kekasihnya itu yang tak lama lagi akan menjadi Istrinya .
Aril dan Lina terlihat sumringah dan bahagia ,terpancar dari sinar mata mereka dan senyum yang di tebarkan .
"Roman - roman nya ,ada yang lagi happy nih?" tanya Dewi berkacak pinggang melihat kehadiran Aril dan Lina yang sudah membuat mereka menunggu lama.
Aril dan Lina hanya tersenyum tanpa menjawab perkataan Dewi .Daniel yang mengetahui suasana hati Aril putranya, ia paham bahwa Aril sudah melamar Lina dan Lina menerimanya ,lalu Daniel angkat bicara .
"Dion ,nanti malam aku dan keluarga akan bertamu kerumah mu ! ada hal penting yang harus kita bicarakan ." Seru Daniel ,dan kini mereka saling merangkul karena akan kembali kerumah masing - masing .
__ADS_1
"Baiklah ! dengan senang hati ,kami akan menerima kehadiranmu beserta keluargamu ." Sahut Dion dengan senyum devil nya .
Mereka pun saling berpamitan dan saling melambaikan tangan . Aril dan keluarga segera menuju parkiran dan kembali ke Apartemen yang di tempati Dewi saat ini ,di dalam perjalanan Aril terus senyum - senyum sendiri . Daniel yang mengetahui itu lantas ia bertanya kepada putranya .
"How are you doing my son ? i see you are really happy . " Daniel sering menggunakan Bahasa Inggris saat berbicara bersama keluarganya ,karena ia memang asli keturunan Holland .
"I am okay Pa ! don't worries !" sahut Aril singkat dan tetap tersenyum .
"Pa , what happen? why Kak Aril smile alone as him got big present?" tanya Dewi memastikan keadaan kakaknya .
"Don't worries ! when him smile and laught there are have a happy moment for him .
Mama hanya tersenyum melihat perdebatan kecil antara suami dan kedua anaknya yang jarang - jarang mereka berkumpul seperti ini ,lantaran sibuk dengan urusan bisnisnya .
"Ma, Aril will be married with Lina !" bisik Daniel kepada istri kesayangannya .
"Really? tanya Istrinya balik dan diangguki oleh Daniel agar Dewi tidak mendengar percakapan mereka di belakang .
__ADS_1